{"id":153778,"date":"2025-11-30T09:32:16","date_gmt":"2025-11-30T02:32:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153778"},"modified":"2025-11-30T09:32:16","modified_gmt":"2025-11-30T02:32:16","slug":"korban-meninggal-banjir-di-aceh-bertambah-jadi-75-orang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/30\/korban-meninggal-banjir-di-aceh-bertambah-jadi-75-orang\/","title":{"rendered":"Korban Meninggal Banjir di Aceh Bertambah Jadi 75 Orang"},"content":{"rendered":"<strong>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data terbaru terkait bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).\n\nHingga Sabtu (29\/11\/2025), total korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di Aceh bertambah menjadi 75 orang.\n\nBNPB mencatat, di Aceh saja jumlah korban mencapai 47 orang meninggal, 51 orang hilang, dan 8 orang luka-luka.\n\nSelain itu, 48.887 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke berbagai titik penampungan. BNPB mengingatkan bahwa jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena banyak wilayah yang belum dapat diakses oleh tim gabungan.\n\nRincian Korban di Seluruh Aceh\n\nBerikut data korban bencana di Aceh berdasarkan wilayah:\n\nAceh Tengah: 16 meninggal, 2 hilang\n\nBener Meriah: 12 meninggal, 3 hilang\n\nAceh Tenggara: 7 meninggal, 25 hilang, 5 luka-luka\n\nPidie Jaya: 4 meninggal, 4 hilang\n\nBireuen: 4 meninggal\n\nGayo Lues: 2 meninggal, 4 hilang\n\nSubulussalam: 1 meninggal\n\nKota Lhokseumawe: 1 meninggal, 3 hilang\n\nAceh Tamiang: 3 luka-luka\n\n\nKorban di Aceh Utara Naik Jadi 28 Orang\n\nSementara itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengonfirmasi bahwa jumlah korban meninggal dunia di wilayah tersebut bertambah menjadi 28 orang hingga Sabtu (29\/11\/2025).\n\nPeningkatan ini terjadi setelah aparat gabungan berhasil mencapai sejumlah lokasi banjir di 27 kecamatan.\n\n\u201cDari jumlah itu, lima di antaranya adalah warga Sumatera Utara,\u201d ujar Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayahwa.\n\nAyahwa memimpin langsung proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak seperti Tanah Jambo Aye, Langkahan, Baktiya, Baktiya Barat, dan Seunuddon.\n\nIa menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur tim gabungan yang terus melakukan pencarian korban meski menghadapi medan yang sangat sulit.\n\n\u201cArus air yang deras serta akses menuju beberapa desa yang terputus membuat proses evakuasi memerlukan waktu lebih lama,\u201d katanya.\n\nEvakuasi Masih Terus Berlangsung 24 Jam\n\nBupati menegaskan seluruh tim gabungan\u2014terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan, dan masyarakat\u2014masih bekerja non-stop di lapangan.\n\n\u201cNyaris tidak ada istirahatnya. Semua kami kerahkan, seluruh daya upaya yang kami miliki. Saya pimpin langsung di tengah banjir,\u201d tegasnya.\n\nIa mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat musim hujan diperkirakan masih berlangsung hingga awal Januari 2026.\n\n\u201cSaya berterima kasih kepada semua relawan yang ikut bahu-membahu membantu evakuasi korban banjir,\u201d ujarnya.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153778?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2013 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data terbaru terkait bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Hingga Sabtu (29\/11\/2025), total korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di Aceh bertambah menjadi 75 orang. BNPB mencatat, di Aceh saja jumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":153779,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-153778","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20251129-WA0042-scaled.jpg?fit=2560%2C1135&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153778","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153778"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153778\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153779"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153778"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153778"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153778"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}