{"id":147267,"date":"2025-09-29T22:27:11","date_gmt":"2025-09-29T15:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=147267"},"modified":"2025-09-29T22:27:11","modified_gmt":"2025-09-29T15:27:11","slug":"344-hektare-mangrove-dirambah-di-aceh-tamiang-kapolres-siap-siap-jadi-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/09\/29\/344-hektare-mangrove-dirambah-di-aceh-tamiang-kapolres-siap-siap-jadi-tersangka\/","title":{"rendered":"344 Hektare Mangrove Dirambah di Aceh Tamiang, Kapolres: Siap-siap Jadi Tersangka!"},"content":{"rendered":"<p><strong>Kuala Simpang, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Polres Aceh Tamiang menegaskan sikap tegas terhadap praktik perambahan hutan mangrove di kawasan Dusun Ujung Pusong, Desa Kuala Genting, Kecamatan Bendahara.<\/p>\n<p>Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, memastikan proses hukum sedang berjalan dan para pelaku segera ditetapkan sebagai tersangka.<\/p>\n<p>\u201cPenyidik sudah memeriksa saksi-saksi, menghadirkan ahli, serta menyita barang bukti termasuk alat berat ekskavator yang digunakan untuk merambah mangrove. Kasus ini dalam proses penyidikan, siap-siap akan ada penetapan tersangka,\u201d tegas Muliadi, Senin (29\/9\/2025).<\/p>\n<p>344,7 Hektare Mangrove Rusak<\/p>\n<p>Dari hasil pemeriksaan, diketahui luas hutan mangrove yang dirambah mencapai 344,7 hektare.<\/p>\n<p>Aktivitas ilegal itu dilakukan dengan cara membuka lahan menggunakan alat berat. Polisi telah memasang police line dan plang penyidikan di lokasi sebagai tanda kawasan tersebut tengah dalam proses hukum.<\/p>\n<p>\u201cPerambahan mangrove tidak bisa ditoleransi. Dampaknya sangat serius, salah satunya memperbesar risiko banjir. Karena itu, kami mengambil langkah hukum tegas agar praktik ini benar-benar berhenti,\u201d lanjut Kapolres.<\/p>\n<p>Ia menegaskan, setelah berkas penyidikan lengkap, para pelaku akan dijerat Pasal 82, Pasal 84, dan Pasal 92 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah melalui UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.<\/p>\n<p>Ancaman hukuman paling berat adalah penjara 15 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.<\/p>\n<p>Mafia Sawit di TNGL Juga Ditindak<\/p>\n<p>Selain perambahan mangrove, Polres Aceh Tamiang juga mengawal operasi Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).<\/p>\n<p>Satgas PKH telah menghancurkan sekitar 175 hektare kebun sawit ilegal yang dikuasai kelompok pengusaha dan jaringan perambah.<\/p>\n<p>\u201cAda pola-pola yang memanfaatkan oknum eks kombatan untuk menakut-nakuti masyarakat. Itu tidak boleh dibiarkan. Polres siap mengawal program restorasi agar hutan tidak lagi direbut mafia sawit,\u201d tegas Muliadi.<\/p>\n<p>Kapolres mengingatkan semua pihak untuk tidak coba-coba menguasai kawasan hutan secara ilegal.<\/p>\n<p>Menurutnya, hutan adalah sumber kehidupan yang harus diwariskan ke generasi mendatang.<\/p>\n<p>\u201cDimohon kepada pihak yang masih menguasai mangrove agar bersikap kooperatif. Kalau tidak, siap-siap jadi tersangka. Kami tidak main-main dalam perkara ini,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147267?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPerambahan mangrove tidak bisa ditoleransi. Dampaknya sangat serius, salah satunya memperbesar risiko banjir. Karena itu, kami mengambil langkah hukum tegas agar praktik ini benar-benar berhenti,\u201d lanjut Kapolres.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":147268,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[48152,48154,48155,48153,48151],"class_list":["post-147267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-7-hektare","tag-ancaman-15-tahun-penjara-dan-denda-rp100-miliar","tag-kasus-lingkungan-aceh-terbaru-2025","tag-mafia-sawit-di-tngl-diberantas","tag-polres-aceh-tamiang-tindak-perambahan-hutan-mangrove-344"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/09\/WhatsApp-Image-2025-09-29-at-222148-e1759159569854.jpeg?fit=500%2C328&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=147267"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147267\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/147268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=147267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=147267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=147267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}