{"id":143760,"date":"2025-09-07T08:18:00","date_gmt":"2025-09-07T01:18:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/umum\/selamat-kepada-jokowi-sudah-merusak-negeri-sangat-luar-biasa\/"},"modified":"2025-09-07T08:22:08","modified_gmt":"2025-09-07T01:22:08","slug":"selamat-kepada-jokowi-sudah-merusak-negeri-sangat-luar-biasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/09\/07\/selamat-kepada-jokowi-sudah-merusak-negeri-sangat-luar-biasa\/","title":{"rendered":"Selamat kepada Jokowi Sudah Merusak Negeri Sangat Luar Biasa"},"content":{"rendered":"<p><b>Infoaceh.net<\/b> -Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyebut Presiden ke-7 RI <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> menjadi biang kerusakan bangsa. Kerusakan terakumulasi dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu.<\/p>\n<p>\u201cNah, sebenarnya ini semua adalah kontradiksi antara kehidupan masyarakat yang sulit kemudian dipamerkan dengan elite <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> yang hidup bermain-mewah. Tapi pada kesempatan ini saya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> yang bisa merusak negeri ini sangat luar biasa,\u201d ucap Gatot dalam acara diskusi KAMI dikutip redaksi dari YouTube Refly Harun, Minggu, 7 September 2025.<\/p>\n<p>Mantan Panglima TNI ini menambahkan bahwa pemerintahan <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> saat ini seperti memikul beban berat akibat legacy dari rezim sebelumnya.\u00a0\u00a0<\/p>\n<p>\u201cMemang saya mau menyampaikan bahwa yang dibebankan kepada Presiden <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> sangat berat, dirusak sedemikian rupa. Dia belum genap 1 tahun tapi sudah didemo dan sebagainya,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Maka dari itu, Gatot menyatakan agar Jokowi segera diadili demi tegaknya kepastian hukum.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cIni bukan salah perorangan, tapi situasi yang seperti ini. Dan adili Jokowi itu adalah kita berbicara yang positif agar publik tahu kalau tidak salah, ya bersihkan namanya. Kalau salah ya sesuai dengan hukum. Jadi adili Jokowi itu bukan berarti kita negatif kepada Jokowi, bukan! Justru kita memberikan kepastian hukum,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Selain itu ia juga meminta Presiden Prabowo untuk membersihkan kabinetnya dari unsur-unsur yang membuat kekacauan. Pernyataan Gatot pun tegas pembuat kekacauan itu mengarah kepada kelompok Jokowi yang ada di kabinet.\u00a0<\/p>\n<p>\u201cDari kesimpulan-kesimpulan pembicara yang terdahulu, intinya adalah meminta kepada presiden segera me-reshuffle kabinet \u2018terima kasih&#8217;. Sengaja saya tidak bilang Solo, karena saya orang Solo. Jadi kabinet \u2018terima kasih\u2019. Yang kedua, reformasi kepolisian dan mengganti kapolri,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p> <a href=\"https:\/\/www.Infoaceh.net\/2025\/09\/gatot-nurmantyo-selamat-kepada-jokowi.html\" target=\"_blank\"><\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143760?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Infoaceh.net -Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo menjadi biang kerusakan bangsa. Kerusakan terakumulasi dalam aksi demonstrasi yang terjadi pada akhir Agustus 2025 lalu. \u201cNah, sebenarnya ini semua adalah kontradiksi antara kehidupan masyarakat yang sulit kemudian dipamerkan dengan elite Politik yang hidup bermain-mewah. Tapi pada kesempatan ini saya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":143761,"comment_status":"open","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[421,3984,2070,3338],"class_list":["post-143760","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-nasional","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/09\/963693_06010207092025_Screenshot_2025-09-07_002751.jpeg?fit=640%2C320&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143760","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=143760"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/143760\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/143761"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=143760"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=143760"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=143760"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}