{"id":154355,"date":"2025-12-05T00:15:21","date_gmt":"2025-12-04T17:15:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=154355"},"modified":"2025-12-07T12:20:50","modified_gmt":"2025-12-07T05:20:50","slug":"jembatan-bailey-penghubung-bireuen-tamiang-dibangun-di-awe-geutah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/05\/jembatan-bailey-penghubung-bireuen-tamiang-dibangun-di-awe-geutah\/","title":{"rendered":"Jembatan Bailey Penghubung Bireuen\u2013Tamiang Dibangun di Awe Geutah."},"content":{"rendered":"<strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Pemerintah Aceh terus memacu percepatan penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten\/kota.\n\nSekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun menyebut bencana kali ini sebagai yang terparah sepanjang hidupnya, dengan jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur terus bertambah setiap hari.\n\nHal itu disampaikan Sekda Aceh saat menerima kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Aceh di Posko Komando Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Aceh, Kamis (4\/12\/2025).\n\n\u201cSeumur hidup saya, baru kali ini merasakan bencana banjir sebesar dan seluas ini melanda Aceh,\u201d ujar M. Nasir.\n\nAkses Bireuen\u2013Aceh Utara Terputus, Jembatan Bailey Awe Geutah Dikebut\n\nNasir memaparkan, Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan dampak terluas, di mana hampir seluruh kawasan kota tertutup lumpur. Kerusakan parah juga terjadi di jalur lintas utama yang menghubungkan Aceh bagian timur dan barat.\n\nTiga jembatan di jalur Bireuen\u2013Banda Aceh tergerus banjir dan terputus total. Pemerintah Aceh bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) kini membangun Jembatan Bailey Awe Geutah sebagai jalur alternatif.\n\n\u201cAlhamdulillah, akses jalur lintas sudah tembus. Distribusi logistik akan terus dipacu. Untuk jalur Bireuen\u2013Aceh Utara, kita minta jembatan Bailey Awe Geutah bisa fungsional secepatnya,\u201d kata Nasir.\n\nBanyak Wilayah Masih Terisolir\n\nSelain Aceh Tamiang, kata Nasir, sejumlah titik di Kota Langsa dan Aceh Timur masih sulit diakses. Bantuan logistik terpaksa dialirkan melalui laut, meski sempat terkendala saat pengiriman lewat Kuala Idi.\n\nBBM dan Logistik Dikirim Lewat Udara ke Aceh Tengah, BM, dan Gayo Lues\n\nSituasi serupa terjadi di wilayah tengah Aceh seperti Aceh Tengah, Bener Meriah (BM) dan Gayo Lues yang saat ini terisolir total. Distribusi bantuan dilakukan lewat udara bekerja sama dengan Kodam IM, Polda Aceh, dan BPPD.\n\n\u201cDropping bantuan sudah dilakukan ke seluruh wilayah tersebut, baik lewat udara maupun langsung ke lokasi-lokasi yang terputus aksesnya,\u201d tambahnya.\n\nSementara pengerjaan akses dari Simpang KKA menuju Bener Meriah terus berlangsung. Dari total ruas yang rusak, 42 kilometer telah selesai dikerjakan. Pemerintah Aceh juga meminta Bupati BM mengerahkan alat berat tambahan untuk mempercepat pembukaan jalur.\n\nStarlink Terkendala BBM, Pertamina Suplai 1 Ton per Hari\n\nUntuk mengatasi lumpuhnya komunikasi, sebanyak 48 unit Starlink telah dikirim ke daerah terdampak. Namun operasionalnya terkendala pasokan listrik dan BBM. Pertamina berkomitmen mengirim 1 ton BBM per hari via udara untuk menopang kebutuhan tersebut.\n\nData sementara mencatat lebih 75.000 rumah warga rusak. Dengan kemampuan pembangunan rumah layak huni di Aceh yang hanya 2.000 unit per tahun, proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu hingga 30 tahun jika tanpa bantuan pemerintah pusat.\n\n\u201cIni membutuhkan perhatian nasional. Kita sangat membutuhkan dukungan anggaran dan sumber daya dari pemerintah pusat,\u201d tegas Nasir.\n\nBPK RI: Bencana Aceh Memasuki Tahap Emergency\n\nWakil Ketua BPK RI, Dr. Budi Prijono, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi Aceh.\n\n\u201cIni sudah menjadi emergency. Kita menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam.\n\nBPK RI akan mengerahkan tim inspektorat untuk membantu secara maksimal, serta menyalurkan donasi kemanusiaan dari lebih 9.000 pegawai BPK RI di seluruh Indonesia, yang akan diberikan secara bertahap hingga masa pemulihan berakhir.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154355?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tiga jembatan di jalur Bireuen\u2013Banda Aceh tergerus banjir dan terputus total. Pemerintah Aceh bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) kini membangun Jembatan Bailey Awe Geutah sebagai jalur alternatif.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":154356,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-154355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/IMG-20251202-WA0047-e1765084829147.jpg?fit=600%2C491&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=154355"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154355\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/154356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=154355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=154355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=154355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}