{"id":157517,"date":"2026-01-17T09:50:30","date_gmt":"2026-01-17T02:50:30","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157517"},"modified":"2026-01-17T10:54:52","modified_gmt":"2026-01-17T03:54:52","slug":"menyimpang-dari-amanah-mualem-pansel-jpt-pratama-pemerintah-aceh-layak-dibubarkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/17\/menyimpang-dari-amanah-mualem-pansel-jpt-pratama-pemerintah-aceh-layak-dibubarkan\/","title":{"rendered":"Menyimpang dari Amanah Mualem, Pansel JPT Pratama Pemerintah Aceh Layak Dibubarkan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem didesak segera bertindak tegas menyikapi kinerja Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) <a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/tag\/pratama\/\">Pratama<\/a> atau Eselon II Pemerintah Aceh.<\/p>\n<p>Pasalnya, Pansel dinilai telah menyimpang dari amanah dan semangat yang dibangun Gubernur Aceh untuk melahirkan pemerintahan yang cakap, profesional dan berintegritas.<\/p>\n<p>Pengamat Kebijakan Publik Aceh, Dr. Nasrul Zaman ST MKes, menilai secara kasat mata Pansel JPT Pratama justru terlihat mensabotase cita-cita dan komitmen Gubernur Aceh dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.<\/p>\n<p>\u201cPansel ini membonsai semangat kolaborasi dan inklusivitas yang selama ini digaungkan Pak Gubernur. Mualem selalu mengajak semua unsur untuk bersama membangun Aceh, termasuk melibatkan kalangan akademisi dari kampus-kampus besar seperti Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-Raniry,\u201d ujar Nasrul Zaman, Sabtu (17\/1).<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, sejak dulu kedua perguruan tinggi tersebut telah menitipkan dosen-dosen terbaiknya untuk membantu Pemerintah Aceh melalui berbagai posisi strategis.<\/p>\n<p>Namun, dalam proses seleksi administrasi JPT Pratama kali ini, seluruh kandidat dari kalangan tersebut justru dinyatakan tidak lulus, meski secara dokumen dan kelayakan dinilai sangat pantas.<\/p>\n<p>\u201cIni yang menjadi tanda tanya besar. Kandidat-kandidat yang secara administratif dan kompetensi layak malah digugurkan sejak awal,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Yang lebih mengherankan, lanjut Nasrul, Pansel justru meluluskan calon yang memiliki rekam jejak bermasalah, yakni pernah berstatus sebagai mantan terpidana dalam kasus pemalsuan dokumen saat masih menjabat.<\/p>\n<p>\u201cDua fakta ini saja sebenarnya sudah lebih dari cukup bagi Gubernur Aceh untuk membubarkan Pansel dan membatalkan seluruh keputusan yang telah mereka ambil,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Menurut Nasrul, keberadaan Pansel seharusnya menjadi instrumen untuk menyaring dan melahirkan pejabat pemerintahan terbaik melalui pengujian yang ketat, mulai dari aspek psikologis, integritas, hingga kapasitas kepemimpinan.<\/p>\n<p>Namun yang terjadi, Pansel justru menggugurkan calon-calon potensial sejak tahap administrasi.<\/p>\n<p>\u201cPansel bukan mendukung lahirnya aparatur terbaik, tapi malah menutup ruang bagi orang-orang yang punya kapasitas dan integritas. Ini jelas bertentangan dengan arah kebijakan dan amanah yang diemban Gubernur Aceh,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157517?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem didesak segera bertindak tegas menyikapi kinerja Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II Pemerintah Aceh<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":157516,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[229],"tags":[56954,3146],"class_list":["post-157517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-surat-warga","tag-jpt-pratama","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/Screenshot_20260117_093753_Chrome.jpg?fit=1361%2C867&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157516"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}