{"id":153392,"date":"2025-11-27T10:22:49","date_gmt":"2025-11-27T03:22:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153392"},"modified":"2025-11-27T10:22:49","modified_gmt":"2025-11-27T03:22:49","slug":"aceh-tengah-terisolasi-akibat-banjir-dan-longsor-seluruh-akses-darat-putus-total","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/27\/aceh-tengah-terisolasi-akibat-banjir-dan-longsor-seluruh-akses-darat-putus-total\/","title":{"rendered":"Aceh Tengah Terisolasi Akibat Banjir dan Longsor, Seluruh Akses Darat Putus Total"},"content":{"rendered":"<strong>ACEH TENGAH, Infoaceh.net \u2013<\/strong>\nBencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tengah sejak beberapa hari terakhir menyebabkan seluruh akses transportasi darat menuju kabupaten itu putus total.\n\nKondisi tersebut membuat wilayah penghasil komoditas pertanian itu kini terisolasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kewalahan menangani dampak bencana.\n\nBupati Aceh Tengah, Haili Yoga, dalam pernyataan resminya pada Kamis (27\/11\/2025), menyebutkan bahwa seluruh jalur penghubung dengan kabupaten tetangga tertutup longsor di banyak titik.\n\n\u201cKami butuh alat berat segera. Kami kekurangan alat berat untuk membersihkan seluruh titik longsor,\u201d ujar Haili.\n\nSeluruh Arah Tertutup: Aceh Tengah Lumpuh Total\n\nBerikut kondisi akses jalan dari dan menuju Aceh Tengah yang saat ini tidak dapat dilewati:\n\nArah dari Bireuen: Longsor menimbun badan jalan di kawasan Jamrujung.\n\nArah dari Aceh Utara: Longsor terjadi di kawasan Gunung Salak.\n\nArah dari Gayo Lues: Akses terputus akibat longsor di Isak.\n\nArah dari Nagan Raya: Longsor menutup jalur di Paya Kolak.\n\nArah dari Aceh Barat: Longsor terjadi di wilayah Genting.\n\nArah dari Pidie: Jalur tertutup material longsor di Ruseb.\n\n\u201cSemuanya tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat,\u201d tegas Bupati Haili Yoga.\n\nDampak Ekonomi: Petani Cabai Rugi Besar\n\nSelain menyebabkan isolasi wilayah, longsor massal ini juga memukul sektor ekonomi masyarakat. Petani cabai di Aceh Tengah yang tengah memasuki masa panen raya tidak mampu mendistribusikan hasil kebun ke daerah lain karena seluruh jalur logistik terputus.\n\n\u201cSehari panen bisa ribuan ton. Tak bisa didistribusikan ke daerah lain,\u201d kata Haili.\n\nKondisi ini berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi petani sekaligus mengganggu pasokan cabai ke sejumlah kabupaten di Aceh.\n\nStatus Tanggap Darurat Ditetapkan\n\nHalili mengungkapkan pihaknya telah menandatangani status tanggap darurat bencana longsor dan banjir untuk Aceh Tengah. Namun upaya penanganan terkendala oleh terbatasnya alat berat, kondisi cuaca ekstrem, serta potensi longsor susulan.\n\n\u201cIni hujan tidak pernah berhenti. Kami harap masyarakat tetap hati-hati karena longsor terus terjadi,\u201d katanya mengingatkan.\n\nPemerintah daerah berharap dukungan cepat dari pemerintah pusat untuk membuka akses dan mempercepat penanganan bencana, mengingat Aceh Tengah kini sepenuhnya terisolasi dan membutuhkan bantuan logistik serta peralatan.\n\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153392?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH TENGAH, Infoaceh.net \u2013 Bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tengah sejak beberapa hari terakhir menyebabkan seluruh akses transportasi darat menuju kabupaten itu putus total. Kondisi tersebut membuat wilayah penghasil komoditas pertanian itu kini terisolasi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah kewalahan menangani dampak bencana. Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, dalam pernyataan resminya pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":153393,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-153392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/Screenshot_20251127_101807_TikTok.jpg?fit=1080%2C1110&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153392"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153392\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}