{"id":157141,"date":"2026-01-11T20:03:49","date_gmt":"2026-01-11T13:03:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157141"},"modified":"2026-01-11T20:03:49","modified_gmt":"2026-01-11T13:03:49","slug":"tradisi-aceh-dapat-pengakuan-negara-bantuan-daging-meugang-dari-prabowo-patut-disyukuri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/11\/tradisi-aceh-dapat-pengakuan-negara-bantuan-daging-meugang-dari-prabowo-patut-disyukuri\/","title":{"rendered":"Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, menyiapkan bantuan sapi untuk daging meugang bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadan 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen daerah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M. Isa Alima menyampaikan rasa syukur atas upaya dan perhatian Presiden Prabowo terhadap kearifan lokal Aceh.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurut Isa Alima, tradisi meugang bukan sekadar aktivitas konsumsi daging, melainkan ruang batin tempat rakyat Aceh memuliakan waktu, menyambut bulan suci dengan kebersamaan, dan mengikat kembali nilai-nilai sosial yang telah diwariskan lintas generasi.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cAlhamdulillah. Ini bukan hanya bantuan daging, ini adalah pengakuan negara terhadap jati diri Aceh. Presiden Prabowo memahami meugang adalah hari sakral bagi masyarakat Aceh, sebuah tradisi yang hidup menjelang Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha,\u201d ujar Isa Alima, Sabtu (10\/1) malam.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menegaskan, kebijakan tersebut menunjukkan kepekaan kepemimpinan nasional dalam membaca denyut budaya daerah.\u00a0<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dalam pandangannya, pemahaman terhadap tradisi lokal adalah fondasi penting untuk membangun kepercayaan rakyat kepada negara.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKetika negara hadir dengan memahami cara rakyatnya bersyukur, berbagi, dan memuliakan hari-hari besar keagamaan, di situlah persatuan menemukan maknanya yang paling jujur,\u201d tambahnya.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Isa Alima menjelaskan, tradisi meugang bagi masyarakat Aceh memiliki makna sosial yang dalam. Ia menjadi momentum berbagi, di mana keluarga yang mampu membantu yang kurang mampu, tetangga saling menyapa, dan dapur-dapur menyala bukan hanya untuk memasak, tetapi untuk merawat kebersamaan.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cMeugang adalah bahasa kasih orang Aceh. Dengan bantuan ini, Presiden Prabowo telah ikut menjaga agar bahasa itu tetap hidup, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat,\u201d ujarnya.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Lebih lanjut mantan Ketua Komisi C DPRK Pidie, menilai kebijakan ini sejalan dengan semangat keadilan sosial dan penguatan nilai-nilai kebangsaan yang menghormati keragaman budaya. Ia berharap perhatian semacam ini tidak berhenti pada satu momentum, tetapi menjadi pola kebijakan yang berkelanjutan.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cIni contoh bagaimana kebijakan nasional bisa menyentuh sampai ke dapur rakyat, ke meja makan keluarga, dan ke hati masyarakat. Kami di PBN Aceh mendukung penuh langkah-langkah Presiden yang berpihak pada rakyat dengan tetap menghormati kearifan lokal,\u201d kata Isa Alima.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk menyambut Ramadan dengan semangat persatuan dan rasa syukur, menjadikan tradisi meugang sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, bukan sekadar seremoni tahunan.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cRamadan bulan penyucian. Meugang adalah pintunya. Ketika pintu itu dijaga bersama oleh rakyat dan negara, maka harapan akan masa depan yang lebih adil dan bermartabat bukanlah angan-angan,\u201d pungkasnya.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperhatikan kekhususan Aceh, termasuk dalam aspek sosial, budaya dan keagamaan.\u00a0<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bantuan daging meugang menjelang Ramadan 2026 ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut, sekaligus pesan bahwa negara hadir dengan empati, bukan sekadar kebijakan administratif.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Di tanah Serambi Mekkah, perhatian semacam ini tidak hanya dicatat, tetapi dirasakan, sebagai isyarat bahwa tradisi masih dihormati, dan rakyat tidak berjalan sendirian menyongsong bulan suci.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u00a0<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Isa Alima berharap program bantuan ini dapat berlangsung selamanya, tidak hanya dalam suasana bencana. Ia menekankan pentingnya verifikasi data penerima, khususnya fakir miskin dan janda kurang mampu, agar bantuan tepat sasaran.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157141?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, menyiapkan bantuan sapi untuk daging meugang bagi masyarakat Aceh menjelang Ramadan 2026 mendapat sambutan hangat dari berbagai elemen daerah. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M. Isa Alima menyampaikan rasa syukur atas upaya dan perhatian Presiden Prabowo terhadap kearifan lokal Aceh. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":157142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-157141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/IMG-20260110-WA0380.jpg?fit=1587%2C1019&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157142"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}