{"id":148960,"date":"2025-10-14T17:53:40","date_gmt":"2025-10-14T10:53:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=148960"},"modified":"2025-10-14T17:53:40","modified_gmt":"2025-10-14T10:53:40","slug":"lima-kelompok-mahasiswa-usk-raih-pendanaan-riset-internasional-dari-unesco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/10\/14\/lima-kelompok-mahasiswa-usk-raih-pendanaan-riset-internasional-dari-unesco\/","title":{"rendered":"Lima Kelompok Mahasiswa USK Raih Pendanaan Riset Internasional dari UNESCO"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Lima kelompok mahasiswanya berhasil meraih pendanaan riset internasional dari UNESCO, menegaskan posisi USK dalam peta akademik global.<\/p>\n<p>Pencapaian tersebut diumumkan dalam kegiatan Workshop Internasional \u201cYouth as Researchers (YAR) 2025\u201d yang digelar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USK, Senin (13\/10\/2025).<\/p>\n<p>Acara ini merupakan hasil kolaborasi UNESCO Jakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan USK.<\/p>\n<p>Program YAR merupakan inisiatif UNESCO untuk membekali generasi muda dengan kemampuan riset sosial-digital berkelanjutan guna menjawab tantangan masyarakat modern.<\/p>\n<p>Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK Prof Dr Mustanir MSc menegaskan pentingnya peran kampus sebagai motor perubahan sosial.<\/p>\n<p>\u201cPerguruan tinggi harus menjadi wadah melahirkan generasi yang peduli dan berani melakukan perubahan. Melalui riset, mahasiswa belajar memahami realitas sosial dan mencari solusi nyata bagi masyarakat,\u201d ujar Prof Mustanir.<\/p>\n<p>Ia juga menilai, kolaborasi antara UNESCO, UGM, dan USK menjadi contoh kemitraan akademik yang produktif dan berdampak global.<\/p>\n<p>Prof Dr Rr Siti Murtiningsih SS MHum (Dekan Fakultas Filsafat UGM) menyoroti pentingnya nilai-nilai moral dalam kegiatan riset.<\/p>\n<p>\u201cMahasiswa perlu menanamkan empati, tanggung jawab, dan refleksi moral dalam proses ilmiah demi memperjuangkan keadilan sosial,\u201d pesannya.<\/p>\n<p>Dari pihak UNESCO, Meyda Nento menyampaikan komitmen organisasinya dalam memperkuat kapasitas generasi muda sebagai agen perubahan.<\/p>\n<p>\u201cPemuda bukan hanya penerus bangsa, tetapi mitra sejajar dalam pembangunan. Melalui YAR, kami ingin membangun kepercayaan diri dan kapasitas riset pemuda agar mampu menjadi penggerak perubahan sosial di komunitasnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kebanggaan USK semakin lengkap setelah lima kelompok mahasiswa kampus tersebut dinyatakan lolos dan mendapatkan dukungan pendanaan riset internasional.<\/p>\n<p>Capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa USK tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga diakui di panggung dunia.<\/p>\n<p>Workshop YAR 2025 turut dihadiri Dekan FISIP USK, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum, serta mahasiswa terpilih dari berbagai disiplin ilmu yang telah melalui seleksi ketat.<\/p>\n<p>Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan riset-riset inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan dari Aceh untuk Indonesia dan dunia.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/148960?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Workshop YAR 2025 turut dihadiri Dekan FISIP USK, Prof Dr Mahdi Syahbandir SH MHum, serta mahasiswa terpilih dari berbagai disiplin ilmu yang telah melalui seleksi ketat.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":148961,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-148960","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-14-at-172149-e1760439201522.jpeg?fit=1200%2C699&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/148960","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=148960"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/148960\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/148961"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=148960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=148960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=148960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}