{"id":157120,"date":"2026-01-11T15:47:58","date_gmt":"2026-01-11T08:47:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157120"},"modified":"2026-01-11T15:47:58","modified_gmt":"2026-01-11T08:47:58","slug":"dana-bansos-bencana-aceh-sumatera-disiapkan-rp2-triliun-rp600-miliar-siap-disalurkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/11\/dana-bansos-bencana-aceh-sumatera-disiapkan-rp2-triliun-rp600-miliar-siap-disalurkan\/","title":{"rendered":"Dana Bansos Bencana Aceh-Sumatera Disiapkan Rp2 Triliun, Rp600 Miliar Siap Disalurkan"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Me<\/span><\/span><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">nteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, Kementerian Sosial telah menyiapkan skema bantuan sosial (bansos) adaptif kebencanaan dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp2 triliun untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah terdampak lainnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (10\/1\/2026).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dalam paparannya, Gus Ipul menyebutkan dari total kebutuhan Rp2 triliun tersebut, lebih dari Rp 600 miliar telah siap disalurkan dalam waktu dekat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami sudah melakukan simulasi dan menyiapkan dana-dananya. Untuk kebutuhan ahli waris korban meninggal dan korban luka, sudah tersedia lebih dari Rp17 miliar. Kemudian untuk jaminan hidup lebih dari Rp 326 miliar, isian hunian sementara dan hunian tetap sebesar Rp 169 miliar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sebesar Rp 141 miliar,\u201d kata Gus Ipul.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, angka-angka tersebut merupakan hasil perhitungan awal berdasarkan asesmen kebutuhan korban bencana. Meski demikian, total kebutuhan ideal untuk bansos adaptif kebencanaan masih berada di kisaran Rp2 triliun.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cDari simulasi ini sebenarnya kebutuhannya Rp2 triliun, tetapi yang sudah siap sekarang untuk disalurkan lebih dari Rp600 miliar,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Gus Ipul menambahkan, seluruh rincian anggaran tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Keuangan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selanjutnya, Kemensos akan mengajukan persetujuan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami sudah lapor kepada Kementerian Keuangan, dan selanjutnya memohon persetujuan Pak Mendagri. Insyaallah pada tahap berikutnya kebutuhan dana bansos adaptif kebencanaan ini akan dicukupi,\u201d jelasnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selain bantuan tunai dan jaminan hidup, Kemensos juga menyiapkan bantuan khusus bagi keluarga korban bencana yang menempati hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bantuan tersebut berupa isian rumah senilai Rp3 juta per keluarga.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cUntuk keluarga yang tinggal di hunian sementara atau hunian tetap, disiapkan bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga,\u201d terang Gus Ipul.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak guna mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi pascabencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cNanti akan ditindaklanjuti dengan dukungan pemberdayaan ekonomi berdasarkan hasil asesmen, sebesar Rp 5 juta per keluarga,\u201d tambahnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kementerian Sosial juga memberikan jaminan hidup berupa uang makan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban bencana. Bantuan tersebut diberikan selama tiga bulan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cSementara ada dukungan jaminan hidup untuk pembelian lauk pauk sebesar Rp450 ribu per bulan per orang, selama tiga bulan,\u201d pungkas Gus Ipul.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157120?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, Kementerian Sosial telah menyiapkan skema bantuan sosial (bansos) adaptif kebencanaan dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp2 triliun untuk mendukung pemulihan pascabencana di Aceh dan wilayah terdampak lainnya. Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat menghadiri rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":157125,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-157120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/a_6961f81cd7eb3-4.jpeg?fit=1270%2C897&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157120"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157120\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}