{"id":147665,"date":"2025-10-04T19:21:37","date_gmt":"2025-10-04T12:21:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=147665"},"modified":"2025-10-04T19:21:37","modified_gmt":"2025-10-04T12:21:37","slug":"belajar-dari-sultan-iskandar-muda-kapolda-serukan-waktunya-membangun-aceh-disharmoni-no","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/10\/04\/belajar-dari-sultan-iskandar-muda-kapolda-serukan-waktunya-membangun-aceh-disharmoni-no\/","title":{"rendered":"Belajar dari Sultan Iskandar Muda, Kapolda Serukan Waktunya Membangun Aceh, Disharmoni No"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak semua kalangan menyebarkan aura positif untuk Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSudah bukan waktunya lagi membahas disharmoni ataupun disintegrasi, sekarang waktunya membangun,\u201d katanya di Banda Aceh, Sabtu, 4 Oktober 2025.<\/p>\n<p>Tepatnya, kata Irjen Marzuki, kita semua rakyat Aceh perlu memperkuat harmonisasi. \u201cMenciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan dari berbagai elemen yang berbeda agar dapat berjalan Bersama,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Irjen Marzuki menjelaskan, upaya menciptakan hubungan yang baik dan serasi dalam masyarakat yang beragam adalah untuk mencapai kehidupan masyarakat yang damai, sejahtera dan saling menghormati.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix di Aceh. Model kolaborasi inovatif yang dimaksud melibatkan lima elemen utama, yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media\u2014untuk mencapai tujuan bersama, dalam konteks Aceh adalah untuk membangun kesejahteraan Aceh.<\/p>\n<p>\u201cRasulullah sudah memberi teladan bagaimana membangun Madinah yang kemudian kita mengenalnya sebagain konsep kota Madani. Itu adalah konsep yang sangat harmoni, dan membangun sebuah peradaban yang mulia,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Di Aceh, harmonisasi diterapkan oleh Sultan Iskandar Muda yang memerintah dari tahun 1607-1636. \u201cDi bawah kepemimpinannya, Kesultanan Aceh mencapai puncak kejayaannya, menjadi kerajaan terluas dan terkaya di kawasan Selat Malaka dan sebagian besar wilayah barat Nusantara,\u201d kata Irjen Marzuki.<\/p>\n<p>Salah satu jejak peninggalan harmonisasi era Sultan Iskandar Muda adalah Peunayong (sekarang dikenal sebagai Pecinan Aceh). Peunayong inilah simbol aman dan nyaman bagi tamu luar negeri yang datang ke Aceh. Sultan menjamu tamu di Peunayong.<\/p>\n<p>\u201cAceh menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai,\u201d kata Abituren Akabri 1991 itu.<\/p>\n<p>Sultan dulunya juga menjalin hubungan diplomatik dan perdagangan dengan berbagai bangsa asing, membuat Aceh dikenal sebagai negeri yang kaya raya.<\/p>\n<p>\u201cAceh menjadi pusat pembelajaran Islam, menetapkan qanun yang adil dan melaksanakannya dengan tegas,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Irjen Marzuki menambahkan, penerapan harmonisasi yang pernah dilakukan Sultan membuktikan kejayaan Aceh, Bahkan meusyuhu sampai sekarang.<\/p>\n<p>Arti penting harmonisasi ini adalah untuk menciptakan persatuan, mengurangi konflik, membangun masyarakat yang inklusif, dan meningkatkan efesiensi.<\/p>\n<p>\u201cDengan demikian investasi akan masuk, pabrik-pabrik terbangun, dan ekonomi meningkat. Kemiskinan dan pengangguran berkurang,\u201d katanya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147665?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak semua kalangan menyebarkan aura positif untuk Aceh. \u201cSudah bukan waktunya lagi membahas disharmoni ataupun disintegrasi, sekarang waktunya membangun,\u201d katanya di Banda Aceh, Sabtu, 4 Oktober 2025. Tepatnya, kata Irjen Marzuki, kita semua rakyat Aceh perlu memperkuat harmonisasi. \u201cMenciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan dari [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":147666,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-147665","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/10\/6c1764a3-be58-4e97-ba4d-0b05501e7221.jpeg?fit=1280%2C838&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=147665"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/147665\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/147666"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=147665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=147665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=147665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}