{"id":155109,"date":"2025-12-13T08:38:34","date_gmt":"2025-12-13T01:38:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=155109"},"modified":"2025-12-13T08:38:34","modified_gmt":"2025-12-13T01:38:34","slug":"13-jembatan-putus-di-aceh-kementerian-pu-kebut-pemulihan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/13\/13-jembatan-putus-di-aceh-kementerian-pu-kebut-pemulihan\/","title":{"rendered":"13 Jembatan Putus di Aceh, Kementerian PU Kebut Pemulihan"},"content":{"rendered":"<strong>ACEH TAMIANG, Infoaceh.net<\/strong>\u00a0\u2014 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur darat di Provinsi Aceh pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten.\n\n<p>Fokus utama penanganan diarahkan pada pembukaan kembali Jalur Lintas Tengah Aceh yang terdampak paling parah dan menjadi urat nadi konektivitas wilayah pegunungan.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Kementerian PU, sebanyak\u00a013 jembatan di sepanjang Jalur Lintas Tengah dilaporkan putus, menyebabkan terhambatnya mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta penyaluran bantuan kemanusiaan ke daerah terdampak bencana.<\/p>\n<p>Menteri Pekerjaan Umum\u00a0Dody Hanggodo\u00a0menegaskan pemulihan akses darat menjadi prioritas nasional atas arahan langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.<\/p>\n<p>\u201cAtas arahan Bapak Presiden, seluruh sumber daya Kementerian PU bergerak maksimal untuk memastikan akses darat dapat segera pulih. Kami terus bekerja karena ini menyangkut mobilitas warga, distribusi bantuan, dan aktivitas pemulihan di lapangan,\u201d ujar Dody saat mendampingi Presiden Prabowo meninjau pengungsi di Aceh Tamiang, Jum&#8217;at (12\/12\/2025).<\/p>\n<p>Mengutip laporan resmi Kementerian PU per\u00a012 Desember 2025, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh masih menangani sejumlah titik kerusakan berat, di antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Jembatan Krueng Tingkeum<\/strong><br \/>\n<em>(Lintas Bireuen\u2013Aceh Utara)<\/em><br \/>\nJembatan Bailey dilaporkan terdorong sejauh 15 meter akibat derasnya arus banjir.<\/p>\n<ul>\n<li>Target fungsional sementara:\u00a0<strong>14 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<li>Target penyelesaian penuh:\u00a0<strong>20 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Jembatan Teupin Mane<\/strong><br \/>\n<em>(Bireuen\u2013Bener Meriah \/ akses menuju Lintas Tengah)<\/em><br \/>\nProses erection Bailey dimulai sejak 10 Desember 2025.<\/p>\n<ul>\n<li>Target fungsional:\u00a0<strong>15 Desember 2025<\/strong><br \/>\nJembatan ini menjadi pintu utama menuju rangkaian\u00a0<strong>13 jembatan putus di Lintas Tengah<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Koridor Bireuen\u2013Aceh Tengah<\/strong><br \/>\nTercatat\u00a0<strong>enam jembatan putus<\/strong>.<\/p>\n<ul>\n<li>Target pemulihan penuh:\u00a0<strong>30 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Blangkejeren\u2013Aceh Tenggara (Ise-Ise dan Ponomon)<\/strong><br \/>\nPenanganan badan jalan amblas melalui penimbunan.<\/p>\n<ul>\n<li>Target selesai:\u00a0<strong>28 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Akses menuju Kutacane<\/strong><br \/>\nPemasangan jembatan Bailey dan penimbunan oprit.<\/p>\n<ul>\n<li>Target fungsional:\u00a0<strong>30 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Wilayah Pegunungan Geumpang\u2013Pameue\u2013Takengon<\/strong><br \/>\nPengangkutan material jembatan Bailey, perbaikan oprit, serta pembersihan longsor masih berlangsung intensif hingga akhir Desember 2025.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Selain Lintas Tengah, Kementerian PU juga melaporkan perkembangan signifikan di sejumlah jalur strategis lainnya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Banda Aceh\u2013Meureudu<\/strong>: Sudah terhubung<\/li>\n<li><strong>Meureudu\u2013Pidie Jaya\u2013Bireuen<\/strong>: Fungsional sejak 12 Desember 2025<\/li>\n<li><strong>Lhokseumawe\u2013Langsa<\/strong>: Sudah bisa dilalui<\/li>\n<li><strong>Langsa\u2013Kuala Simpang<\/strong>: Dibuka sejak 9 Desember 2025<\/li>\n<li><strong>Kuala Simpang\u2013perbatasan Sumatera Utara<\/strong>: Sudah fungsional<\/li>\n<li><strong>Genting Gerbang\u2013Celala\u2013Aceh Tengah<\/strong>:\n<ul>\n<li>Roda dua: sudah dapat melintas<\/li>\n<li>Roda empat: ditargetkan\u00a0<strong>17 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Simpang Uning\u2013Uwaq\u2013Blangkejeren<\/strong>:\n<ul>\n<li>Roda empat ditargetkan\u00a0<strong>15 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Dua jembatan putus di Lintas Timur<\/strong>:\n<ul>\n<li>Ditargetkan selesai\u00a0<strong>14 Desember 2025<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><strong>Lintas Barat<\/strong>:\n<ul>\n<li>Seluruh jalur sudah fungsional, tersisa pembersihan material banjir<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Menteri Dody menegaskan seluruh unit teknis Kementerian PU bekerja tanpa jeda untuk mengejar target pemulihan sebelum akhir tahun.<\/p>\n<p>\u201cJalan dan jembatan adalah urat nadi pergerakan masyarakat dan logistik. Kami akan memastikan seluruh jalur utama di Aceh kembali fungsional secepat mungkin,\u201d tutupnya.<\/p>\n\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155109?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ACEH TAMIANG, Infoaceh.net\u00a0\u2014 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur darat di Provinsi Aceh pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah kabupaten. Fokus utama penanganan diarahkan pada pembukaan kembali Jalur Lintas Tengah Aceh yang terdampak paling parah dan menjadi urat nadi konektivitas wilayah pegunungan. Berdasarkan data Kementerian PU, sebanyak\u00a013 jembatan di sepanjang Jalur Lintas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":155110,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-155109","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/72u6mo68b6k4pk2.jpeg?fit=900%2C615&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155109","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=155109"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155109\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/155110"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=155109"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=155109"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=155109"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}