{"id":152642,"date":"2025-11-19T02:49:17","date_gmt":"2025-11-18T19:49:17","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=152642"},"modified":"2025-11-19T04:05:32","modified_gmt":"2025-11-18T21:05:32","slug":"110-anak-direkrut-kelompok-teroris-lewat-game-online-dan-medsos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/19\/110-anak-direkrut-kelompok-teroris-lewat-game-online-dan-medsos\/","title":{"rendered":"110 Anak Direkrut Kelompok Teroris Lewat Game Online dan Medsos  \u00a0"},"content":{"rendered":"<strong>Jakarta, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Densus 88 Antiteror Polri mengungkap fakta mengkhawatirkan terkait upaya rekrutmen anak oleh jaringan terorisme melalui ruang digital.\n\nHingga November 2025, tercatat 110 anak berusia 10\u201318 tahun di 26 provinsi telah terpapar proses perekrutan melalui media sosial, game online, aplikasi pesan instan, hingga situs-situs tertutup.\n\nKaro Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pola rekrutmen kelompok teror kini semakin agresif dan memanfaatkan kerentanan psikologis anak.\n\n\u201cPlatform digital menjadi pintu masuk utama. Mereka memulai dari ruang terbuka seperti media sosial dan game online, lalu menarik korban ke komunikasi pribadi untuk membangun kedekatan emosional sebelum menanamkan ideologi,\u201d ujarnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (18\/11).\n\nDensus 88 telah menangkap lima tersangka yang diduga menjadi perekrut dan pengendali: FB alias YT (47), Medan, LN (23), Banggai, PB alias BNS (37), Sleman, NSPO (18), Tegal, JJS alias BS (19), Agam.\n\nPenangkapan terbaru berlangsung pada 17 November 2025, ketika dua pelaku dari Sumatera Barat dan Jawa Tengah yang berperan sebagai perekrut inti berhasil diamankan.\n\nPara tersangka diduga melakukan pendekatan sistematis untuk memengaruhi anak-anak agar masuk ke jaringan teror, bahkan mendorong mereka melakukan aksi teror.\n\nBrigjen Trunoyudo menjelaskan kelompok teror kini memproduksi konten yang dekat dengan dunia anak untuk mempermudah proses indoktrinasi.\n\n\u201cVideo pendek, animasi, meme, hingga musik dijadikan alat untuk menarik perhatian. Mereka memanfaatkan rasa ingin tahu, kondisi bullying, broken home, hingga pencarian jati diri,\u201d ujarnya.\n\nProses perekrutan dilakukan berjenjang, mulai dari platform umum seperti Facebook, Instagram, hingga game online. Setelah mendapat target, pelaku memindahkan komunikasi ke WhatsApp atau Telegram untuk memperdalam doktrin.\n\nDi akhir konferensi pers, Brigjen Trunoyudo menegaskan Polri tidak akan memberi ruang bagi eksploitasi anak oleh kelompok terorisme.\n\n\u201cPolri berkomitmen melindungi anak-anak Indonesia dari radikalisasi, eksploitasi ideologi, dan kekerasan digital. Anak adalah masa depan bangsa, dan tugas kita bersama menjaga mereka dari ancaman terorisme,\u201d tegasnya.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/152642?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPlatform digital menjadi pintu masuk utama. Mereka memulai dari ruang terbuka seperti media sosial dan game online, lalu menarik korban ke komunikasi pribadi untuk membangun kedekatan emosional sebelum menanamkan ideologi,\u201d ujarnya dalam konferensi pers di Mabes Polri, Selasa (18\/11).<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":152643,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[54535,54539,54537,54538,54541,54542,54536,54534,54540,3338],"class_list":["post-152642","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-densus-88-antiteror-polri","tag-eksploitasi-ideologi-anak","tag-game-online-terorisme","tag-karo-penmas-brigjen-pol-trunoyudo-wisnu-andiko","tag-kondisi-broken-home-bullying","tag-perlindungan-anak-dari-radikalisasi","tag-radikalisasi-anak-media-sosial","tag-rekrutmen-anak-jaringan-terorisme","tag-tersangka-perekrut-terorisme","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20250930-WA0089.jpg?fit=1040%2C694&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/152642","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=152642"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/152642\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/152643"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=152642"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=152642"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=152642"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}