{"id":135983,"date":"2025-08-09T21:12:58","date_gmt":"2025-08-09T14:12:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=135983"},"modified":"2025-08-09T21:12:58","modified_gmt":"2025-08-09T14:12:58","slug":"pejabat-kemenag-harus-rajin-ke-masjid-dan-bisa-berceramah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/08\/09\/pejabat-kemenag-harus-rajin-ke-masjid-dan-bisa-berceramah\/","title":{"rendered":"Pejabat Kemenag Harus Rajin ke Masjid dan Bisa Berceramah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> &#8212; Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag), Kamaruddin Amin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag mewujudkan keberagamaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, serta menjadi teladan dalam kehidupan beragama.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Sekjen, Sabtu (9\/8\/2025) dalam Pembinaan terhadap ASN Kementerian Agama di Aceh yang berlangsung di Hotel Hermes Palace Banda Aceh.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, keberagamaan di Indonesia harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, bukan hanya sebatas hubungan pribadi dengan Tuhan.<\/p>\n<p>Menurutnya, Indonesia memang bukan negara agama, namun sangat religius. Karena itu, aktivitas berbangsa dan bernegara tidak bisa lepas dari nilai-nilai keagamaan.<\/p>\n<p>\u201cBeragama itu tidak cukup hanya shalat, puasa, atau berdoa di ruang sunyi. Agama harus hadir dalam kehidupan publik, memainkan peran positif, dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menekankan, peran agama harus konstruktif, menyejukkan, dan memberikan ketenteraman bagi sesama. \u201cRefleksi iman yang sejati adalah ketika kehadiran kita membawa kedamaian, bukan membuat orang lain resah,\u201d kata Kamaruddin.<\/p>\n<p>Selain memberikan peran positif, ia juga mengingatkan seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Kementerian Agama agar menjadi teladan dalam keberagamaan, termasuk aktif di masjid dan membina umat.<\/p>\n<p>ASN Kemenag, kata Sekjen, memiliki peran strategis dalam menjaga iman dan keberagamaan masyarakat. \u201cPejabat Kemenag yang ideal itu harus rajin ke masjid, bisa berceramah, membina majelis taklim, dan membina masyarakat,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Peran aktif ASN dalam kegiatan keagamaan menjadi pembeda Kemenag dengan instansi lain. \u201cKita ini guardian of the faith, penjaga keberagamaan umat,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Sekjen Kemenag juga menekankan, ASN Kemenag harus berada di garda terdepan mempromosikan kedamaian dan saling menghormati antarumat beragama.<\/p>\n<p>Ia mengingatkan, meskipun setiap umat beragama meyakini agamanya paling benar secara teologis, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk mendiskriminasi pemeluk agama lain. Secara sosial harus saling menghormati dan mengasihi.<\/p>\n<p>\u201cSemua manusia adalah makhluk Tuhan yang harus kita cintai, sayangi, dan hormati. Tidak pantas kita mengucilkan orang lain secara sosial hanya karena berbeda keyakinan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengutip Al-Qur\u2019an yang memerintahkan berbuat baik dan adil kepada semua pihak yang hidup berdampingan secara damai. \u201cBahkan Nabi mengingatkan, siapa yang menyakiti non-muslim yang terikat perjanjian, sama saja menyakiti beliau,\u201d jelasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/135983?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net &#8212; Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag), Kamaruddin Amin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag mewujudkan keberagamaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, serta menjadi teladan dalam kehidupan beragama. Hal tersebut disampaikan Sekjen, Sabtu (9\/8\/2025) dalam Pembinaan terhadap ASN Kementerian Agama di Aceh yang berlangsung di Hotel Hermes Palace Banda Aceh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":135984,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-135983","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/08\/IMG-20250809-WA0034-e1754748733725.jpg?fit=600%2C217&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/135983","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=135983"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/135983\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/135984"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=135983"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=135983"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=135983"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}