{"id":155164,"date":"2025-12-14T02:20:37","date_gmt":"2025-12-13T19:20:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=155164"},"modified":"2025-12-14T02:36:33","modified_gmt":"2025-12-13T19:36:33","slug":"tanpa-status-bencana-nasional-negara-menambah-derita-korban-banjir-di-aceh-sumatera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/14\/tanpa-status-bencana-nasional-negara-menambah-derita-korban-banjir-di-aceh-sumatera\/","title":{"rendered":"Tanpa Status Bencana Nasional, Negara Menambah Derita Korban Banjir di Aceh-Sumatera"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Bencana besar banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir, hingga kini belum juga ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh pemerintah pusat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Padahal, dampak yang ditimbulkan telah meluas, memakan korban jiwa lebih seribu Orang meninggal dunia, melumpuhkan infrastruktur, serta membuat ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Di berbagai daerah terdampak, kondisi pengungsi masih jauh dari kata layak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Hingga hari ini, sejumlah korban bencana dilaporkan masih mengalami kesulitan mendapatkan bahan makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta obat-obatan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Bahkan, tidak sedikit warga yang mengaku belum tersentuh bantuan sama sekali, terutama mereka yang berada di wilayah terpencil dan terisolasi akibat rusaknya akses jalan dan jembatan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Situasi ini memunculkan kegelisahan dan kemarahan publik. Sejumlah warga sipil, relawan, dan pegiat kemanusiaan menilai penanganan bencana berjalan lamban dan tidak sebanding dengan skala kerusakan yang terjadi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Kekecewaan semakin menguat ketika pemerintah dinilai menolak atau membatasi bantuan asing dari luar negeri, baik dari komunitas internasional maupun lembaga kemanusiaan asing, dengan alasan negara masih mampu mengatasi bencana secara mandiri.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cDi satu sisi pemerintah dengan mudah menyatakan \u2018negara mampu mengatasi\u2019, seolah semua terkendali. Namun di sisi lain, ketika berhadapan langsung dengan rakyat yang menjadi korban, yang terdengar justru permintaan Presiden agar masyarakat bersabar, dengan alasan keterbatasan kemampuan negara,\u201d ujar seorang warga Banda Aceh yang aktif dalam penggalangan bantuan, Sabtu (13\/12).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pernyataan Presiden Prabowo Subianto di Bener Meriah yang menyebut pemerintah \u201ctidak memiliki tongkat Nabi Musa\u201d untuk menyelesaikan persoalan secara instan juga menuai kritik tajam.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Bagi para korban dan relawan, pernyataan tersebut dinilai tidak empatik, melukai perasaan masyarakat yang sedang berjuang bertahan hidup di tengah keterbatasan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cKorban bencana tidak menuntut keajaiban. Mereka hanya ingin makan, minum, obat, dan tempat berlindung yang layak. Ini soal kemanusiaan, bukan soal harga diri atau gengsi negara,\u201d kata seorang relawan kemanusiaan di Aceh Utara.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Sejumlah elemen masyarakat sipil menilai bahwa mempertahankan \u201charga diri\u201d dengan menolak bantuan luar, sementara di lapangan masih ada warga yang kelaparan dan sakit tanpa penanganan memadai, justru berpotensi memperpanjang penderitaan rakyat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Kritik keras pun bermunculan di media sosial dan ruang publik, menuntut pemerintah agar lebih terbuka, rendah hati, dan mengutamakan keselamatan warga.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Sebagai bentuk kepedulian dan tekanan moral kepada penguasa, warga sipil dari berbagai daerah mulai menggalang dukungan melalui kampanye digital dan aksi solidaritas.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Salah satunya melalui penyebaran flyer bertagar #SaveSumatera dan #TetapkanBencanaNasional, yang menyerukan agar pemerintah segera menetapkan status Bencana Nasional untuk Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.<\/span><\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Seorang warga sipil yang turut menginisiasi gerakan tersebut menegaskan bahwa upaya ini murni dilandasi niat kemanusiaan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cSaya bukan siapa-siapa, hanya warga biasa. Saya hanya mengajak saudara-saudara yang masih punya kepedulian untuk bersuara. Jika penetapan Bencana Nasional dilakukan, maka bantuan, anggaran, dan sumber daya akan jauh lebih besar dan cepat,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ia berharap, tekanan publik dan suara hati nurani masyarakat dapat \u201cmelunakkan hati para penguasa\u201d di negeri ini, agar kepentingan korban benar-benar menjadi prioritas utama, bukan sekadar narasi politik dan pencitraan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Dalam seruannya, warga tersebut juga mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad SAW sebagai pengingat moral bagi semua pihak: \u201cBarangsiapa di antara kalian melihat kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Jika tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika tidak mampu juga, maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman.\u201d (HR. Muslim).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Bagi para korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, penetapan status Bencana Nasional bukan sekadar istilah administratif.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ia dipandang sebagai pintu masuk untuk penanganan yang lebih serius, terkoordinasi, dan berkeadilan\u2014demi menyelamatkan nyawa dan masa depan ribuan rakyat yang kini menggantungkan harapan pada kepedulian negara.<\/span>\n\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155164?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Bencana besar banjir bandang dan longsor yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa waktu terakhir, hingga kini belum juga ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh pemerintah pusat. Padahal, dampak yang ditimbulkan telah meluas, memakan korban jiwa lebih seribu Orang meninggal dunia, melumpuhkan infrastruktur, serta membuat ratusan ribu warga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":155167,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-155164","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/IMG-20251213-WA0291-1.jpg?fit=1638%2C1123&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=155164"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155164\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/155167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=155164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=155164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=155164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}