{"id":146385,"date":"2025-09-19T15:29:51","date_gmt":"2025-09-19T08:29:51","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=146385"},"modified":"2025-09-19T15:29:51","modified_gmt":"2025-09-19T08:29:51","slug":"530-rumah-dhuafa-aceh-gagal-dibangun-kinerja-tim-verifikasi-dipertanyakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/09\/19\/530-rumah-dhuafa-aceh-gagal-dibangun-kinerja-tim-verifikasi-dipertanyakan\/","title":{"rendered":"530 Rumah Dhuafa Aceh Gagal Dibangun, Kinerja Tim Verifikasi Dipertanyakan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Transparansi Tender Indonesia (TTI) mempertanyakan kinerja tim verifikasi calon penerima bantuan rumah dhuafa atau Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat miskin Aceh yang dibentuk oleh Gubernur Aceh.<\/p>\n<p>Padahal, jumlah permohonan bantuan yang masuk melalui aplikasi resmi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh mencapai puluhan ribu rumah.<\/p>\n<p>Koordinator TTI, Nasruddin Bahar, dalam keterangannya, Jum&#8217;at (19\/9\/2025), mengungkapkan bahwa dari 2.000 unit rumah bantuan yang sudah dialokasikan dalam APBA 2025, hanya 1.470 unit yang dinyatakan memenuhi syarat.<\/p>\n<p>Sementara 530 unit lainnya gagal dibangun tahun ini karena calon penerimanya tidak lulus verifikasi.<\/p>\n<p>\u201cTidak lulusnya seleksi penerima bantuan ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Panitia verifikasi wajib menjelaskan secara terbuka alasan ribuan warga tidak memenuhi syarat, agar tidak berkembang menjadi isu liar,\u201d tegas Nasruddin.<\/p>\n<p>Menurutnya, masyarakat kecewa atas kinerja tim verifikasi karena dari ribuan permohonan hanya sedikit yang disetujui.<\/p>\n<p>Bahkan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, didesak memberikan keterangan terbuka supaya isu ini tidak dipelintir menjadi seolah-olah pemerintah tidak berpihak pada masyarakat miskin.<\/p>\n<p>\u201cApakah seketat itu aturan yang diterapkan? Dari puluhan ribu pemohon hanya 1.470 orang saja yang dianggap layak menerima. Ini harus dijelaskan,\u201d tambah Nasruddin.<\/p>\n<p>TTI menilai, gagalnya pembangunan 530 unit RLH tahun ini tidak semata-mata karena faktor administrasi.<\/p>\n<p>Jika ada kekurangan dokumen, seharusnya bisa dilengkapi sambil proses berjalan.<\/p>\n<p>\u201cTidak masuk akal bila ratusan unit rumah batal dibangun hanya gara-gara alasan verifikasi. Pemerintah mestinya mencari solusi, bukan membuat masyarakat semakin kecewa,\u201d tutupnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146385?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Transparansi Tender Indonesia (TTI) mempertanyakan kinerja tim verifikasi calon penerima bantuan rumah dhuafa atau Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat miskin Aceh yang dibentuk oleh Gubernur Aceh. Padahal, jumlah permohonan bantuan yang masuk melalui aplikasi resmi Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh mencapai puluhan ribu rumah. Koordinator TTI, Nasruddin [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":146386,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-146385","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/09\/083836b1-41bd-4250-b155-bcb31657b854.jpeg?fit=800%2C672&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146385","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=146385"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/146385\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/146386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=146385"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=146385"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=146385"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}