{"id":153855,"date":"2025-11-30T21:28:01","date_gmt":"2025-11-30T14:28:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=153855"},"modified":"2025-11-30T21:28:01","modified_gmt":"2025-11-30T14:28:01","slug":"lebih-100-santri-terjebak-banjir-di-aceh-tamiang-selama-5-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/11\/30\/lebih-100-santri-terjebak-banjir-di-aceh-tamiang-selama-5-hari\/","title":{"rendered":"Lebih 100 Santri Terjebak Banjir di Aceh Tamiang Selama 5 Hari"},"content":{"rendered":"<strong>Aceh Tamiang, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Lebih dari 100 santri Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Afdhalul Akbar di Kecamatan Rantau, Desa Alur Manis, Aceh Tamiang, dilaporkan terjebak banjir selama lima hari dan hingga kini belum dapat dievakuasi.\n\nPara santri terisolasi di sebuah bukit yang merupakan bekas area pabrik di kawasan Titi Gelendong, Simpang Opak, setelah akses darat menuju lokasi seluruhnya terputus akibat tingginya debit air.\n\nInformasi dari wali santri menyebutkan bahwa sebagian santri mulai mengalami sakit-sakitan serta kekurangan makanan dan kebutuhan dasar.\n\nUpaya bantuan dari warga sekitar juga terkendala karena tingginya permukaan air dan derasnya arus banjir.\n\nSalah satu perwakilan orang tua santri, Michael Octaviano di Banda Aceh menyampaikan permohonan darurat kepada pemerintah dan aparat terkait agar segera dilakukan evakuasi, termasuk jika memungkinkan melalui jalur udara.\n\n\u201cAnak-anak sudah lima hari terjebak tanpa kepastian evakuasi. Banyak yang sakit dan persediaan makanan sangat terbatas. Jalur darat tidak bisa ditembus. Jika memungkinkan, kami memohon bantuan helikopter untuk mengevakuasi para santri,\u201d ujar Michael Octaviano yang menyampaikan informasi tersebut ke media, Ahad (39\/11\/2025).\n\nPara orang tua berharap pemerintah pusat maupun daerah, termasuk Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertahanan, Kepala BNPB serta Gubernur Aceh dapat memberikan perhatian khusus terhadap kondisi ini mengingat situasi yang semakin kritis dan melibatkan anak-anak santri penghafal Al-Qur&#8217;an.\n\nHingga berita ini diturunkan, orang tua santri dan masyarakat sekitar masih menunggu respon cepat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, TNI, maupun pihak terkait lainnya guna melakukan evakuasi dan penyaluran logistik darurat.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153855?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Tamiang, Infoaceh.net \u2014 Lebih dari 100 santri Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Afdhalul Akbar di Kecamatan Rantau, Desa Alur Manis, Aceh Tamiang, dilaporkan terjebak banjir selama lima hari dan hingga kini belum dapat dievakuasi. Para santri terisolasi di sebuah bukit yang merupakan bekas area pabrik di kawasan Titi Gelendong, Simpang Opak, setelah akses darat menuju lokasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":153856,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-153855","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/11\/IMG-20251127-WA0110.jpg?fit=1301%2C922&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153855","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=153855"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/153855\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/153856"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=153855"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=153855"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=153855"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}