{"id":155759,"date":"2025-12-22T15:06:45","date_gmt":"2025-12-22T08:06:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=155759"},"modified":"2025-12-22T15:06:45","modified_gmt":"2025-12-22T08:06:45","slug":"akun-tiktok-hina-aceh-saat-bencana-dilaporkan-ke-mabes-polri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/22\/akun-tiktok-hina-aceh-saat-bencana-dilaporkan-ke-mabes-polri\/","title":{"rendered":"Akun TikTok Hina Aceh Saat Bencana Dilaporkan ke Mabes Polri"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\"><strong>Jakarta, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Ketua Umum Persaudaraan Aceh Seranto (PAS), Akhyar Kamil, resmi melaporkan pemilik akun TikTok @widia.dagelan.pol0 ke Bareskrim Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin (22\/12\/2025).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan terhadap Aceh yang dinilai melukai marwah dan kehormatan masyarakat Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Langkah hukum ini, menurut Akhyar, merupakan bentuk pembelaan terhadap martabat Aceh sekaligus tanggung jawab moral PAS kepada masyarakat Aceh di seluruh Indonesia.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">\u201cIni bukan soal pribadi atau sensasi. Ini soal marwah, kehormatan, dan harga diri Aceh yang tidak boleh direndahkan di ruang publik,\u201d tegas Akhyar Kamil.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Dalam pelaporan tersebut, Akhyar Kamil didampingi oleh 16 pengacara yang tergabung dalam Tim Advokasi Persaudaraan Aceh Seranto.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Pendampingan hukum ini didasarkan pada surat kuasa khusus yang memberikan kewenangan penuh kepada tim advokat untuk melakukan seluruh proses hukum, mulai dari pembuatan laporan hingga pendampingan pada tahapan pemeriksaan selanjutnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Akhyar menegaskan, Aceh memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar bagi Republik Indonesia. Karena itu, setiap bentuk narasi, ujaran, maupun konten yang bernuansa penghinaan terhadap Aceh harus disikapi secara serius melalui jalur hukum.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">\u201cIni penting agar menjadi pembelajaran bersama, sekaligus mencegah peristiwa serupa terulang di masa mendatang,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">PAS berharap proses hukum terhadap laporan tersebut dapat berjalan secara objektif, adil, dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Selain itu, Akhyar juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk saling menghormati keberagaman daerah, budaya, dan sejarah sebagai fondasi persatuan nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">\u201cKita hidup dalam keberagaman. Etika, adab, dan nilai kebhinekaan harus dijaga dalam setiap ruang komunikasi publik,\u201d katanya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Pengacara senior J. Kamal Farza, SH MH yang turut mendampingi pelaporan, menegaskan hukum nasional maupun internasional sangat menjunjung tinggi perlindungan martabat manusia dan etnis.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">\u201cTidak boleh ada satu etnis yang merendahkan etnis lainnya. Perlindungan terhadap kelompok etnis dijamin dalam hukum Indonesia dan hukum internasional,\u201d tegas Kamal.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Ia bahkan menegaskan secara khusus terkait Aceh. \u201cApalagi Aceh, jangan coba-coba,\u201d ujarnya, sembari mengutip pepatah Aceh, \u2018Ureung Aceh meutaloe wareh, gaseh meugaseh bila meubila\u2019.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Anggota tim advokasi lainnya, M. Basyir Ahmad SH MH menyayangkan munculnya dugaan konten bernuansa kebencian di saat masyarakat Aceh tengah menghadapi musibah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">\u201cDi saat warga Aceh sedang berduka dan tertimpa bencana, seharusnya muncul empati, bukan ujaran kebencian. Biarlah hukum yang menertibkan orang-orang seperti itu,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: georgia, palatino, serif; font-size: 10pt;\">Menurutnya, proses hukum ini harus menjadi peringatan bagi siapa pun agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak menebar kebencian.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155759?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net \u2014 Ketua Umum Persaudaraan Aceh Seranto (PAS), Akhyar Kamil, resmi melaporkan pemilik akun TikTok @widia.dagelan.pol0 ke Bareskrim Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Senin (22\/12\/2025). Laporan tersebut terkait dugaan penghinaan terhadap Aceh yang dinilai melukai marwah dan kehormatan masyarakat Aceh. Langkah hukum ini, menurut Akhyar, merupakan bentuk pembelaan terhadap martabat Aceh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":155760,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-155759","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/20251222_145325.jpg?fit=1252%2C762&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155759","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=155759"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/155759\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/155760"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=155759"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=155759"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=155759"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}