{"id":157386,"date":"2026-01-15T01:58:02","date_gmt":"2026-01-14T18:58:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157386"},"modified":"2026-01-15T01:59:09","modified_gmt":"2026-01-14T18:59:09","slug":"kemenag-pastikan-tempat-ibadah-korban-banjir-di-aceh-pulih-sebelum-ramadan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/15\/kemenag-pastikan-tempat-ibadah-korban-banjir-di-aceh-pulih-sebelum-ramadan\/","title":{"rendered":"Kemenag Pastikan Tempat Ibadah Terdampak Banjir di Aceh Pulih Sebelum Ramadan"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan pemulihan rumah ibadah dan fasilitas keagamaan di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dan pendampingan langsung kepada masyarakat terdampak, Selasa (13\/1\/2026).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bantuan berupa Al-Qur\u2019an, sarung, tikar, ambal, mukena dan sajadah diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kemenag, Abu Rokhmad, di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Penyaluran bantuan difokuskan pada empat desa yang terdampak banjir paling parah, yakni Desa Riseh Tunong, Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Paya Rabo Lhok.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selain perlengkapan ibadah, Kemenag juga menyalurkan bantuan dana masing-masing sebesar Rp50 juta untuk Masjid Assa\u2019adah di Desa Paya Rabo Lhok dan Masjid Baitut Taqwa di Desa Riseh Tunong.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, menegaskan kehadiran Kementerian Agama tidak hanya sebatas distribusi bantuan logistik, tetapi juga untuk memastikan hak masyarakat dalam menjalankan ibadah tetap terjaga di tengah situasi darurat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cPenanganan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara bersamaan. Masjid, KUA, madrasah, serta ruang-ruang keagamaan lainnya perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang bulan Ramadan,\u201d ujar Abu Rokhmad.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, layanan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang tidak boleh terhenti meskipun dalam kondisi bencana. Karena itu, Kementerian Agama berkomitmen mengawal proses pemulihan secara bertahap dan berkelanjutan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia juga berharap terbangunnya sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga zakat, serta masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan keagamaan masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, unit Zakat dan Wakaf, BAZNAS, berbagai Lembaga Amil Zakat (LAZ) nasional, penyuluh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, tokoh masyarakat, serta dukungan civitas akademika.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kemenag juga berkolaborasi dengan UIN Ar-Raniry dalam kegiatan pendampingan dan penguatan masyarakat pascabencana.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Aceh Azhari menyampaikan kehadiran Kemenag di tengah masyarakat merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral negara terhadap warga yang terdampak banjir bandang.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami hadir bersama Dirjen Bimas Islam dan rombongan membawa bantuan. Namun yang lebih utama menjalin silaturahmi serta memberikan penguatan kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit,\u201d ujar Azhari.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama dalam menyambut pelaksanaan ibadah Ramadan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Azhari menambahkan, Kementerian Agama terus melakukan pendampingan di berbagai wilayah terdampak banjir di Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cTerakhir, Kanwil Kemenag Provinsi Aceh telah menurunkan sebanyak 1.330 relawan untuk membersihkan madrasah, rumah ibadah, serta Kantor Urusan Agama (KUA) di daerah terdampak,\u201d pungkasnya.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157386?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2014 Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan pemulihan rumah ibadah dan fasilitas keagamaan di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh dapat diselesaikan sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan dan pendampingan langsung kepada masyarakat terdampak, Selasa (13\/1\/2026). Bantuan berupa Al-Qur\u2019an, sarung, tikar, ambal, mukena dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":157388,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[],"class_list":["post-157386","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/IMG-20260114-WA0078.jpg?fit=563%2C316&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157386","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157386"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157386\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157386"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157386"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157386"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}