{"id":153299,"date":"2025-11-25T16:40:03","date_gmt":"2025-11-25T09:40:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153299"},"modified":"2025-11-25T16:40:03","modified_gmt":"2025-11-25T09:40:03","slug":"rektor-uin-ar-raniry-guru-tak-tergantikan-di-tengah-laju-teknologi-ai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/25\/rektor-uin-ar-raniry-guru-tak-tergantikan-di-tengah-laju-teknologi-ai\/","title":{"rendered":"Rektor UIN Ar-Raniry: Guru Tak Tergantikan di Tengah Laju Teknologi AI"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan peran guru tidak akan tergantikan meski teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI) berkembang pesat.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan saat memimpin upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di lapangan Biro Rektorat, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (25\/11\/2025).<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Rektor membacakan Amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang menekankan pendidikan bukan sekadar proses pemindahan pengetahuan, tetapi upaya memanusiakan manusia melalui pembinaan akhlak, karakter, dan budi pekerti.<\/p>\n<p>\u201cSehebat apa pun teknologi, pendidikan tetap membutuhkan sentuhan manusia, empati dan keteladanan,\u201d ujar Rektor saat menyampaikan pesan Menag.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, guru merupakan profesi yang melahirkan profesi-profesi lain. Menurutnya, keteladanan guru menjadi faktor utama yang membentuk karakter generasi masa depan.<\/p>\n<p>Pendidikan, kata Rektor, adalah investasi jangka panjang yang menentukan arah bangsa.<\/p>\n<p>Rektor juga mengutip kisah yang disampaikan Menag tentang Kaisar Jepang setelah peristiwa bom atom. Dalam situasi krisis tersebut, sang kaisar pertama kali menanyakan jumlah guru yang tersisa, sebuah simbol betapa pentingnya keberadaan dan peran pendidik dalam membangun kembali bangsa.<\/p>\n<p>Dengan mengusung tema \u201cMerawat Semesta dengan Cinta,\u201d HGN tahun ini dinilai relevan dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama yang mendorong ekoteologi serta pendidikan berbasis nilai kasih sayang.<\/p>\n<p>Mujiburrahman menegaskan Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Rektor turut menyampaikan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru. Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) disebut meningkat dari 41 ribu pada 2023\u20132024 menjadi lebih dari 301 ribu pada 2025.<\/p>\n<p>Selain itu, sekitar 588 ribu guru telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG), dan 52 ribu guru honorer dalam tiga tahun terakhir telah diangkat menjadi PPPK.<\/p>\n<p>Menutup amanat, Rektor kembali menegaskan pesan Menag bahwa kepribadian guru adalah penentu utama keberhasilan pendidikan nasional.<\/p>\n<p>\u201cDidiklah anak-anak dengan cinta, agar lahir generasi yang mencintai Tuhan, tanah air, dan sesama,\u201d tuturnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153299?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menegaskan peran guru tidak akan tergantikan meski teknologi dan kecerdasan buatan atau Artificial intelligence (AI) berkembang pesat. Hal itu disampaikan saat memimpin upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di lapangan Biro Rektorat, Darussalam, Banda Aceh, Selasa (25\/11\/2025). Dalam kesempatan tersebut, Rektor membacakan Amanat Menteri [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":153300,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-153299","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20251125-WA0035.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153299"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153299\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153300"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}