{"id":154431,"date":"2025-12-05T21:08:01","date_gmt":"2025-12-05T14:08:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=154431"},"modified":"2025-12-07T11:59:57","modified_gmt":"2025-12-07T04:59:57","slug":"pemulihan-jaringan-operasional-kantor-bank-aceh-capai-98-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/05\/pemulihan-jaringan-operasional-kantor-bank-aceh-capai-98-persen\/","title":{"rendered":"Pemulihan Jaringan Operasional Kantor Bank Aceh Capai 98 Persen"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Upaya pemulihan jaringan operasional kantor PT Bank Aceh Syariah setelah bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh menunjukkan progres signifikan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hingga saat ini, 98 persen jaringan kantor Bank Aceh telah kembali beroperasi normal.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bank Aceh memiliki 192 jaringan kantor, mulai dari Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu hingga Payment Point, yang tersebar di seluruh kabupaten\/kota di Aceh serta beberapa kota besar seperti Medan dan Jakarta.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Jaringan yang luas tersebut selama ini menjadi tulang punggung layanan keuangan bagi masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Namun, banjir besar dan longsor beberapa pekan terakhir menyebabkan 46 jaringan kantor terdampak dan sempat menghentikan layanan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Kondisi akses yang terputus, kerusakan infrastruktur, serta faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama penutupan sementara sejumlah kantor.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, menegaskan keselamatan karyawan dan nasabah menjadi prioritas utama ketika bencana terjadi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cKetika bencana datang, yang paling penting bagi kami adalah memastikan keselamatan seluruh tim serta memulihkan layanan secepat mungkin. Kami memahami bahwa akses ke layanan keuangan sangat krusial khususnya di masa pemulihan seperti ini,\u201d ujar Fadhil Ilyas dalam keterangannya, Jum&#8217;at (5\/12).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Untuk mempercepat pemulihan, Direksi Bank Aceh membentuk Tim Task Force Percepatan Pemulihan Operasional Kantor yang mulai bekerja sejak Rabu, 27 November 2025.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Tim ini fokus menyisir seluruh kantor yang terdampak banjir, memastikan infrastruktur aman digunakan serta memulihkan layanan inti perbankan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hasilnya, dalam waktu singkat 42 kantor di wilayah Sigli, Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Idi, Takengon, Bener Meriah dan Blangkejeren telah kembali aktif, termasuk seluruh Kantor Cabang Pembantu di bawah koordinasi masing-masing wilayah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cAlhamdulillah, berkat kerja keras tim, sebagian besar jaringan kantor telah beroperasi kembali. Ini kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan layanan seperti penarikan tunai, transfer dana, hingga pencairan bantuan,\u201d kata Fadhil.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Empat Kantor di Aceh Tamiang dalam Proses Pemulihan<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Saat ini, tersisa empat kantor di wilayah Aceh Tamiang yang belum beroperasi penuh. Pemulihan diproyeksikan selesai pada Senin, 8 Desember 2025, sehingga seluruh jaringan kantor Bank Aceh dapat kembali aktif 100 persen.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bank Aceh menyadari setiap kantor yang terdampak memiliki ribuan nasabah yang sangat bergantung pada layanan keuangan harian, termasuk kebutuhan usaha hingga penanganan darurat pascabencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Karena itu, pemulihan infrastruktur dilakukan dengan percepatan maksimal.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cKami tidak hanya bicara soal operasional atau ATM. Ini tentang tanggung jawab sosial dan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang berjuang,\u201d teranb Fadhil.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Layanan ATM dan Mobile Banking Berjalan Normal<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Hingga kini mayoritas operasional Bank Aceh telah pulih sepenuhnya. Hanya wilayah Kualasimpang yang masih membutuhkan penanganan lanjutan. Bank Aceh juga mengimbau nasabah untuk memanfaatkan jaringan ATM yang telah kembali aktif serta layanan mobile banking yang beroperasi penuh 24 jam.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bank Aceh menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, aparat keamanan dan seluruh pihak yang membantu percepatan pemulihan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Bank Aceh menegaskan komitmennya untuk terus berada di garda terdepan dalam memastikan roda ekonomi masyarakat tetap bergerak melalui layanan perbankan yang aman dan optimal.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154431?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cKetika bencana datang, yang paling penting bagi kami adalah memastikan keselamatan seluruh tim serta memulihkan layanan secepat mungkin. Kami memahami bahwa akses ke layanan keuangan sangat krusial khususnya di masa pemulihan seperti ini,\u201d ujar Fadhil Ilyas dalam keterangannya, Jum&#8217;at (5\/12).<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":154432,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-154431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/IMG-20251205-WA0455.jpg?fit=832%2C554&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=154431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154431\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/154432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=154431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=154431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=154431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}