{"id":136225,"date":"2025-08-11T18:36:18","date_gmt":"2025-08-11T11:36:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=136225"},"modified":"2025-08-11T18:36:18","modified_gmt":"2025-08-11T11:36:18","slug":"serma-christian-namo-murka-anak-dibunuh-senior-difitnah-di-medsos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/08\/11\/serma-christian-namo-murka-anak-dibunuh-senior-difitnah-di-medsos\/","title":{"rendered":"Serma Christian Namo Murka: Anak Dibunuh Senior, Difitnah di Medsos"},"content":{"rendered":"<p><b>Infoaceh.net &#8211; <\/b>Ayah Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Serma Christian Namo, sedang memburu akun Nafa Arshana yang diduga melontarkan pernyataan tak pantas kepada anaknya.<\/p>\n<p>Serma Christian Namo adalah prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang baru saja kehilangan anaknya, Prada Lucky Namo, untuk selama-lamanya.<\/p>\n<p>Sersan Mayor Christian Namo bertugas di Kodim 1627 Rote Ndao, NTT.<\/p>\n<p>Sersan Mayor (Serma) adalah pangkat Bintara Tinggi yang berada di atas Sersan Kepala (Serka) dan di bawah Pembantu Letnan Dua (Pelda).<\/p>\n<p>Prada Lucky tewas diduga akibat dianiaya seniornya, Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS dan Pratu ARR, pada Rabu (6\/8\/2025).<\/p>\n<p>Serma Christian Namo tengah menuntut keadilan untuk Prada Lucky Namo yang meninggal karena dianiaya sesama prajurit TNI.<\/p>\n<p>Amarah Serma Christian Namo meledak karena buah hatinya itu dianiaya secara brutal oleh seniornya.<\/p>\n<p>Belum surut amarahnya, Serma Christian Namo makin marah tatkala mengetahui ada akun media sosial bernama Nafa Arshana yang melontarkan pernyataan tak pantas kepada Prada Lucky Namo.<\/p>\n<p>Akun Nafa Arshana menyebut bahwa Prada Lucky Namo memiliki orientasi seksual yang menyimpang.<\/p>\n<p>&#8220;Masalahnya yang meninggal ini juga moralnya tidak ada, dia punya orientasi seksual menyimpang. Kalo proses hukum pada yang hakim tetap berlaku,&#8221; tulis akun Nafa Arshana.<\/p>\n<p>Hal tersebut membuat Serma Christian Namo makin marah.<\/p>\n<p>Ia meminta tolong kepada sejumlah wartawan untuk menelusuri akun Nafa Arshana yang telah menghina anaknya.<\/p>\n<p>&#8220;Ini akun (Nafa Arshana), saya lagi berduka. Kepada wartawan, beta (saya) meminta, bukan minta apa-apa tolong cari dia sebelum saya yang cari dia. Nanti saya teruskan,&#8221; kata Christian, dikutip dari akun TikTok, Sergap ID, Minggu (10\/8\/2025).<\/p>\n<p>Serma Christian Namo menyebut bahwa pemilik akun tersebut adalah istri dari seorang tentara.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan mencari masalah baru. Saya lagi susah. Istri tentara, saya tentara, anak saya dibunuh tentara, itu belum selesai, ingat itu baik-baik,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Christian menegaskan bahwa akun Nafa Arshana tidak memiliki moral.<\/p>\n<p>&#8220;Moralnya tidak ada. Sudah mati saja dibuat kayak gini. Sebelum anak saya dikubur, masalah harus selesai,&#8221; kata Christian.<\/p>\n<p>Christian Namo mengaku mudah untuk menemukan pemilik akun tersebut karena ia merupakan seorang tentara.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tentara terlalu gampang, akun PKI, lu istri tentara. Saya tidak mau dia bela saya. Saya sendiri yang akan cari,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak mencari popularitas, saya terkenal juga enggak. Saya tekankah cari sampai dapat sebelum anak saya dikubur ini harus selesai. Saya mulai cari sekarang,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Kasus kematian Prada Lucky Namo berawal dari pemeriksaan internal oleh staf intelijen Yonif TP 834\/Wakanga Mere pada 27 Juli 2025.<\/p>\n<p>Lucky, prajurit muda TNI AD yang baru dua bulan bertugas, sempat melarikan diri ke rumah ibu asuhnya sebelum dibawa kembali ke markas.<\/p>\n<p>Di sana, ia diduga mengalami penganiayaan oleh puluhan senior menggunakan tangan kosong dan alat seperti selang, meski pimpinan batalyon telah melarang kekerasan fisik.