{"id":13869,"date":"2020-12-29T17:43:48","date_gmt":"2020-12-29T10:43:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=13869"},"modified":"2020-12-29T17:43:48","modified_gmt":"2020-12-29T10:43:48","slug":"jangkau-daerah-kepulauan-aceh-beli-pesawat-n-219-dari-ptdi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/12\/29\/jangkau-daerah-kepulauan-aceh-beli-pesawat-n-219-dari-ptdi\/","title":{"rendered":"Jangkau Daerah Kepulauan, Aceh Beli Pesawat N-219 dari PTDI"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong> \u2013 Pemerintah Aceh berencana membeli pesawat N-219 sebagai alat transportasi udara untuk menjangkau daerah kepulauan.<\/p>\n<p>Sekda Aceh Taqwallah mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah<br \/>\nmenerima model pesawat N-219 dari Dirut PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Elfien Goentoro di Aula Gedung BJ Habibie, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020.<\/p>\n<p>Penyerahan model Pesawat N-219 kepada Pemerintah Aceh itu terkait framework agreement rencana pembelian pesawat N-219, yang ditandatangani Gubernur Irwandi Yusuf di sela-sela Singapore Airshow, pada 7 Februari 2018.<\/p>\n<p>Selanjutnya, framework agreement tersebut diperbaharui dan ditandatangani Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah bersama PTDI di Bandung, pada 9 Desember 2019.<\/p>\n<p>PTDI sendiri dapat menyerahkan model N-219 kepada Pemerintah Aceh setelah menerima type certificate pesawat berkapasitas 19 tempat duduk itu dari Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan, pada 27 Desember 2020<\/p>\n<p>Sekda Taqwallah menjelaskan, rencana Pemerintah Aceh membeli pesawat buatan dalam negeri itu, untuk kebutuhan transportasi perintis di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cKarena masih ada daerah yang sulit dijangkau, seperti di pulau-pulau. Sehingga mempermudah hubungan lebih baik di Aceh,\u201d kata Taqwallah, Selasa (29\/12).<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, Aceh membeli transportasi udara produk lokal tersebut, karena sangat menghargai karya cipta anak bangsa.<\/p>\n<p>\u201cKarena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menggunakan pesawat buatan negara kita sendiri,\u201d sebut Taqwallah.<\/p>\n<p>Diketahui, pesawat N-219 yang diberi nama Nurtanio oleh Jokowi, adalah pesawat buatan lokal, kolaborasi antara PT Dirgantara Indonesia (DI) bekerja sama dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan).<\/p>\n<p>Sementara Direktur Teknologi &amp; Pengembangan PT DI, Gita Amperiawan, memberikan apresiasi kepada Aceh yang menjadi provinsi pertama di Indonesia yang membeli pesawat N-219 ini.<\/p>\n<p>\u201cSaya saat mendapatkan kunjungan Gubernur Aceh mengatakan bahwa Aceh selalu menjadi provinsi terdepan dalam membeli pesawat buatan dalam negeri, saya sangat mengapresiasi itu,\u201d jelasnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13869?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Pemerintah Aceh berencana membeli pesawat N-219 sebagai alat transportasi udara untuk menjangkau daerah kepulauan. Sekda Aceh Taqwallah mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah menerima model pesawat N-219 dari Dirut PT Dirgantara Indonesia (PTDI) Elfien Goentoro di Aula Gedung BJ Habibie, Jakarta, Senin, 28 Desember 2020. Penyerahan model Pesawat N-219 kepada Pemerintah Aceh itu terkait [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13870,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-13869","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/12\/IMG-20201229-WA0048.jpg?fit=1024%2C682&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13869","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=13869"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13869\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/13870"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=13869"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=13869"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=13869"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}