{"id":154780,"date":"2025-12-09T01:48:13","date_gmt":"2025-12-08T18:48:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=154780"},"modified":"2025-12-09T01:48:13","modified_gmt":"2025-12-08T18:48:13","slug":"pemko-banda-aceh-gelar-pangan-murah-tekan-harga-saat-bencana-telur-satu-papan-rp56-ribu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/09\/pemko-banda-aceh-gelar-pangan-murah-tekan-harga-saat-bencana-telur-satu-papan-rp56-ribu\/","title":{"rendered":"Pemko Banda Aceh Gelar Pangan Murah Tekan Harga Saat Bencana, Telur Satu Papan Rp56 Ribu"},"content":{"rendered":"<strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pascabencana banjir yang melanda Aceh beberapa hari lalu.\n\nKegiatan tersebut berlangsung di halaman Eks Puskesmas (Pustu) Gampong Mibo, Kecamatan Banda Raya, Senin (8\/12\/2025).\n\nWali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, mengatakan pada gelaran kali ini sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.\n\nBeberapa di antaranya beras premium: Rp62.000 per karung, minyak goreng kemasan 2 liter Rp56.000, gula pasir 2 kg Rp30.000, telur satu papan Rp56.000.\n\nIlliza menjelaskan Gerakan Pangan Murah tidak hanya berfokus pada penyediaan bahan pokok, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya UMKM pangan yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.\n\n\u201cKeikutsertaan UMKM pangan menunjukkan komitmen pemerintah kota tidak hanya pada stabilisasi harga, tetapi juga penguatan ekonomi kerakyatan,\u201d ujar Illiza.\n\nSediakan 2.300 Paket Selama Dua Hari\n\nDalam rangkaian operasi pasar murah ini, Pemko Banda Aceh menyediakan 2.300 paket sembako yang digelar selama dua hari di dua lokasi berbeda, yakni di halaman Kantor Keuchik Mibo dan di Politeknik Aceh pada Selasa (9\/12).\n\nKhusus di Mibo, Pemko menyiapkan 1.150 paket bahan pokok yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula, dan telur. Harga tiap paket telah disubsidi, sehingga dapat dijual kepada masyarakat seharga Rp180 ribu.\n\nCamat Banda Raya, TM Syukri Wardhana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program tersebut, mengingat kebutuhan pokok masyarakat masih belum stabil sepenuhnya pada masa pemulihan pascabanjir.\n\n\u201cProgram ini sangat tepat di tengah kondisi harga bahan pokok yang masih berfluktuasi. Kehadiran pasar murah sangat membantu warga,\u201d ujarnya.\n\nPada saat peninjauan, Wali Kota Illiza turut melayani masyarakat yang memadati lokasi pasar murah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.\n\n\u201cTujuan kita semata-mata mengurangi beban masyarakat sekaligus mengintervensi harga pangan agar tidak mengalami lonjakan,\u201d pungkas Illiza.\n\nTurut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BI Perwakilan Aceh Agus Chusaini, Sekda Kota Jalaluddin, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Kelautan Kota Iskandar, perwakilan BPS, Perum Bulog, serta sejumlah pejabat lainnya.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154780?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok pascabencana banjir yang melanda Aceh beberapa hari lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Eks Puskesmas (Pustu) Gampong Mibo, Kecamatan Banda Raya, Senin (8\/12\/2025). Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa\u2019aduddin Djamal, mengatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":154781,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-154780","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/WhatsApp-Image-2025-12-08-at-155526-1-e1765188227421.jpeg?fit=1000%2C593&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=154780"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/154780\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/154781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=154780"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=154780"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=154780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}