{"id":157227,"date":"2026-01-12T22:54:16","date_gmt":"2026-01-12T15:54:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157227"},"modified":"2026-01-12T22:54:16","modified_gmt":"2026-01-12T15:54:16","slug":"tanah-amblas-di-ketol-aceh-tengah-terus-meluas-jalan-lintas-kabupaten-terancam-putus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/12\/tanah-amblas-di-ketol-aceh-tengah-terus-meluas-jalan-lintas-kabupaten-terancam-putus\/","title":{"rendered":"Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus\u00a0"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Aceh Tengah, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Fenomena tanah amblas di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menjadi sorotan serius.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Amblasan yang telah berlangsung lama itu dilaporkan terus meluas dan kini semakin mendekati badan jalan lintas kabupaten Blang Mancung\u2013Simpang Balik.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Bener Meriah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kondisinya yang semakin terancam menimbulkan kekhawatiran masyarakat, mengingat jalan ini berperan penting dalam mobilitas warga serta distribusi hasil pertanian.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Hasil pantauan pada Ahad (11\/1\/2026) menunjukkan jarak antara titik amblasan dengan badan jalan kini hanya tersisa beberapa meter. Kondisi ini dinilai sangat rawan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu longsor susulan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Warga setempat menyebutkan, peristiwa tanah amblas di lokasi tersebut bukan kejadian baru.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Fenomena serupa telah terjadi sejak 2006 dan bahkan sempat menyebabkan terputusnya akses jalan Blang Mancung\u2013Simpang Balik pada masa itu.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Berdasarkan data tim Geologi ESDM Aceh yang dibagikan akun Instagram @eksplor_ketol pada Senin (12\/1\/2026), luas area longsor terus mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pada Juni 2011, luas longsoran tercatat sekitar 7.982 meter persegi. Empat tahun kemudian, pada Desember 2015, luasan bertambah menjadi 12.193 meter persegi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pengukuran ulang pada Maret 2019 menunjukkan area amblasan kembali melebar hingga 19.498 meter persegi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pergerakan tanah terus berlanjut, dengan luasan mencapai 20.199 meter persegi pada September 2021 dan meningkat menjadi 23.213 meter persegi pada Desember tahun yang sama.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pada Juni 2022, luas longsoran kembali bertambah menjadi 24.351 meter persegi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Terakhir, hasil pengukuran pada 12 Februari 2025 menunjukkan area tanah yang amblas telah mencapai sekitar 27.918 meter persegi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Hingga kini, penyebab pasti fenomena tanah amblas yang berlangsung lama tersebut masih belum dapat dipastikan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Namun, kondisi ini jelas menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan jalur penghubung antarwilayah di kawasan tengah Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Masyarakat khawatir, jika tidak segera ditangani, jalur Blang Mancung\u2013Simpang Balik kembali terputus seperti yang pernah terjadi sebelumnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Hal itu berpotensi mengisolasi sejumlah wilayah dan mengganggu aktivitas ekonomi warga.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan tersebut, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk. Mereka juga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah penanganan serius sebelum kondisi semakin memburuk.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157227?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Tengah, Infoaceh.net \u2014 Fenomena tanah amblas di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, kembali menjadi sorotan serius. Amblasan yang telah berlangsung lama itu dilaporkan terus meluas dan kini semakin mendekati badan jalan lintas kabupaten Blang Mancung\u2013Simpang Balik. Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kabupaten Aceh Tengah dengan Kabupaten Bener Meriah. Kondisinya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":157228,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-157227","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/20260112_223617.jpg?fit=844%2C370&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157227","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157227"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157227\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157228"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157227"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157227"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157227"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}