{"id":154598,"date":"2025-12-07T01:37:21","date_gmt":"2025-12-06T18:37:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=154598"},"modified":"2025-12-07T10:43:00","modified_gmt":"2025-12-07T03:43:00","slug":"banjir-sumatera-bukan-lagi-kapasitas-daerah-icmi-aceh-desak-pemerintah-tetapkan-bencana-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/07\/banjir-sumatera-bukan-lagi-kapasitas-daerah-icmi-aceh-desak-pemerintah-tetapkan-bencana-nasional\/","title":{"rendered":"Banjir Sumatera Bukan Lagi Kapasitas Daerah, ICMI Aceh Desak Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Majelis Pengurus Wilayah (MPW) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Aceh mendesak Pemerintah Republik Indonesia segera menetapkan banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebagai Bencana Darurat Nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Seruan ini disampaikan melalui pernyataan sikap resmi bernomor 51-A\/ICMI.01\/MPW\/12\/2025 yang dirilis pada Sabtu, 6 Desember 2025.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI menyebut skala bencana telah melampaui kapasitas penanganan pemerintah daerah, mengingat luas wilayah terdampak, jumlah korban, gangguan akses transportasi, serta meningkatnya kebutuhan logistik dan bantuan kesehatan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Kondisi tersebut dinilai memenuhi kriteria Bencana Tingkat Nasional, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Ketua MPW ICMI Aceh, Dr Taqwaddin Hudin, mengatakan, banjir yang terjadi bukan lagi bencana lokal biasa, melainkan kondisi luar biasa yang membutuhkan mobilisasi sumber daya nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cKerusakan meluas, korban terus bertambah, dan beban logistik sangat besar. Situasi ini sudah jauh melampaui kapasitas pemerintah daerah. Penetapan Bencana Darurat Nasional adalah kebutuhan mendesak,\u201d ujar Taqwaddin dalam pernyataannya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Enam Desakan Utama ICMI<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI Aceh menyampaikan enam poin sikap yang ditujukan kepada pemerintah pusat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">1. Mendesak Pemerintah Menetapkan Status Bencana Darurat Nasional<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Status ini dianggap penting agar pengerahan BNPB, TNI\u2013Polri, kementerian terkait, serta dukungan anggaran darurat dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan berskala besar.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">2. Meminta Pembentukan Satgas Nasional Penanganan Banjir Sumatera<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Satgas harus terdiri dari pakar hidrologi, kehutanan, kesehatan masyarakat, logistik, manajemen bencana, serta perlindungan kelompok rentan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">3. Mendorong Percepatan Bantuan Kemanusiaan dan Kesehatan<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI menilai percepatan distribusi pangan, air bersih, obat-obatan, sanitasi darurat, layanan kesehatan, serta pemulihan psikososial sangat diperlukan untuk mencegah krisis lanjutan, terutama bagi anak-anak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">4. Menegaskan bahwa Banjir Merupakan Bencana Ekologis Struktural<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Kerusakan DAS, perubahan tata guna lahan, dan aktivitas industri ekstraktif di daerah hulu disebut sebagai faktor yang memperparah banjir. ICMI meminta pemerintah melakukan audit DAS, peninjauan izin tambang dan perkebunan, serta moratorium izin baru di kawasan kritis.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">5. Mendesak Penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nasional (R3P)<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">R3P mencakup pemulihan ekologi, pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, relokasi kawasan rawan, dan penguatan desa sebagai basis mitigasi bencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">6. Menyatakan Kesiapan ICMI Membantu Pemerintah<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI siap membentuk ICMI Disaster &amp; Sustainability Taskforce untuk memberikan riset, kajian ilmiah, dan rekomendasi kebijakan berbasis sains.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Keterlambatan Berisiko Memperburuk Situasi<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Sekretaris MPW ICMI Aceh, Prof Dr dr Rajuddin SpOG Subsp.FER mengingatkan lambatnya penetapan status darurat nasional dapat berdampak serius pada kecepatan penanganan bencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cSetiap penundaan berarti memperbesar risiko bagi warga terdampak. Kita tidak boleh menunggu situasi lebih buruk untuk bertindak,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">Ia juga menegaskan bahwa banjir yang terjadi merupakan akumulasi persoalan ekologis yang membutuhkan kebijakan jangka panjang, bukan sekadar respons darurat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI Ajak Semua Pihak Perkuat Solidaritas Nasional<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">ICMI mengajak seluruh lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan relawan untuk bahu-membahu mendukung penanganan banjir di Sumatera. Menurut ICMI, kolaborasi nasional harus menjadi prioritas mengingat skala kerusakan yang luar biasa.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;\">\u201cPenetapan status darurat nasional adalah langkah pertama dan paling penting untuk menyelamatkan nyawa, mempercepat pemulihan, dan memulai proses rekonstruksi pascabencana,\u201d tutup pernyataan sikap ICMI Aceh.<\/span>\n\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154598?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketua MPW ICMI Aceh, Dr Taqwaddin Hudin, mengatakan, banjir yang terjadi bukan lagi bencana lokal biasa, melainkan kondisi luar biasa yang membutuhkan mobilisasi sumber daya nasional.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":154599,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-154598","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/20251207_013115-e1765078956550.jpg?fit=1004%2C453&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154598","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=154598"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154598\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/154599"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=154598"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=154598"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=154598"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}