{"id":146315,"date":"2025-09-18T15:19:57","date_gmt":"2025-09-18T08:19:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=146315"},"modified":"2025-09-18T15:19:57","modified_gmt":"2025-09-18T08:19:57","slug":"ratusan-nakes-rsudza-mogok-kerja-protes-pemotongan-jasa-medis-semena-mena","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/09\/18\/ratusan-nakes-rsudza-mogok-kerja-protes-pemotongan-jasa-medis-semena-mena\/","title":{"rendered":"Ratusan Nakes RSUDZA Mogok Kerja, Protes Pemotongan Jasa Medis Semena-mena"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, InfoAceh.net<\/strong> \u2013 Ratusan tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Kamis pagi (18\/9\/2025), melakukan aksi mogok kerja dan berkumpul di halaman rumah sakit.<\/p>\n<p>Mereka memprotes sistem pembagian jasa medis yang dianggap tidak adil, tidak transparan, serta adanya pemotongan yang dinilai sepihak.<\/p>\n<p>Pantauan InfoAceh.net, halaman depan RSUDZA mendadak berubah menjadi lautan manusia. Perawat, bidan, tenaga administrasi, hingga nakes lainnya berdiri berjam-jam sambil membawa poster berisi tuntutan.<\/p>\n<p>Sebagian selebaran aspirasi dibentangkan di lantai dengan pemberat batu, menegaskan aksi protes yang sudah lama dipendam.<\/p>\n<p>\u201cKami tak mau lagi jadi pahlawan tanpa jasa yang layak. Sudahi penzaliman ini, Tuhan tidak pernah tidur!\u201d teriak salah seorang peserta aksi melalui pengeras suara, yang langsung disambut sorakan rekan-rekannya.<\/p>\n<p>Dalam selebaran yang dibagikan ke media, terdapat sejumlah tuntutan utama, di antaranya:<\/p>\n<p>Audit terhadap tim pembagian remunerasi karena dinilai tidak adil dan hanya menguntungkan satu profesi tertentu.<\/p>\n<p>Transparansi penuh terkait aturan pembagian jasa medis yang selama ini disebut-sebut sebagai \u201crahasia dapur\u201d manajemen.<\/p>\n<p>Kenaikan jasa pelayanan untuk seluruh nakes, baik perawat, bidan, tenaga administrasi, maupun profesi kesehatan lain, tanpa pemotongan sepihak.<\/p>\n<p>Pembubaran tim remunerasi bila tidak mampu memperbaiki sistem yang dinilai cacat.<\/p>\n<p>\u201cTurun saja Direktur bila tak mampu buat perubahan,\u201d bunyi salah satu spanduk besar yang diangkat peserta aksi.<\/p>\n<p>Aksi mogok ini berdampak langsung pada pelayanan rumah sakit rujukan terbesar di Aceh.<\/p>\n<p>Beberapa unit sempat terhenti total, meski instalasi gawat darurat (IGD) tetap dijaga agar pasien kritis tetap mendapat penanganan.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUDZA belum memberikan penjelasan resmi.<\/p>\n<p>Publik Aceh kini menunggu jawaban cepat: apakah rumah sakit kebanggaan daerah ini benar sedang tersandera oleh kepentingan segelintir orang?<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146315?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, InfoAceh.net \u2013 Ratusan tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Kamis pagi (18\/9\/2025), melakukan aksi mogok kerja dan berkumpul di halaman rumah sakit. Mereka memprotes sistem pembagian jasa medis yang dianggap tidak adil, tidak transparan, serta adanya pemotongan yang dinilai sepihak. Pantauan InfoAceh.net, halaman depan RSUDZA mendadak berubah menjadi lautan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":146316,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-146315","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/09\/IMG-20250918-WA0003-e1758183560447.jpg?fit=500%2C281&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146315","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=146315"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146315\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/146316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=146315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=146315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=146315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}