{"id":156197,"date":"2025-12-30T00:29:01","date_gmt":"2025-12-29T17:29:01","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=156197"},"modified":"2025-12-30T00:29:01","modified_gmt":"2025-12-29T17:29:01","slug":"cerita-seskab-teddy-prabowo-kirim-helikopter-pribadi-ke-aceh-bantu-mualem-tangani-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/12\/30\/cerita-seskab-teddy-prabowo-kirim-helikopter-pribadi-ke-aceh-bantu-mualem-tangani-banjir\/","title":{"rendered":"Cerita Seskab Teddy: Prabowo Kirim Helikopter Pribadi ke Aceh Bantu Mualem Tangani Banjir  \u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000; font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Jakarta, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam menangani bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Salah satu upaya tersebut adalah mengerahkan puluhan helikopter, termasuk helikopter pribadi Presiden Prabowo yang dikirim langsung ke Aceh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Teddy menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 53 helikopter yang dioperasikan untuk mendukung distribusi logistik ke wilayah terdampak bencana yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat akibat akses jalan terputus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">\u201cAda 53 helikopter gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, serta unsur swasta seperti Pertamina dan lainnya. Seluruhnya sejak awal sudah beroperasi di tiga provinsi tersebut,\u201d kata Teddy dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29\/12\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Menurutnya, helikopter-helikopter tersebut digunakan untuk menerbangkan bantuan logistik ke desa-desa terisolasi, posko peninjauan, hingga titik-titik yang belum dapat diakses kendaraan darat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">\u201cMereka menerbangkan logistik ke daerah-daerah yang jalannya putus, belum tersambung, langsung ke kepala desa, posko, dan lokasi terdampak,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Teddy juga menceritakan langkah awal Presiden Prabowo dalam merespons bencana di Aceh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Sejak pekan pertama bencana, Prabowo disebut langsung mengirimkan helikopter pribadi untuk mendukung mobilitas Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dalam melakukan peninjauan dan koordinasi penanganan bencana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">\u201cSejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh beserta timnya. Silakan digunakan ke mana pun untuk berkeliling Aceh menangani bencana,\u201d tutur Teddy.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Terkait adanya perbandingan penanganan bencana antara pemerintah saat ini dan pemerintah sebelumnya, Teddy menegaskan setiap bencana memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">\u201cSetiap bencana punya tantangan sendiri dan membutuhkan penanganan yang berbeda. Yang pasti, setiap pemerintah pasti ingin memberikan penanganan terbaik dan tercepat untuk pemulihan,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Ia menegaskan, pemerintah saat ini berkomitmen memastikan penanganan bencana di wilayah Sumatera berjalan cepat dan tepat agar masyarakat serta lingkungan terdampak dapat segera pulih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">Sebagai contoh, Teddy menyebut 72 ruas jalan nasional di tiga provinsi terdampak bencana telah kembali tersambung, sementara pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak terus dikebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">\u201cDalam satu bulan ini, kita sudah melihat hasil konkret di lapangan,\u201d <\/span><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt; color: #000000;\">pungkasnya.<\/span><\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156197?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net \u2014 Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam menangani bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Salah satu upaya tersebut adalah mengerahkan puluhan helikopter, termasuk helikopter pribadi Presiden Prabowo yang dikirim langsung ke Aceh. Teddy menjelaskan, secara keseluruhan terdapat 53 helikopter [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":156198,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-156197","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/12\/Screenshot_20251230_002049_Instagram.jpg?fit=901%2C600&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=156197"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/156197\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/156198"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=156197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=156197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=156197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}