{"id":150268,"date":"2025-10-25T20:54:27","date_gmt":"2025-10-25T13:54:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=150268"},"modified":"2025-10-25T21:06:41","modified_gmt":"2025-10-25T14:06:41","slug":"konser-slank-di-banda-aceh-batal-digelar-lapangan-di-lhong-raya-dikunci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/10\/25\/konser-slank-di-banda-aceh-batal-digelar-lapangan-di-lhong-raya-dikunci\/","title":{"rendered":"Konser Slank di Banda Aceh Batal Digelar, Lapangan di Lhong Raya Dikunci"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Panggung sudah berdiri, kru sudah bekerja, dan tiket sudah terjual. Namun dua hari sebelum hari H, Lapangan Memanah Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya Banda Aceh tiba-tiba dikunci. Tanpa surat, tanpa alasan resmi.<\/p>\n<p>Rencana konser musik bertajuk Panggung Sumpah Pemuda 2025 yang menghadirkan grup Slank, D\u2019Masiv, dan Rafly Kande resmi batal digelar di Banda Aceh, Sabtu sore (25\/10\/2025).<\/p>\n<p>Acara yang sedianya berlangsung di Lapangan Memanah Stadion Harapan Bangsa itu dibatalkan setelah lokasi kegiatan dikunci secara sepihak oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, dua hari sebelum pelaksanaan.<\/p>\n<p>Koordinator acara, Fitri Syafruddin, menyebut kegiatan tersebut telah melalui seluruh prosedur resmi. Surat izin penggunaan lapangan dari Dispora Aceh bahkan telah dikantongi sejak jauh hari.<\/p>\n<p>\u201cSemua izin sudah kami kantongi. Semua prosedur sudah kami tempuh. Semua instansi sudah memberi restu,\u201d ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (25\/10\/2025).<\/p>\n<p>Namun, Fitri mengatakan dua hari sebelum konser, lokasi acara tiba-tiba ditutup tanpa pemberitahuan resmi.<\/p>\n<p>\u201cLapangan yang sudah kami bangun dikunci. Tanpa pemberitahuan resmi, tanpa dasar hukum yang jelas,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Fitri menuturkan, panggung utama sebenarnya sudah berdiri, kru sudah bekerja, dan tiket konser sudah terjual. Namun akses ke lokasi justru ditutup mendadak.<\/p>\n<p>\u201cKenyataan di lapangan berkata lain: akses ditutup, seolah kerja keras ratusan anak muda tidak berarti apa-apa,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Meski kecewa, panitia memilih menunda acara demi menjaga situasi tetap kondusif.<\/p>\n<p>\u201cKami memilih diam bukan karena lemah, tapi karena kami tahu, kebenaran tidak perlu dibentak, cukup ditunjukkan dengan bukti,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Fitri juga menyebut panitia memiliki seluruh dokumen pendukung resmi, mulai dari surat izin Dispora Aceh, perjanjian kerja sama tertulis, hingga bukti transfer retribusi yang diarahkan ke rekening dinas.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak menyalahkan siapa pun. Kami hanya menolak untuk diperlakukan tidak adil,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Event konsultan sekaligus penyelenggara kegiatan, Steffy Burase, mengungkapkan pihaknya juga menerima ancaman dari organisasi masyarakat (ormas) dua minggu sebelum konser. Ancaman itu berisi tuntutan agar panitia memenuhi sejumlah syarat agar acara tidak diganggu.<\/p>\n<p>\u201cSejak dua minggu sebelumnya saya sudah mendapat ancaman. Kalau tidak melakukan beberapa hal, akan ada ormas yang datang mengacau acara ini. Itu fakta,\u201d kata Steffy di Banda Aceh.<\/p>\n<p>Ia menyebutkan, panitia akhirnya memutuskan menunda konser setelah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan, sponsor, dan para artis.<\/p>\n<p>\u201cKami baru menjadwal ulang tiket artis jam empat pagi tadi, setelah memastikan acara tidak bisa dilanjutkan. Kami juga sudah menyampaikan pemberitahuan kepada Bapak Kapolda yang sedianya membuka acara,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Tidak Akan Gugat Dispora<\/p>\n<p>Meski mengalami kerugian besar secara materiil, Steffy menegaskan pihaknya tidak akan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Ia menilai sanksi moral dan transparansi publik lebih penting.<\/p>\n<p>\u201cBagi kami, cukup masyarakat tahu apa yang sebenarnya terjadi. Percuma kalau dikasuskan, hanya menghabiskan energi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Steffy juga menegaskan keputusan membatalkan keberangkatan Slank dan D\u2019Masiv ke Banda Aceh diambil demi menjaga nama baik Aceh dan keamanan para artis.<\/p>\n<p>\u201cKami tidak ingin para artis datang dan melihat situasi seperti ini. Lebih baik ditunda sampai ada kepastian dan rasa aman bagi semua,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam pernyataan penutupnya, panitia menegaskan bahwa penundaan konser dilakukan demi menjaga marwah dan keselamatan semua pihak.<\/p>\n<p>\u201cDemi menjaga marwah, keselamatan, dan kehormatan semua pihak, Panggung Sumpah Pemuda 2025 kami tunda,\u201d tulis panitia dalam pernyataannya.<\/p>\n<p>Mereka berjanji akan kembali menggelar konser tersebut dengan semangat baru.<br \/>\n\u201cKami akan kembali dengan semangat yang lebih besar, dan dengan dukungan kalian yang percaya bahwa kebenaran tidak bisa dikunci,\u201d demikian pernyataan resmi panitia.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dispora Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait pencabutan izin dan penguncian lokasi konser.<br \/>\nSementara itu, sejumlah komunitas musik dan aktivis muda di Banda Aceh menyayangkan keputusan mendadak tersebut, menilai kegiatan itu seharusnya menjadi ajang positif bagi generasi muda dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/150268?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Event konsultan sekaligus penyelenggara kegiatan, Steffy Burase, mengungkapkan pihaknya juga menerima ancaman dari organisasi masyarakat (ormas) dua minggu sebelum konser. Ancaman itu berisi tuntutan agar panitia memenuhi sejumlah syarat agar acara tidak diganggu.<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":150269,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[50472,50473,50471,50475,50474,3146],"class_list":["post-150268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-alasan-konser-sumpah-pemuda-ditunda","tag-dispora-aceh-kunci-lapangan-konser","tag-konser-slank-banda-aceh-batal","tag-panitia-panggung-sumpah-pemuda-2025-kecewa","tag-pembatalan-konser-di-stadion-harapan-bangsa","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-25-at-205153-e1761400403676.jpeg?fit=1000%2C881&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/150268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=150268"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/150268\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/150269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=150268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=150268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=150268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}