{"id":15859,"date":"2021-02-03T22:27:18","date_gmt":"2021-02-03T15:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=15859"},"modified":"2021-02-03T22:27:18","modified_gmt":"2021-02-03T15:27:18","slug":"jembatan-krueng-teukuh-diresmikan-abdya-bebas-rakit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/03\/jembatan-krueng-teukuh-diresmikan-abdya-bebas-rakit\/","title":{"rendered":"Jembatan Krueng Teukuh Diresmikan, Abdya Bebas Rakit"},"content":{"rendered":"<p><strong>Blangpidie<\/strong> \u2013 Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan penggunaan Jembatan Krueng Teukuh di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (03\/02\/2021) siang.<\/p>\n<p>Jembatan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot pada lintas pesisir ini memiliki panjang 60 meter. Sebelumnya, jembatan tersebut pernah hampir selesai dibangun pada 2016 lalu, tetapi rusak setelah diterjang banjir luapan.<\/p>\n<p>Gubernur Nova saat meresmikan jembatan tersebut menyebutkan, dengan selesainya jembatan Krueng Teukuh, masyarakat di kawasan itu telah terbebas dari rakit yang selama ini digunakan sebagai alat transportasi alternatif.<\/p>\n<p>\u201cJembatan ini mempunyai peran strategis untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ribuan warga sekitar. Infrastruktur ini terintegrasi dengan sentra produksi pertanian dan perkebunan warga, karena memudahkan akses pengangkutan hasil bumi ke pasar-pasar di pusat kecamatan, termasuk hasil tangkapan nelayan,\u201d ujar Gubernur Nova di lokasi peresmian jembatan.<\/p>\n<p>Insinyur arsitektur itu juga menjelaskan, pembangunan infrastruktur terintegrasi adalah salah satu fokus dalam visi misi Aceh Hebat, yang menjadi kebijakan Pemerintah Aceh periode 2017-2022. Salah satu program unggulan dalam visi misi tersebut adalah \u201cAceh Seumeugoet\u201d, yaitu \u201cMemastikan tersedianya sarana dan prasarana (infrastruktur) secara cerdas dan berkelanjutan.\u201d<\/p>\n<p>Membangun infrastuktur, kata Nova, adalah upaya mendukung pencapaian tujuan semua program unggulan, terutama yang menjadi daya ungkit pembangunan dan pemberdayaan ekonomi rakyat.<\/p>\n<p>\u201cDalam rangka merealisasikan program unggulan tersebut, Pemerintah Aceh telah membangun berbagai sarana dan prasarana transportasi, baik itu jalan maupun jembatan, guna membebaskan daerah terisolir, dan memudahkan akses masyarakat dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial dan kegiatan lainnya,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Gubernur Nova pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Jembatan Krueng Teukuh hingga selesai. Gubernur juga berpesan agar jembatan tersebut dirawat dan dijaga bersama oleh masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap kepada masyarakat agar menjaga jalan dan jembatan ini dengan baik, sehingga bisa bertahan lebih lama dan bermanfaat secara berkelanjutan dalam beraktivitas sehari-hari.\u201d<\/p>\n<p>Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Aceh Barat Daya Akmal Ibrahim, beserta unsur Forkopimda setempat, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh Mawardi, sejumlah anggota DPRA, Plt. Kadis PUPR Aceh, Ketua TP-PKK Aceh Dyah Erti Idawati, serta Karo Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto.<\/p>\n<p>Sementara Bupati Akmal dalam sambutannya mengakui, pembangunan jembatan Krueng Teukuh membutuhkan perjuangan berat selama rentang waktu 8 tahun. Jembatan itu, kata Akmal, pernah hampir rampung dibangun pada 2016 namun rusak lagi akibat diterjang banjir.<\/p>\n<p>Selain itu, usulan pembangunan jembatan juga sempat ditolak beberapa kali sehingga tak kunjung terlaksana. \u201cSaya sampai-sampai stres memikirkan pembangunan jembatan ini,\u201d ungkap Akmal.<\/p>\n<p>Untuk itu, Bupati Akmal mengaku sangat bersyukur kepada Allah atas terselesaikannya pembangunan jembatan. Akmal juga berterima kasih kepada Gubernur Aceh yang telah mendukung pembangunan jembatan itu. \u201cAkhirnya Allah mengabulkan doa orang-orang Abdya,\u201d kata Akmal. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15859?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Blangpidie \u2013 Gubernur Aceh Nova Iriansyah meresmikan penggunaan Jembatan Krueng Teukuh di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (03\/02\/2021) siang. Jembatan yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot pada lintas pesisir ini memiliki panjang 60 meter. Sebelumnya, jembatan tersebut pernah hampir selesai dibangun pada 2016 lalu, tetapi rusak setelah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15860,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15859","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/IMG-20210203-WA0054.jpg?fit=1024%2C682&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15859","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=15859"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/15859\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/15860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=15859"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=15859"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=15859"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}