{"id":155300,"date":"2025-12-16T03:18:19","date_gmt":"2025-12-15T20:18:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=155300"},"modified":"2025-12-16T11:44:32","modified_gmt":"2025-12-16T04:44:32","slug":"tolak-permintaan-ulama-aceh-prabowo-enggan-tetapkan-bencana-nasional-ini-3-dari-38-provinsi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/16\/tolak-permintaan-ulama-aceh-prabowo-enggan-tetapkan-bencana-nasional-ini-3-dari-38-provinsi\/","title":{"rendered":"Tolak Permintaan Ulama Aceh, Prabowo Enggan Tetapkan Bencana Nasional: Ini 3 dari 38 Provinsi"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\"><strong>JAKARTA, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Presiden RI Prabowo Subianto menolak desakan penetapan status Darurat Bencana Nasional atas banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pernyataan itu disampaikannya secara terbuka dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15\/12\/2025).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Prabowo merespons aspirasi sejumlah pihak\u2014termasuk ulama Aceh\u2014yang meminta pemerintah pusat menetapkan bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebagai bencana nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cAda yang teriak-teriak ingin ini dinyatakan bencana nasional. Kita sudah kerahkan, ini tiga provinsi dari 38 provinsi. Jadi, situasi terkendali. Saya monitor terus, ya,\u201d kata Prabowo.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Menurut Presiden, skala bencana yang saat ini terjadi belum memenuhi kriteria untuk penetapan status darurat nasional, meskipun pemerintah pusat terus melakukan pemantauan dan pengerahan sumber daya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Meski menolak penetapan bencana nasional, Prabowo memastikan pemerintah akan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ia juga meminta agar pembangunan hunian bagi korban bencana segera direalisasikan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cBahkan mungkin saya dapat laporan dari Menteri Perumahan, ya, mungkin mulai hari Minggu ini kita sudah mulai membangun 2.000 rumah. Kemungkinan rumah ini bisa langsung jadi rumah tetap,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Pada kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan dan masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cRelawan, warga masyarakat bahu-membahu membantu proses evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemulihan akses di sana. Kita semua satu tim. Dan saya terima kasih,\u201d lanjutnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Sebelumnya, Muzakarah Ulama Aceh 2025 yang digelar pada Ahad (14\/12\/2025) di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, secara resmi merekomendasikan agar Presiden Prabowo Subianto menetapkan bencana hidrometeorologi banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai Darurat Bencana Nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali\u2014yang akrab disapa Abu Sibreh\u2014menyampaikan bahwa penetapan status tersebut dinilai penting untuk mempercepat penanganan korban, pemulihan infrastruktur, serta membuka akses bantuan kemanusiaan internasional secara terkoordinasi dan akuntabel.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">\u201cMuzakarah Ulama Aceh menghasilkan sejumlah rekomendasi penting terkait penanganan bencana, yakni penetapan bencana nasional dan penguatan peran masjid sebagai pemersatu umat,\u201d kata Faisal Ali saat membacakan rekomendasi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ia menjelaskan, kegiatan muzakarah juga dirangkai dengan samadiah dan doa bersama untuk para korban banjir dan tanah longsor yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Baiturrahman.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Selain mendesak pemerintah pusat, para ulama juga meminta Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bersama para bupati dan wali kota se-Aceh agar menyusun peta jalan pembangunan Aceh pascabencana yang terintegrasi.\u00a0<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Peta jalan tersebut diharapkan berorientasi pada mitigasi bencana, pemulihan lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, serta perlindungan lembaga pendidikan dan rumah ibadah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Ulama Aceh juga merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan revisi anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan penanganan banjir dan longsor, serta meminta pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran dan langkah strategis jangka pendek maupun jangka panjang secara objektif dan proporsional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Dalam rekomendasi lainnya, para ulama menekankan pentingnya transparansi dan amanah dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan, serta penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan yang dinilai berkontribusi terhadap terjadinya bencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 12pt;\">Hingga kini, perbedaan pandangan antara pemerintah pusat dan tokoh-tokoh Aceh terkait status bencana nasional masih terus menjadi sorotan publik, di tengah kondisi warga terdampak yang belum sepenuhnya pulih.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155300?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ulama Aceh juga merekomendasikan agar pemerintah daerah melakukan revisi anggaran untuk menyesuaikan kebutuhan penanganan banjir dan longsor, serta meminta pemerintah pusat memberikan dukungan anggaran dan langkah strategis jangka pendek maupun jangka panjang secara objektif dan proporsional.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":155301,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[55858,55859,55857,55856,55861,55860,55853,55855,55854,3146,3338],"class_list":["post-155300","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-desak-bencana-nasional-ulama-aceh","tag-mpu-aceh-tgk-h-faisal-ali-abu-sibreh","tag-muzakarah-ulama-aceh-2025","tag-pembangunan-2000-rumah-korban-bencana","tag-penegakan-hukum-perusak-lingkungan","tag-peta-jalan-pembangunan-aceh-pascabencana","tag-presiden-prabowo-tolak-bencana-nasional","tag-satgas-rehabilitasi-rekonstruksi-sumatera","tag-sidang-kabinet-paripurna-bencana","tag-utama","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/presiden-prabowo-pimpin-sidang-kabinet-di-istana-negara-jakarta-senin-15122025-1765791609599_169.jpeg?fit=650%2C366&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155300","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=155300"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155300\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/155301"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=155300"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=155300"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=155300"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}