{"id":15833,"date":"2021-02-03T19:48:40","date_gmt":"2021-02-03T12:48:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=15833"},"modified":"2021-02-03T19:48:40","modified_gmt":"2021-02-03T12:48:40","slug":"kunjungi-aceh-sekretaris-politik-kedubes-kanada-temui-wali-nanggroe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/03\/kunjungi-aceh-sekretaris-politik-kedubes-kanada-temui-wali-nanggroe\/","title":{"rendered":"Kunjungi Aceh, Sekretaris Politik Kedubes Kanada Temui Wali Nanggroe"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar Rabu pagi 3 Februari 2021 menerima kunjungan Mr Antoine Nouvet, First Secretary Political affairs for Indonesia, Malaysia and Timor-Leste Embassy of Canada, di Meuligoe Wali Nanggroe, kawasan Lampeuneurut Aceh Besar.<\/p>\n<p>Kedatangan Sekretaris Utama Bidang Politik Kedutaaan Besar (Kedubes) Kanada tersebut disambut langsung Wali Nanggroe yang didampingi Staf Khusus Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak) dan Dr. Rafiq.<\/p>\n<p>Pada kunjungan itu, kepada Mr Antoine, Wali Nanggroe menyampaikan kondisi dan perkembangan terkini Aceh. Baik kondisi ekonomi, potensi wisata, perkembangan pembangunan dan perkembangan implementasi hasil perundingan MoU Helsinki selama 15 tahun terakhir.<\/p>\n<p>\u201cDia ingin melihat perkembangan seluruh Indonesia, termasuk Aceh. Aceh sudah sangat dikenali di Kanada sejak masa konflik dulu. Sekarang dia datang melihat langsung Aceh,\u201d kata Wali Nanggroe menyampaikan salah satu poin yang diutarakan Antoine kepada dirinya.<\/p>\n<p>Menurut Wali Nanggroe, kunjungan Antoine merupakan peluang besar untuk melakukan pendekatan dengan Kanada, dalam rangka pembangunan ekonomi Aceh ke depan.<\/p>\n<p>\u201cBanyak investor dari Kanada, itu yang saya rasa harus kita usahakan. Karena Kanada merupakan suatu negeri di dunia ini yang maju, kaya dan sudah sangat canggih teknologinya,\u201d sebut Wali Nanggroe.<\/p>\n<p>Sementara Mr Antoine mengatakan, kunjugan kali ini merupakan kedatangan pertama ke Aceh. Ia mengaku baru satu bulan bertugas di Kedubes Kanada. \u201cIni juga pertemuan pertama dengan wali nanggroe,\u201d kata Mr Antoine yang fasih berbahasa Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSedikit di luar bidang saya, karena saya di bidang politik. Tapi secara umum Kanada ingin meningkatkan hubungan dengan Indonesia, dan tentu saja Indonesia secara umum, di semua provinsi dan termasuk Aceh,\u201d komentar Mr Antoine ketika ditanyakan tentang rencana kerja sama yang mungkin dilakukan antara Kanada dengan Aceh.<\/p>\n<p>\u201cItu secara umum, tapi ada bagian yang terfokus ke bagian perdagangan secara lebih persis. Dan pasti ketika Covid-19 selesai mungkin akan ada kesempatan kunjungan untuk bagian itu,\u201d sebut Antoine. (Aulia)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15833?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haytar Rabu pagi 3 Februari 2021 menerima kunjungan Mr Antoine Nouvet, First Secretary Political affairs for Indonesia, Malaysia and Timor-Leste Embassy of Canada, di Meuligoe Wali Nanggroe, kawasan Lampeuneurut Aceh Besar. Kedatangan Sekretaris Utama Bidang Politik Kedutaaan Besar (Kedubes) Kanada tersebut disambut langsung Wali Nanggroe yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15834,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15833","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/24.jpg?fit=1280%2C853&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=15833"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15833\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/15834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=15833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=15833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=15833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}