{"id":155153,"date":"2025-12-14T00:22:56","date_gmt":"2025-12-13T17:22:56","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=155153"},"modified":"2025-12-14T00:22:56","modified_gmt":"2025-12-13T17:22:56","slug":"ukw-pwi-aceh-di-lhokseumawe-berakhir-18-wartawan-dinyatakan-kompeten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/14\/ukw-pwi-aceh-di-lhokseumawe-berakhir-18-wartawan-dinyatakan-kompeten\/","title":{"rendered":"UKW PWI Aceh di Lhokseumawe Berakhir, 18 Wartawan Dinyatakan Kompeten"},"content":{"rendered":"<strong>LHOKSEUMAWE, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) XX yang digelar PWI Aceh melalui PWI Lhokseumawe di Hotel Grand Sydney Lhokseumawe resmi berakhir, Sabtu (13\/12).\n\nPerwakilan penguji, Tarmilin Usman, saat membacakan pengumuman kelulusan menyampaikan, UKW XX diikuti oleh 24 peserta. Namun, empat peserta tercatat tidak hadir.\n\n\u201cDari 20 peserta yang mengikuti UKW, sebanyak 18 peserta dinyatakan berkompeten dan dua peserta belum kompeten,\u201d ujar Tarmilin.\n\nIa berpesan kepada peserta yang dinyatakan berkompeten agar tidak larut dalam kebanggaan diri, melainkan terus menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan profesi jurnalistik.\n\n\u201cJangan sombong dan jangan berbangga diri berlebihan. Profesionalisme wartawan harus terus dijaga,\u201d katanya.\n\nSementara bagi peserta yang belum kompeten, Tarmilin meminta agar tidak berkecil hati dan tetap semangat mengasah kemampuan. \u201cMasih banyak kesempatan UKW berikutnya,\u201d tambahnya.\n\nKoordinator penguji UKW XX PWI Aceh\u2013PWI Lhokseumawe, Muhammad Syahril, saat menutup kegiatan secara resmi menegaskan standar uji kompetensi tetap dijalankan secara penuh, meski kegiatan berlangsung dalam kondisi yang belum sepenuhnya normal akibat bencana.\n\n\u201cStandar tidak diturunkan. Semua SOP tetap dijalankan sebagaimana mestinya, hanya ada bonus empati,\u201d ujar Syahril.\n\nNamun demikian, ia mengakui adanya sedikit kendala teknis dalam pelaksanaan UKW kali ini, khususnya pada mata uji jejaring.\n\n\u201cKondisi jaringan komunikasi yang banyak terputus membuat kami bersepakat menyesuaikan teknis. Jika biasanya peserta diwajibkan menghubungi tiga narasumber, kali ini cukup dua narasumber,\u201d jelasnya.\n\nSementara itu, perwakilan peserta, Abdurahman, dalam penyampaian pesan dan kesan mengatakan bahwa mengikuti UKW merupakan sebuah kewajiban bagi wartawan.\n\nKarena itu, ia tetap berupaya hadir meski harus menempuh perjalanan sulit.\n\n\u201cSaya rela menerobos jalan berlumpur dari Aceh Tengah menuju Lhokseumawe demi mengikuti UKW,\u201d ungkapnya.\n\nIa berharap UKW dapat terus dilaksanakan sebagai upaya menjaga kualitas dan profesionalitas wartawan di Aceh.\n\nDalam pelaksanaan UKW tersebut, panitia juga mengadakan lomba penulisan berita tentang kisah inspiratif dua peserta UKW yang menempuh perjalanan berlumpur dan berjalan kaki dari Bener Meriah- Aceh Tengah menuju lokasi UKW.\n\nLomba dadakan itu diikuti lima peserta dan panitia mengapresiasi semua karya yang dikirim ke panitia.\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155153?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>LHOKSEUMAWE, Infoaceh.net \u2013 Kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) XX yang digelar PWI Aceh melalui PWI Lhokseumawe di Hotel Grand Sydney Lhokseumawe resmi berakhir, Sabtu (13\/12). Perwakilan penguji, Tarmilin Usman, saat membacakan pengumuman kelulusan menyampaikan, UKW XX diikuti oleh 24 peserta. Namun, empat peserta tercatat tidak hadir. \u201cDari 20 peserta yang mengikuti UKW, sebanyak 18 peserta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":155154,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-155153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/IMG-20251213-WA0289.jpg?fit=642%2C419&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=155153"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155153\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/155154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=155153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=155153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=155153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}