{"id":157805,"date":"2026-01-20T19:57:14","date_gmt":"2026-01-20T12:57:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=157805"},"modified":"2026-01-20T19:57:14","modified_gmt":"2026-01-20T12:57:14","slug":"prof-ali-ramdhani-kampus-keagamaan-tak-boleh-asyik-dengan-dirinya-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/20\/prof-ali-ramdhani-kampus-keagamaan-tak-boleh-asyik-dengan-dirinya-sendiri\/","title":{"rendered":"Prof Ali Ramdhani: Kampus Keagamaan Tak Boleh Asyik dengan Dirinya Sendiri"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani menegaskan, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) tidak boleh terjebak dalam rutinitas akademik internal dan mengabaikan realitas sosial di sekitarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Penegasan itu disampaikan Ali Ramdhani saat memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (20\/1\/2026).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia (SDM) di PTKIN harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada penguatan pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan pembentukan perilaku.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cPengembangan SDM itu objek sekaligus subjeknya adalah manusia. Karena itu, yang diubah bukan hanya pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan perilaku,\u201d ujarnya di hadapan dosen dan tenaga kependidikan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ali Ramdhani menekankan karakter manusia tidak dibentuk oleh tindakan sesaat, melainkan oleh kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Mengutip pemikiran Aristoteles, ia menyebutkan bahwa kualitas seseorang tidak bisa dinilai melalui evaluasi singkat.<\/span>\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cMenilai seseorang tidak bisa dengan one-shot evaluation. Yang dilihat adalah kebiasaan,\u201d katanya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menjelaskan, kebiasaan dibangun dari tiga unsur utama, yakni pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan kemauan atau usaha (effort). Ketiga unsur tersebut menjadi fondasi pembentukan karakter sekaligus kualitas SDM unggul.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ali Ramdhani juga mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh berhenti pada tataran konseptual.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, ilmu harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan perilaku yang memberi manfaat bagi masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cIlmu harus bergerak dari kepala, hati, hingga tangan. Tidak cukup dipahami, tetapi harus diimplementasikan,\u201d tegasnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dalam konteks PTKIN, ia menilai keselarasan antara iman, ilmu, dan amal merupakan ciri utama SDM unggul. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kecerdasan emosional, khususnya dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cJangan pernah mengambil keputusan saat marah. Setengah kecerdasan Anda hilang pada saat itu,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ali Ramdhani menegaskan perguruan tinggi keagamaan tidak boleh terlepas dari dinamika masyarakat.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKampus keagamaan tidak boleh asyik dengan dirinya sendiri. Ia harus hadir sebagai mercusuar yang memberi arah dan menerangi,\u201d katanya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menyampaikan, pembinaan ASN tersebut memiliki arti strategis, terutama dalam memperkuat layanan akademik dan administrasi di awal tahun.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menyebutkan arah pengembangan UIN Ar-Raniry sejalan dengan Rencana Strategis (Renstra) 2025\u20132029 yang menargetkan penguatan kelembagaan serta peningkatan daya saing nasional dan internasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Rektor juga memaparkan sejumlah capaian institusi, di antaranya perolehan akreditasi unggul dengan nilai 3,73, peningkatan jumlah guru besar dari 23 orang pada 2022 menjadi 60 orang saat ini, serta 33 dari 59 program studi yang telah berstatus Akreditasi Unggul.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Di bidang publikasi ilmiah, UIN Ar-Raniry memiliki 108 jurnal aktif, lima di antaranya terindeks Scopus Q1, serta 58 jurnal terakreditasi nasional.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Selain itu, kerja sama internasional juga terus diperluas, termasuk dengan Mohamed Bin Zayed University for Humanities.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">UIN Ar-Raniry memperoleh dukungan Kementerian Agama RI melalui pengusulan pendanaan proyek strategis dengan skema Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) untuk revitalisasi gedung kampus pascatsunami.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKami berharap pembinaan ini menjadi penguat langkah UIN Ar-Raniry dalam meningkatkan kualitas SDM serta layanan akademik ke depan,\u201d pungkas Rektor.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Editor: Muhammad Saman\u00a0<\/strong><\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157805?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2014 Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Prof Dr Muhammad Ali Ramdhani menegaskan, perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) tidak boleh terjebak dalam rutinitas akademik internal dan mengabaikan realitas sosial di sekitarnya. Penegasan itu disampaikan Ali Ramdhani saat memberikan pembinaan kepada aparatur sipil negara (ASN) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":157806,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[12],"tags":[],"class_list":["post-157805","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/IMG-20260120-WA0277.jpg?fit=832%2C554&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157805","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=157805"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/157805\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/157806"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=157805"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=157805"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=157805"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}