{"id":143243,"date":"2025-09-04T19:55:33","date_gmt":"2025-09-04T12:55:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=143243"},"modified":"2025-09-04T19:55:33","modified_gmt":"2025-09-04T12:55:33","slug":"prof-syamsul-rijal-mahad-aly-mencetak-ulama-dan-cendekiawan-berakhlak-mulia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/09\/04\/prof-syamsul-rijal-mahad-aly-mencetak-ulama-dan-cendekiawan-berakhlak-mulia\/","title":{"rendered":"Prof Syamsul Rijal: Ma\u2019had Aly Mencetak Ulama dan Cendekiawan Berakhlak Mulia"},"content":{"rendered":"<p><strong>Pidie Jaya, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Ketua Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Syamsul Rijal MAg, menegaskan Ma\u2019had Aly atau dayah tinggi memiliki peran strategis sebagai pilar reproduksi intelektual sekaligus penjaga peradaban Islam.<\/p>\n<p>\u201cFungsi utama Ma&#8217;had adalah mencetak ulama dan cendekiawan yang berilmu sekaligus berakhlak mulia. Dari sinilah peradaban Islam terus dijaga dan direproduksi,\u201d kata Prof Syamsul dalam kuliah umum di Ma\u2019had Aly Darul Munawwarah, Ulee Glee, Pidie Jaya, Rabu (3\/9).<\/p>\n<p>Menurutnya, Ma\u2019had bukan hanya lembaga pendidikan, tetapi juga pusat kebudayaan dan sosial umat.<\/p>\n<p>Berbeda dengan sekolah modern, Ma\u2019had menekankan penguasaan kitab klasik, sanad ilmu, serta pembinaan akhlak dan spiritualitas santri.<\/p>\n<p>\u201cSanad ilmu menjadi jantung Ma\u2019had. Keaslian pengetahuan Islam terjaga karena murid terhubung dengan guru-guru terdahulu hingga Rasulullah SAW,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Ma\u2019had berperan sebagai \u201cperpustakaan hidup\u201d yang melestarikan manuskrip klasik, melahirkan karya baru, serta menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual.<\/p>\n<p>\u201cPeradaban yang hanya mengejar materialisme akan rapuh. Ma\u2019had hadir untuk menanamkan nilai moral, etika, dan kemanusiaan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meski demikian, Syamsul mengingatkan pentingnya pembaruan kurikulum, integrasi teknologi, dan dukungan pembiayaan agar Ma\u2019had tetap relevan.<\/p>\n<p>\u201cMa\u2019had menghadapi tantangan besar di era digital. Kurikulum dan metode pengajaran harus menyesuaikan kebutuhan kontemporer tanpa kehilangan akar tradisinya. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan formal juga menjadi langkah penting,\u201d tutur Syamsul.<\/p>\n<p>Di akhir pemaparannya, alumni Dayah Mudi Mesra Samalanga ini menegaskan Ma\u2019had harus mampu menjembatani masa lalu dan masa depan.<\/p>\n<p>\u201cMa\u2019had tetap berakar pada tradisi, tetapi juga harus hadir menjawab kebutuhan umat hari ini,\u201d ucapnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143243?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pidie Jaya, Infoaceh.net \u2014 Ketua Prodi S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Syamsul Rijal MAg, menegaskan Ma\u2019had Aly atau dayah tinggi memiliki peran strategis sebagai pilar reproduksi intelektual sekaligus penjaga peradaban Islam. \u201cFungsi utama Ma&#8217;had adalah mencetak ulama dan cendekiawan yang berilmu sekaligus berakhlak mulia. Dari sinilah peradaban Islam terus dijaga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":143244,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-143243","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/09\/IMG-20250904-WA0053-e1756990473971.jpg?fit=600%2C399&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143243","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=143243"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143243\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/143244"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=143243"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=143243"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=143243"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}