{"id":157101,"date":"2026-01-10T23:51:07","date_gmt":"2026-01-10T16:51:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157101"},"modified":"2026-02-22T23:39:40","modified_gmt":"2026-02-22T16:39:40","slug":"telkomsel-raup-untung-di-tengah-bencana-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/10\/telkomsel-raup-untung-di-tengah-bencana-aceh\/","title":{"rendered":"Telkomsel Raup Untung di Tengah Bencana Aceh  \u00a0"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8211; <strong>Pelanggan Dipaksa Bayar Tagihan Penuh Meski Layanan Lumpuh Hampir Satu Bulan<\/strong><\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Di tengah kondisi penderitaan rakyat Aceh yang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025, layanan telekomunikasi justru menuai sorotan tajam.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, dinilai tetap meraup keuntungan meskipun layanan jaringannya di berbagai wilayah Aceh lumpuh hampir satu bulan penuh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sejak bencana besar menerjang Aceh pada 26 November 2025, pemadaman listrik terjadi hampir di seluruh kabupaten\/kota terdampak. Dampaknya, jaringan telekomunikasi\u2014khususnya Telkomsel\u2014ikut terhenti karena banyak tower tidak dilengkapi genset.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Akibat kondisi tersebut, sinyal Telkomsel di banyak wilayah Aceh menghilang total selama berjam-jam hingga beberapa pekan setiap kali listrik padam.\u00a0<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bahkan, di sejumlah daerah, jaringan tidak dapat digunakan sepanjang siang dan malam<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ironisnya, meskipun layanan tidak dapat dinikmati, pelanggan Telkomsel\u2014khususnya pengguna pascabayar\u2014tetap diwajibkan membayar tagihan secara penuh untuk bulan November dan Desember 2025.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Jaringan Mati, Tagihan Tetap Jalan<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Salah satu keluhan datang dari Syakya Meirizal, pelanggan Telkomsel di Kota Banda Aceh. Ia mengaku hanya bisa menggunakan layanan telekomunikasi selama setengah bulan, namun tetap menerima tagihan penuh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cNasib kami pelanggan Telkomsel di Aceh. Pakai jasa layanan setengah bulan, bayar tagihan tetap sebulan penuh,\u201d ujarnya dengan nada kecewa.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Keluhan serupa disampaikan banyak pelanggan lainnya di berbagai wilayah Aceh. Mereka menilai kebijakan penagihan penuh di tengah kondisi darurat bencana mencerminkan minimnya empati terhadap masyarakat terdampak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cTidak ada pengurangan tagihan, tidak ada kompensasi, padahal jaringan tidak bisa dipakai sama sekali. Ini terasa seperti dipaksa membayar layanan yang tidak kami nikmati,\u201d kata seorang pelanggan di Aceh Besar, Jum&#8217;at (9\/1\/2026).<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Buruknya Layanan Telekomunikasi di Tengah Darurat Bencana<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Buruknya layanan telekomunikasi menjadi salah satu keluhan terbesar masyarakat Aceh selama bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sedikitnya 18 kabupaten\/kota.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Saat ratusan ribu warga berjuang bertahan di tengah kondisi darurat\u2014mengungsi, kehilangan rumah, serta terpisah dari anggota keluarga\u2014akses komunikasi menjadi kebutuhan vital. Namun, justru pada saat paling krusial, jaringan Telkomsel kerap menghilang.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Warga di Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Pidie, Aceh Barat Daya, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Tamiang, hingga Aceh Tengah dan Bener Meriah, melaporkan kondisi serupa: setiap listrik padam, sinyal Telkomsel ikut mati total.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKetika listrik mati, sinyal Telkomsel langsung hilang. Kami sedang butuh komunikasi darurat pascabanjir, tapi HP cuma jadi pajangan,\u201d keluh Syahrul, warga Banda Aceh beberapa waktu lalu.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues, sejumlah desa bahkan sempat terisolasi akibat longsor yang memutus akses jalan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Fakta di lapangan menunjukkan banyak site Telkomsel di Aceh tidak dilengkapi genset permanen. Sebagian besar tower hanya mengandalkan baterai cadangan yang maksimal bertahan dua hingga tiga jam.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ketika pemadaman listrik berlangsung lebih lama\u2014seperti yang terjadi hampir setiap hari selama bencana\u2014tower otomatis mati dan sinyal menghilang.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Padahal, Aceh merupakan daerah rawan bencana dan kerap mengalami pemadaman listrik massal akibat cuaca ekstrem.\u00a0<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kesiapan operator telekomunikasi dalam menghadapi situasi darurat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cTelkomsel perusahaan besar, tapi tower-tower di Aceh seperti tidak siap menghadapi bencana. Harusnya ada genset atau sistem cadangan daya yang kuat,\u201d tulis seorang warga dalam unggahan media sosial yang ramai dibagikan.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ironi di Tengah Musibah<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Di tengah jaringan yang lumpuh berkepanjangan, masyarakat justru tetap menerima tagihan bulanan tanpa pengurangan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cHari ini tagihan Telkomsel masuk seperti biasa, padahal seharian tidak ada sinyal. Ini tidak adil,\u201d ungkap Mukhlis, warga Aceh Besar.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Banyak pelanggan menilai seharusnya ada kebijakan khusus berupa keringanan, diskon, atau kompensasi bagi wilayah terdampak bencana besar.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami tidak sedang mencari murah. Kami sedang tertimpa musibah. Setidaknya ada empati dan kebijakan khusus untuk Aceh,\u201d ujar seorang pelanggan lainnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Di tengah banjir bandang dan tanah longsor yang menyebabkan ratusan ribu warga mengungsi, ribuan rumah rusak, dan korban jiwa, komunikasi menjadi faktor krusial untuk: koordinasi evakuasi, distribusi bantuan,<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">laporan kondisi lapangan ke posko, serta menghubungkan keluarga yang terpisah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Namun lemahnya jaringan telekomunikasi justru memperparah situasi dan menghambat penanganan bencana.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157101?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8211; Pelanggan Dipaksa Bayar Tagihan Penuh Meski Layanan Lumpuh Hampir Satu Bulan Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Di tengah kondisi penderitaan rakyat Aceh yang dilanda bencana banjir bandang dan tanah longsor sejak akhir November 2025, layanan telekomunikasi justru menuai sorotan tajam. Operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, dinilai tetap meraup keuntungan meskipun layanan jaringannya di berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":157103,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[57549],"tags":[57551,57099,3225],"class_list":["post-157101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-in-depth-report","tag-bencana-banjir","tag-bencana-sumatera","tag-telkomsel"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/1768063105469.jpg?fit=982%2C736&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157101"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157101\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}