{"id":158311,"date":"2026-01-26T22:10:24","date_gmt":"2026-01-26T15:10:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=158311"},"modified":"2026-01-26T22:12:39","modified_gmt":"2026-01-26T15:12:39","slug":"kapolri-tegas-tolak-polri-di-bawah-kementerian-lebih-baik-saya-jadi-petani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/26\/kapolri-tegas-tolak-polri-di-bawah-kementerian-lebih-baik-saya-jadi-petani\/","title":{"rendered":"Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kementerian: Lebih Baik Saya Jadi Petani"},"content":{"rendered":"<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>Jakarta, Infoaceh.net \u2014<\/strong> Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan penolakan tegas terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sikap itu disampaikannya secara terbuka saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26\/1\/2026).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurut Sigit, menempatkan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan institusi kepolisian, negara, bahkan posisi Presiden sebagai kepala pemerintahan.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cSaya menganggap meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja dengan melemahkan institusi Polri, melemahkan negara, dan melemahkan presiden,\u201d tegas Sigit di hadapan anggota Komisi III DPR.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menegaskan, jika harus dihadapkan pada pilihan antara tetap mempertahankan Polri langsung di bawah Presiden atau membentuk kementerian kepolisian, dirinya lebih memilih dicopot dari jabatan Kapolri.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cKalau pilihannya polisi tetap di bawah presiden atau polisi tetap di bawah presiden tapi ada menteri kepolisian, saya memilih Kapolri saja yang dicopot,\u201d ujarnya.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Tolak Jadi Menteri Kepolisian, Pilih Jadi Petani<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Dalam kesempatan itu, Sigit juga mengungkapkan bahwa dirinya pernah menerima pesan singkat yang menanyakan kesediaannya jika diangkat menjadi Menteri Kepolisian.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Namun tawaran tersebut ditolaknya mentah-mentah. Bahkan, ia menyatakan lebih memilih menjadi petani dibanding harus memimpin Polri dalam struktur kementerian.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cAda beberapa orang yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, \u2018Mau tidak Pak Kapolri jadi Menteri Kepolisian?\u2019 Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan bapak-ibu sekalian dan seluruh jajaran, saya menolak polisi di bawah kementerian. Dan kalaupun saya yang jadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,\u201d kata Sigit, disambut perhatian serius para anggota dewan.<\/span>\n\n<strong><span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Polri di Bawah Presiden Dinilai Ideal<\/span><\/strong>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Kapolri menilai posisi Polri yang saat ini langsung berada di bawah Presiden sudah merupakan format paling ideal.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurutnya, struktur tersebut memungkinkan Polri bergerak cepat dan efektif dalam menjalankan tugas sebagai alat negara.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cDi satu sisi, kami bisa berada langsung di bawah bapak Presiden. Sehingga saat Presiden membutuhkan kami, Polri dapat bergerak tanpa harus melalui kementerian lain yang justru berpotensi menimbulkan matahari kembar dalam pengambilan kebijakan,\u201d jelasnya.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menambahkan, Polri memiliki mandat utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), penegakan hukum, serta pelayanan publik, yang membutuhkan kejelasan komando dan garis tanggung jawab langsung kepada Presiden.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan adanya gagasan pembentukan kementerian yang menaungi Polri.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Gagasan itu muncul dalam pembahasan internal Komisi Percepatan Reformasi Polri.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Menurut Yusril, wacana tersebut di antaranya merujuk pada model Kementerian Pertahanan yang menaungi Tentara Nasional Indonesia (TNI).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">\u201cSemua gagasan tersebut belum menjadi keputusan final. Komisi akan menyampaikan beberapa alternatif rekomendasi kepada Presiden,\u201d ujar Yusril.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Ia menambahkan, sebagian pihak dalam komisi tersebut tetap menghendaki agar struktur Polri dipertahankan seperti saat ini, yakni langsung berada di bawah Presiden.<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Meski demikian, Yusril menegaskan bahwa keputusan akhir terkait struktur, tugas, dan pertanggungjawaban Polri berada di tangan Presiden Prabowo Subianto bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).<\/span>\n\n<span style=\"font-family: helvetica, arial, sans-serif; font-size: 12pt;\">Pasalnya, pengaturan detail mengenai Polri diatur dalam undang-undang, meskipun landasan umumnya telah diatur dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.<\/span>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158311?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, Infoaceh.net \u2014 Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan penolakan tegas terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian. Sikap itu disampaikannya secara terbuka saat rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26\/1\/2026). Menurut Sigit, menempatkan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan institusi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":158312,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-158311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/Screenshot_20260126_220440_Instagram.jpg?fit=1080%2C1174&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=158311"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158311\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/158312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=158311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=158311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=158311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}