{"id":157429,"date":"2026-01-16T00:13:24","date_gmt":"2026-01-15T17:13:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157429"},"modified":"2026-01-16T00:15:00","modified_gmt":"2026-01-15T17:15:00","slug":"pulihkan-sawah-rusak-akibat-bencana-menteri-pertanian-mulai-rehabilitasi-lahan-di-aceh-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/16\/pulihkan-sawah-rusak-akibat-bencana-menteri-pertanian-mulai-rehabilitasi-lahan-di-aceh-utara\/","title":{"rendered":"Pulihkan Sawah Rusak Akibat Banjir, Menteri Pertanian Mulai Rehabilitasi Lahan di Aceh Utara"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Pemerintah pusat Kementerian Pertanian mulai melakukan langkah konkret pemulihan sektor pertanian di Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memimpin langsung kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15\/1\/2026).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menteri Pertanian tiba di Aceh melalui Bandara Malikussaleh bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto) serta sejumlah anggota DPR RI.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kehadiran rombongan ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan DPR RI dalam mempercepat pemulihan pertanian di wilayah terdampak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, unsur Forkopimda Aceh dan Aceh Utara, jajaran pemerintah daerah, kelompok tani, serta tokoh masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dalam sambutannya, Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan sektor pertanian menjadi perhatian utama pemerintah setelah bencana, mengingat perannya yang strategis dalam menjaga ketersediaan pangan dan keberlangsungan ekonomi petani.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cSetelah bencana, yang paling penting adalah memastikan petani bisa kembali bekerja. Rehabilitasi lahan ini bukan hanya memulihkan sawah, tetapi juga memulihkan harapan dan penghidupan masyarakat,\u201d ujar Mentan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Untuk mendukung percepatan rehabilitasi, Kementerian Pertanian menyalurkan berbagai bantuan, antara lain pupuk urea, benih padi, traktor roda dua, dan traktor roda empat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses tanam pada lahan yang mengalami kerusakan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Program rehabilitasi difokuskan pada lahan sawah dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang, yang diperkirakan mencapai sekitar 90 &#8211; 95 persen dari total lahan terdampak.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pemerintah menargetkan agar lahan tersebut dapat segera diolah kembali sehingga petani tidak kehilangan musim tanam.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selain itu, pelaksanaan rehabilitasi dirancang menggunakan pola padat karya, sehingga masyarakat setempat dapat terlibat langsung dalam kegiatan pemulihan sekaligus memperoleh tambahan penghasilan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sementara Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas respon cepat dan perhatian besar Kementerian Pertanian terhadap Aceh sejak awal bencana terjadi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, bantuan pangan telah disalurkan melalui berbagai jalur untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap terpenuhi.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Bantuan pangan tersebut disalurkan dalam lima tahap, yakni 9,7 ton melalui pesawat Airbus A-400, 120 ton melalui KRI Banda Aceh (593), 330 ton melalui KRI Surabaya (591), 140 ton melalui KRI Makassar (590), serta sekitar 430 ton melalui 200 unit truk dari Medan ke wilayah terdampak di Aceh.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dengan dimulainya rehabilitasi lahan sawah ini, pemerintah berharap sektor pertanian Aceh dapat segera pulih, produktivitas petani kembali meningkat, dan ketahanan pangan daerah maupun nasional tetap terjaga.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157429?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Utara, Infoaceh.net \u2014 Pemerintah pusat Kementerian Pertanian mulai melakukan langkah konkret pemulihan sektor pertanian di Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025. Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman memimpin langsung kegiatan groundbreaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15\/1\/2026). Menteri Pertanian tiba di Aceh melalui [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":157430,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-157429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/IMG-20260115-WA0195.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157429"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157429\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}