{"id":153690,"date":"2025-11-29T18:45:41","date_gmt":"2025-11-29T11:45:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153690"},"modified":"2025-11-29T18:45:41","modified_gmt":"2025-11-29T11:45:41","slug":"all-out-percepat-pemulihan-dirut-pln-pimpin-langsung-penanganan-kelistrikan-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/29\/all-out-percepat-pemulihan-dirut-pln-pimpin-langsung-penanganan-kelistrikan-aceh\/","title":{"rendered":"All Out Percepat Pemulihan, Dirut PLN Pimpin Langsung Penanganan Kelistrikan Aceh"},"content":{"rendered":"<strong>Aceh Besar, Infoaceh.net<\/strong> &#8212; Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo memastikan langsung penanganan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Aceh.\n\nBersama Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda, dan Polda Aceh, dirinya melepas keberangkatan personel tanggap darurat dan material perbaikan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) ke lokasi-lokasi terdampak.\n\nDalam Apel Siaga Team Recovery Bencana Aceh di Lanud SIM, Sabtu (29\/11), Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyampaikan, kondisi di Aceh pascadilanda banjir dan longsor mengalami kerusakan berat.\n\nBerdasarkan catatan terakhir, sebanyak 18 dari 23 kabupaten\/kota di Aceh rusak parah. Penduduk di kabupaten\/kota tersebut masih terisolir imbas akses komunikasi yang terputus dan padamnya listrik karena sejumlah tower milik PLN roboh.\n\n&#8220;Banyak korban, termasuk beberapa kampung dan tempat yang hilang. Sampai sekarang belum tahu statusnya bagaimana. Insya Allah, ini ada bantuan dari pada PLN Aceh dan pusat. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan tersalur ya listrik-listrik yang terputus,&#8221; kata Muzakir Manaf atau Mualem.\n\nMuzakir menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah PLN dan para stakeholder yang bergerak cepat mengirimkan bantuan dan dukungan teknis ke Aceh.\n\n&#8220;Dengan ada bantuan seperti ini, rasa terima kasih kepada Pimpinan PLN yang sudah membantu Aceh,&#8221; ucapnya.\n\nDirektur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, akibat bencana longsor dan banjir yang terjadi, total 12 tower SUTT roboh dan menyebabkan gangguan suplai listrik di wilayah Aceh.\n\nSaat ini pihaknya telah menerjunkan sekitar 500 petugas gabungan dari unit PLN seantero Indonesia guna mempercepat pembangunan tower transmisi darurat di Aceh.\n\n&#8220;Sejak hari pertama bencana, PLN sudah menetapkan status siaga penuh dan pagi ini kami melepas tim tanggap darurat ke lokasi-lokasi yang terdampak bencana. Kami juga turun langsung mengecek kesiapan personel dan material yang akan digunakan untuk membangun tower transmisi darurat,&#8221; ucap Darmawan.\n\nDarmawan mengatakan, mobilisasi material PLN dilakukan nonstop. Dengan dukungan Pemerintah Aceh, TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh, seluruh pendistribusian, termasuk personel, material tower, dan bantuan dapat dikirim melalui jalur darat maupun diterbangkan ke lokasi-lokasi terisolasi menggunakan helikopter dan pesawat.\n\n&#8220;Kami kerahkan material set tower dari Jawa dengan pesawat Hercules TNI. Kami datangkan para ahli dan tim gabungan. Semuanya bergerak, kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, tim rescue, TNI dan Polri. Termasuk untuk pendistribusian genset, sembako, lampu darurat dan lainnya,&#8221; terangnya.\n\nDarmawan menegaskan, PLN akan mengoptimalkan segala sumber daya yang dimiliki untuk mempercepat pemulihan kelistrikan di Aceh, sehingga suplai listrik dapat segera kembali stabil untuk masyarakat.\n\n\u201cKami terus bekerja keras agar masyarakat yang terdampak dapat segera beraktivitas dan listrik kembali pulih. Ratusan petugas di lapangan all out 24 jam nonstop untuk menyelesaikan misi kemanusiaan ini,\u201d ungkap Darmawan.\n\nSelain mempercepat pemulihan kelistrikan, PLN juga menyiagakan genset di titik-titik obyek vital, seperti rumah sakit, puskesmas, bandara, dan kantor pemerintahan, agar masyarakat Aceh tetap bisa terlayani.\n\nSelain itu, bantuan berupa lampu darurat juga telah disalurkan ke rumah ibadah dan lokasi pengungsian untuk memastikan aktivitas malam hari tetap berjalan.\n\n&#8220;Kami membangun island operation Nagan Raya dengan beban sampai 100 Megawatt (MW) dan island operation Arun dengan beban 16 MW. Dengan cara ini, sebagian wilayah Aceh terutama fasilitas layanan publik masih bisa mendapat pasokan listrik,&#8221; ucapnya.\n\nPLN memberikan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako untuk masyarakat terdampak yang secara simbolis diserahkan kepada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.\n\nBantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan berlangsung.\n\n\u201cKita upayakan yang terbaik. Semoga perjuangan ini dimudahkan, semua masyarakat dikuatkan, dan bencana ini bisa kita tangani dengan baik. Semuanya segera pulih kembali seperti sedia kala,\u201d tutup Darmawan.\n\n\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153690?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Besar, Infoaceh.net &#8212; Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo memastikan langsung penanganan kelistrikan pascabencana banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Aceh. Bersama Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Iskandar Muda, dan Polda Aceh, dirinya melepas keberangkatan personel tanggap darurat dan material perbaikan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":153691,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-153690","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20251129-WA0351.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153690","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153690"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153690\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153691"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153690"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153690"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153690"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}