{"id":156154,"date":"2025-12-29T08:39:59","date_gmt":"2025-12-29T01:39:59","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=156154"},"modified":"2025-12-29T08:39:59","modified_gmt":"2025-12-29T01:39:59","slug":"aceh-lumpuh-terkubur-lumpur-negara-wajib-turun-penuh-bukan-hanya-retorika-dan-kunjungan-semata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/29\/aceh-lumpuh-terkubur-lumpur-negara-wajib-turun-penuh-bukan-hanya-retorika-dan-kunjungan-semata\/","title":{"rendered":"Aceh Lumpuh Terkubur Lumpur: Negara Wajib Turun Penuh, Bukan Hanya Retorika dan Kunjungan Semata"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Hingga satu bulan lebih pascabencana banjir bandang dan longsor, Aceh masih terluka dan lumpuh terkubur lumpur.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sehingga karenanya negara wajib turun penuh dengan kebijakan, pengerahan alat berat besar-besaran dan keberpihakan yang myata kepada rakyat, bukan hanya sebatas retorika dan kunjungan semata.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Demikian ditegaskan Drs. M. Isa Alima, Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik Aceh, menyikapi kondisi Aceh yang masih lumpuh akibat banjir bandang dan longsor.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurut Alima, kondisi ini bukan sekadar dampak bencana alam, melainkan krisis kemanusiaan dan ekologis yang menuntut kehadiran negara secara penuh, nyata dan berkelanjutan.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Fasilitas Publik Rusak Parah, Aktivitas Rakyat Lumpuh<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Alima menggambarkan kerusakan yang terjadi hampir di seluruh sektor, mulai dari infrastruktur hingga ekonomi rakyat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Rakyat tidak mungkin membersihkan ini sendiri. Lumpur dan kayu besar menutup segalanya. Tanpa alat berat dan penanganan terpadu, pemulihan hanya akan menjadi wacana,&#8221; ujar mantan Anggota DPRK Pidie ini, Senin(29\/12).<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Desakan Blueprint Rehab\u2013Rekonstruksi yang Komprehensif<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Alima mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat segera menyusun dan menjalankan Blueprint Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab\u2013Rekon) pascabencana sebagai peta jalan pemulihan Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Blueprint tersebut harus memuat pembersihan kawasan terdampak, pemulihan fasilitas publik, percepatan rehabilitasi hunian rakyat, pemulihan ekonomi, serta pemulihan dan perlindungan ekosistem.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Alima mengingatkan, bencana ini tidak bisa dilepaskan dari kerusakan lingkungan yang masif akibat penyalahgunaan kawasan hutan lindung, perampasan hutan adat, pembalakan liar, alih fungsi habitat satwa liar, serta pertambangan liar. &#8220;Ini bukan semata bencana alam. Ini dosa ekologi,&#8221; tegasnya.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Negara Sedang Diuji: Tindakan Nyata, Bukan Retorika dan Kunjungan Semata<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Alima menutup dengan penegasan bahwa rakyat Aceh dan rakyat Indonesia akan terus bersuara.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Di atas lumpur dan puing-puing ini, negara sedang diuji oleh luka rakyat dan dosa ekologi. Sejarah akan mencatat siapa yang benar-benar hadir, dan siapa yang memilih diam,&#8221; pungkasnya.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156154?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANDA ACEH, Infoaceh.net \u2014 Hingga satu bulan lebih pascabencana banjir bandang dan longsor, Aceh masih terluka dan lumpuh terkubur lumpur. Sehingga karenanya negara wajib turun penuh dengan kebijakan, pengerahan alat berat besar-besaran dan keberpihakan yang myata kepada rakyat, bukan hanya sebatas retorika dan kunjungan semata. Demikian ditegaskan Drs. M. Isa Alima, Pemerhati Sosial dan Kebijakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":156155,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[229],"tags":[],"class_list":["post-156154","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-surat-warga"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/20251229_083438.jpg?fit=852%2C384&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156154","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=156154"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156154\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/156155"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=156154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=156154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=156154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}