{"id":149288,"date":"2025-10-17T16:47:57","date_gmt":"2025-10-17T09:47:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=149288"},"modified":"2025-10-17T16:47:57","modified_gmt":"2025-10-17T09:47:57","slug":"demonstrasi-ekonomi-purbaya-sebut-karena-sektor-riil-negatif-bukan-politik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/10\/17\/demonstrasi-ekonomi-purbaya-sebut-karena-sektor-riil-negatif-bukan-politik\/","title":{"rendered":"Demonstrasi Ekonomi, Purbaya Sebut Karena Sektor Riil Negatif, Bukan Politik"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"219\" data-end=\"565\"><strong>Jakarta, Infoaceh.net <\/strong>\u2014 Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti perbedaan karakter pertumbuhan ekonomi antara era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Meski Jokowi gencar membangun infrastruktur, laju ekonomi di masanya justru lebih lambat dibanding era SBY.<\/p>\n<p data-start=\"567\" data-end=\"873\">\u201cSaya di depan Pak Jokowi iseng nih ngomong, \u2018Pak, tahu nggak Pak, kenapa Pak SBY tidur saja pertumbuhannya 6 persen, tapi Bapak bangun infrastruktur di mana-mana pertumbuhannya 5 persen,\u2019\u201d ujar Purbaya dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16\/10\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"875\" data-end=\"1101\">Purbaya menjelaskan, perbedaan utama terletak pada sumber penggerak ekonomi. Di era SBY, pertumbuhan lebih banyak digerakkan oleh sektor swasta, sementara di era Jokowi, peran terbesar justru dari belanja pemerintah.<\/p>\n<p data-start=\"1103\" data-end=\"1291\">\u201cZamannya Pak Jokowi, sektor swasta hampir tidak tumbuh, dicekik. Sementara government sector-nya berjalan. Jadi selama 20 tahun terakhir, ekonomi kita mesinnya pincang,\u201d terang Purbaya.<\/p>\n<p data-start=\"1293\" data-end=\"1502\">Ia menambahkan, jika sektor swasta dan pemerintah dapat tumbuh bersamaan, Indonesia sebenarnya mampu melampaui pertumbuhan 6 persen dengan mudah. Namun, transformasi sistem ekonomi membutuhkan waktu panjang.<\/p>\n<p data-start=\"1504\" data-end=\"1652\">\u201cKalau dua-duanya tumbuh, 6 persen lebih itu gampang, tapi saya dibilang sombong. Sistem ekonomi itu lambat berubah, bisa dua generasi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1654\" data-end=\"1805\">Lebih lanjut, Purbaya menyoroti kondisi ekonomi terkini yang melambat akibat tekanan terhadap sektor riil, sehingga memicu sejumlah aksi demonstrasi.<\/p>\n<p data-start=\"1807\" data-end=\"2088\">\u201cBulan April sampai Agustus 2025, sektor riil berkinerja negatif lagi. Rakyat langsung merasakan karena ekonomi susah, makanya turun ke jalan. Itu bukan protes karena politik kacau, tapi karena ekonomi mereka susah. Kalau cepat diperbaiki, demo itu tidak akan berlarut,\u201d ujarnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/149288?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cSaya di depan Pak Jokowi iseng nih ngomong, \u2018Pak, tahu nggak Pak, kenapa Pak SBY tidur saja pertumbuhannya 6 persen, tapi Bapak bangun infrastruktur di mana-mana pertumbuhannya 5 persen,\u2019\u201d ujar Purbaya dalam acara 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (16\/10\/2025).<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":149289,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[49201,49203,49200,49199,49204,14849,421,3984,15730,2070,47644,37260,49202,30678,3338],"class_list":["post-149288","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-belanja-pemerintah","tag-demonstrasi-ekonomi","tag-ekonomi-era-jokowi","tag-ekonomi-era-sby","tag-ekonomi-lambat","tag-investasi-indonesia","tag-nasional","tag-peristiwa","tag-pertumbuhan-ekonomi-indonesia","tag-prabowo","tag-purbaya-yudhi-sadewa","tag-sektor-riil","tag-sektor-swasta-indonesia","tag-transformasi-ekonomi","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/10\/73807_02593517102025_pr.jpeg?fit=640%2C320&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/149288","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=149288"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/149288\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/149289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=149288"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=149288"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=149288"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}