{"id":153685,"date":"2025-11-29T18:20:31","date_gmt":"2025-11-29T11:20:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153685"},"modified":"2025-11-29T18:20:31","modified_gmt":"2025-11-29T11:20:31","slug":"akses-terputus-orang-tua-di-idi-belum-bisa-dihubungi-dosen-ini-curhat-ke-kapolda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/29\/akses-terputus-orang-tua-di-idi-belum-bisa-dihubungi-dosen-ini-curhat-ke-kapolda-aceh\/","title":{"rendered":"Akses Terputus, Orang Tua di Idi Belum Bisa Dihubungi: Dosen Ini Curhat ke Kapolda Aceh"},"content":{"rendered":"<strong>Pidie, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Di tengah suasana darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh, seorang dosen muda dari STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), memberanikan diri menyampaikan kegundahan hatinya kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah.\n\nPertemuan itu terjadi ketika Kapolda Aceh singgah di sebuah warung kopi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak bencana di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, Sabtu, 29 November 2025.\n\nDengan suara bergetar, Salbiah menceritakan kegelisahannya karena hingga kini belum dapat menghubungi kedua orangtuanya yang tinggal di Idi, Kabupaten Aceh Timur.\n\nAkses jalan terputus, jaringan komunikasi lumpuh, dan listrik padam akibat banjir membuatnya kehilangan kabar selama berhari-hari.\n\nIa mengungkapkan, terakhir berkomunikasi dengan orangtuanya pada Rabu, 26 November 2025, pukul 10.00 WIB\u2014beberapa saat sesudah aliran listrik padam dan banjir semakin meluas.\n\n\u201cSaya sangat khawatir, Pak Kapolda, dengan kondisi orang tua saya saat ini. Sudah empat hari tidak bisa dihubungi. Mohon bantuannya,\u201d ucap Salbiah dengan mata berkaca-kaca, menggambarkan betapa cemasnya ia menanti kabar dari kampung halaman.\n\nMendengar hal itu, Kapolda Aceh meminta Salbiah untuk tetap tenang dan bersabar.\n\nIa menjelaskan hampir seluruh wilayah yang terdampak bencana mengalami kendala serupa. Namun, pihaknya terus melakukan upaya terbaik untuk memulihkan akses dan memastikan keselamatan warga.\n\nJenderal bintang dua dari Tangse itu berjanji akan segera berkoordinasi dengan jajaran di Aceh Timur untuk mendapatkan informasi terkini dari kawasan Idi dan membantu menjawab kekhawatiran Salbiah.\n\nKapolda mengungkapkan bahwa kisah Salbiah hanyalah satu dari banyak cerita pilu masyarakat yang sedang berjuang menghadapi bencana kali ini.\n\nBanyak yang kehilangan baik akses komunikasi, tempat tinggal, harta benda, bahkan keluarga yang masih belum ditemukan.\n\nPolda Aceh bersama TNI, BPBD, SAR, dan instansi terkait lainnya sedang bekerja tanpa henti serta mengerahkan semua personel dan peralatan SAR untuk membuka akses ke wilayah yang masih terisolasi.\n\nUpaya pencarian korban, evakuasi, dan distribusi logistik pun terus dilakukan agar bantuan bisa menjangkau seluruh korban bencana.\n\n\u201cMasyarakat mohon bersama-sama bersabar. Kami dari kepolisian, TNI, BPBD, SAR dan semua pihak terkait sedang mengupayakan yang terbaik demi keselamatan warga. Mohon doanya agar segala proses penanggulangan ini berjalan cepat dan optimal,\u201d pungkas abituren Akabri 1991 itu.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153685?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pidie, Infoaceh.net \u2014 Di tengah suasana darurat banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh, seorang dosen muda dari STIKes Medika Nurul Islam (MNI) Pidie, Salbiah (28), memberanikan diri menyampaikan kegundahan hatinya kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah. Pertemuan itu terjadi ketika Kapolda Aceh singgah di sebuah warung kopi, sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi terdampak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":153686,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[229],"tags":[],"class_list":["post-153685","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-surat-warga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20251129-WA0346-scaled.jpg?fit=2560%2C1494&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153685","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153685"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153685\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153686"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153685"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153685"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153685"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}