<\/p>\n<p>Penganiayaan berulang terjadi hingga 30 Juli, menyebabkan kondisi Lucky memburuk.<\/p>\n<p>Ia dirujuk ke RSUD Aeramo pada 2 Agustus dalam kondisi lemah, dengan luka lebam, sayatan, dan bekas sundutan rokok di tubuhnya.<\/p>\n<p>Setelah dirawat intensif selama empat hari, Lucky meninggal dunia pada 6 Agustus pukul 11.23 Wita.<\/p>\n<p>Kini, kasus tersebut ditangani oleh Sub Detasemen Polisi Militer IX\/1-1 Ende, dengan lebih dari dua lusin personel telah diperiksa.<\/p>\n<p>Empat orang yang diduga menganiaya Prada Lucky Namo telah ditahan di Subdenpom Ende.<\/p>\n<p>Mereka adalah Pratu Petris Nong Brian Semi, Pratu Ahmad Adha, Pratu Emiliano De Araojo, dan Pratu Aprianto Rede Raja.<\/p>\n<p>Hasil pemeriksaan Staf-1\/Intel Yonif 834\/WM, empat senior tersebut diduga melakukan tindak kekerasan dengan cara memukul menggunakan tangan kosong.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Amarah Serma Christian Namo<\/h4>\n<p>Sersan Mayor Christian Namo tak terima anaknya mendapat penyiksaan dari anggota TNI.<\/p>\n<p>Ia meminta para pelaku dipecat dari TNI dan dihukum mati.<\/p>\n<p>&#8220;Nyawa beta taruhan, hukaman cuma dua buat anak saya, hukuman mati dan pecat tidak ada di bawah itu, nyawa saya taruhan tentara saya lepas,&#8221; kata Christian.<\/p>\n<p>Ia menuntut keadilan atas tewasnya Prada Lucky bahkan siap bertaruh nyawa.<\/p>\n<p>Christian meminta Indonesia dibubarkan jika tidak bisa menegakkan keadilan terhadap putranya.<\/p>\n<p>&#8220;Dengar baik-baik, Merah Putih bubarkan saja, saya tanggung jawab, Merah Putih bubarkan saja, negara Indonesia bubarkan saja kalau keadilan memang tidak akan terjadi dan nyawa saya taruhan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tentara, tentara Merah Putih, jiwa saya Merah Putih, bukan kaleng-kaleng, Nyawa dibayar nyawa itu masih kecil, saya tunggu keadilan, kalau bisa semua dihukum mati,&#8221; sambungnya.<\/p>\n<p>Serma Christian Namo tidak ingin ada kejadian serupa seperti yang dialami Prada Lucky Namor.<\/p>\n<p>&#8220;Satu catatan, biar tidak ada Lucky-Lucky yang lain. Ingat baik-baik, anak tentara aja dibunuh kok, bagaimana mau yang lain,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/136225?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ayah Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Serma Christian Namo, sedang memburu akun Nafa Arshana yang diduga melontarkan pernyataan tak pantas kepada anaknya.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":136226,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[45414,45411,45416,45420,45408,45189,45412,421,45406,3984,2070,45405,45421,45413,45415,45187,45419,45410,45418,45407,36813,3338,45409,45417],"class_list":["post-136225","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-ayah-prada-lucky-namo-murka","tag-hukuman-mati-pelaku-penganiayaan","tag-hukuman-mati-pelaku-penganiayaan-tni","tag-kasus-kekerasan-di-lingkungan-tni-ad","tag-kasus-kekerasan-militer","tag-kasus-penganiayaan-tni","tag-keadilan-untuk-prada-lucky","tag-nasional","tag-penganiayaan-tni","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-prada-lucky-namo","tag-prada-lucky-namo-dianiaya-senior","tag-prada-lucky-namo-tewas","tag-senior-tni-aniaya-junior","tag-serma-christian-namo","tag-serma-christian-namo-tuntut-keadilan","tag-subdenpom-ende","tag-subdenpom-ende-periksa-pelaku","tag-tewas-dianiaya-senior","tag-tni-angkatan-darat","tag-infoaceh-net","tag-yonif-834-wakanga-mere","tag-yonif-834-wakanga-mere-ntt"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/08\/5Bpdad5B.png?fit=640%2C360&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/136225","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=136225"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/136225\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/136226"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=136225"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=136225"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=136225"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}