{"id":158384,"date":"2026-01-28T00:15:05","date_gmt":"2026-01-27T17:15:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=158384"},"modified":"2026-01-28T15:39:39","modified_gmt":"2026-01-28T08:39:39","slug":"kejari-aceh-besar-musnahkan-barang-bukti-51-perkara-kriminal-narkoba-masih-dominan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/01\/28\/kejari-aceh-besar-musnahkan-barang-bukti-51-perkara-kriminal-narkoba-masih-dominan\/","title":{"rendered":"Kejari Aceh Besar Musnahkan Barang Bukti 51 Perkara Kriminal, Narkoba Masih Dominan  \u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Besar, <a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Infoaceh.net<\/a><\/strong> \u2014 Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar melaksanakan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) periode September 2025 hingga Januari 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan pemusnahan berlangsung pada Selasa pagi, 27 Januari 2026, di halaman Kantor Kejari Aceh Besar.<\/p>\n<p>Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh <a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/tag\/Kepala Kejaksaan Negeri\/\">Kepala Kejaksaan Negeri<\/a> (Kajari) Aceh Besar, Jemmy Novian Tirayudi SH MH.<\/p>\n<p>Kegiatan ini turut dihadiri Wakapolres Aceh Besar, perwakilan Pengadilan Negeri Jantho, Mahkamah Syariah Jantho, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Besar, Kasatpol PP-WH serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Aceh Besar.<\/p>\n<p>Kajari Jemmy Novian Tirayudi menyampaikan pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan kewenangan jaksa selaku eksekutor putusan pengadilan, sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).<\/p>\n<p>\u201cPemusnahan ini bertujuan untuk menjamin kepastian hukum serta menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti yang tersimpan di gudang penyimpanan,\u201d tegas Jemmy.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, kegiatan pemusnahan dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Kejaksaan kepada masyarakat dalam penuntasan penanganan perkara pidana.<\/p>\n<p>Adapun barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 51 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap, dengan rincian sebagai berikut:<\/p>\n<p>Narkotika jenis sabu seberat 518,67 gram dan ganja seberat 134,86 gram.<\/p>\n<p>Telepon genggam (handphone) sebanyak 40 unit dari berbagai merek<\/p>\n<p>Berdasarkan klasifikasi perkaranya, terdiri dari: 38 perkara narkotika, 8 perkara Qanun Jinayat, dan 5 perkara lainnya, yang meliputi 1 perkara illegal logging, 1 perkara Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), 1 perkara pencurian serta 2 perkara penganiayaan.<\/p>\n<p>Dari data tersebut, perkara narkotika masih mendominasi dan menjadi tren kriminalitas tertinggi di wilayah hukum Kejari Aceh Besar, yakni mencapai 38 dari total 51 perkara yang ditangani.<\/p>\n<p>Kejari Aceh Besar menegaskan pemusnahan barang bukti dan barang rampasan ini merupakan langkah penting untuk memastikan barang-barang hasil tindak pidana tidak lagi disalahgunakan serta sebagai bentuk komitmen penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berintegritas.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158384?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari data tersebut, perkara narkotika masih mendominasi dan menjadi tren kriminalitas tertinggi di wilayah hukum Kejari Aceh Besar, yakni mencapai 38 dari total 51 perkara yang ditangani.<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":158385,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[],"class_list":["post-158384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/01\/IMG-20260127-WA0294.jpg?fit=806%2C604&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=158384"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158384\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/158385"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=158384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=158384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=158384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}