{"id":151403,"date":"2025-11-06T23:15:47","date_gmt":"2025-11-06T16:15:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=151403"},"modified":"2025-11-06T23:15:47","modified_gmt":"2025-11-06T16:15:47","slug":"katahati-institute-dan-kedubes-kanada-gelar-uroe-pekan-di-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/06\/katahati-institute-dan-kedubes-kanada-gelar-uroe-pekan-di-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Katahati Institute dan Kedubes Kanada Gelar \u201cUroe Pekan\u201d di Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Semangat pemberdayaan perempuan berpadu dengan misi menjaga kelestarian alam dalam kegiatan \u201cUroe Pekan\u201d, sebuah ajang pameran hasil kerajinan dan produk inovatif berbasis hutan non kayu yang digelar oleh Katahati Institute bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia, Kamis (6\/11\/2025) di UMKM Center Bank Aceh Syariah.<\/p>\n<p>Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman (Kak Na), yang hadir meninjau langsung sejumlah stan peserta, tak henti memuji kreativitas kaum perempuan dan remaja putri Aceh.<\/p>\n<p>\u201cProduk-produk mereka luar biasa. Desain kemasannya menarik, rasanya juga enak. Saya coba cendol janeng dan sirup rosela \u2014 segar sekali,\u201d ujarnya tersenyum.<\/p>\n<p>Kak Na juga berjanji akan memberi pendampingan lanjutan bagi pengrajin yang masih perlu peningkatan kualitas produksi.<\/p>\n<p>\u201cAda beberapa produk tas yang desainnya bagus, hanya butuh sedikit perbaikan pada finishing. Nanti bisa kita bantu lewat pelatihan Dekranasda,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, Uroe Pekan merupakan bentuk nyata sinergi antara kreativitas masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>\u201cKatahati Institute dan Kedubes Kanada sudah memberi contoh bahwa ekonomi hijau bisa tumbuh dari tangan-tangan kreatif perempuan Aceh,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, Jess Dutton, dalam sambutannya menyebut kegiatan ini sebagai momentum penting untuk menguatkan peran perempuan dalam menjaga bumi.<\/p>\n<p>\u201cEkosistem Leuser bukan hanya kebanggaan Aceh, tapi paru-paru dunia. Melalui produk hasil hutan non kayu, kita membuktikan bahwa ekonomi dan kelestarian alam bisa berjalan seiring,\u201d tegas Jess.<\/p>\n<p>Ia menilai semangat perempuan Aceh yang memanfaatkan potensi alam tanpa merusaknya sebagai cerminan nyata dari praktik ekonomi hijau.<\/p>\n<p>\u201cDengan kreativitas dan kepedulian lingkungan, perempuan Aceh memberi contoh bagaimana menjaga hutan sambil menggerakkan ekonomi keluarga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Direktur Katahati Institute, Raihal Fajri, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut.<\/p>\n<p>\u201cTerima kasih kepada Dekranasda Aceh dan Kedubes Kanada. Melalui Uroe Pekan, kami ingin membuka ruang bagi perempuan dan generasi muda untuk menampilkan produk inovatif berbasis kelestarian hutan,\u201d ucap Raihal.<\/p>\n<p>Kegiatan Uroe Pekan diikuti 16 pelaku UMKM perempuan dan remaja putri dari berbagai kabupaten\/kota di Aceh, yang memamerkan beragam produk olahan dan kerajinan berbahan hasil hutan non kayu \u2014 mulai dari minuman herbal, kuliner lokal, hingga tas dan aksesori bernilai estetika tinggi.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/151403?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2014 Semangat pemberdayaan perempuan berpadu dengan misi menjaga kelestarian alam dalam kegiatan \u201cUroe Pekan\u201d, sebuah ajang pameran hasil kerajinan dan produk inovatif berbasis hutan non kayu yang digelar oleh Katahati Institute bekerja sama dengan Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia, Kamis (6\/11\/2025) di UMKM Center Bank Aceh Syariah. Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Usman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":400001,"featured_media":151404,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-151403","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/5220e7ac-38af-4756-8753-9b90b33d6134.jpeg?fit=1600%2C1066&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/151403","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400001"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=151403"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/151403\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/151404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=151403"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=151403"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=151403"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}