{"id":158954,"date":"2026-02-04T09:13:41","date_gmt":"2026-02-04T02:13:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=158954"},"modified":"2026-02-04T20:48:18","modified_gmt":"2026-02-04T13:48:18","slug":"wisman-ke-aceh-meningkat-hunian-hotel-justru-menurun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/02\/04\/wisman-ke-aceh-meningkat-hunian-hotel-justru-menurun\/","title":{"rendered":"Wisman ke Aceh Meningkat, Hunian Hotel Justru Menurun  \u00a0"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, <a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Infoaceh.net<\/a><\/strong> \u2014 Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Aceh terus menunjukkan tren peningkatan.<\/p>\n<p>Namun, kondisi tersebut belum sejalan dengan tingkat hunian kamar hotel yang justru mengalami penurunan pada Desember 2025.<\/p>\n<p>Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Tasdik Ilhamuddin, Selasa (3\/2\/2026), menyampaikan bahwa jumlah kunjungan wisman ke Aceh pada Desember 2025 tercatat sebanyak 4.836 kunjungan.<\/p>\n<p>Angka ini meningkat 33,15 persen dibandingkan November 2025 yang hanya mencapai 3.632 kunjungan.<\/p>\n<p>\u201cJika dibandingkan dengan Desember 2024, jumlah kunjungan wisman juga mengalami peningkatan secara tahunan (year-on-year\/y-on-y) sebesar 28,31 persen,\u201d ujar Tasdik.<\/p>\n<p>Secara kumulatif, selama periode Januari\u2013Desember 2025, jumlah kunjungan wisman ke Aceh mencapai 46.325 kunjungan.<\/p>\n<p>Angka tersebut naik 35,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang berjumlah 34.097 kunjungan.<\/p>\n<p>BPS mencatat, kunjungan wisman ke Aceh pada Desember 2025 masuk melalui dua pintu utama, yakni Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar dan Pelabuhan Internasional Sabang.<\/p>\n<p>Berdasarkan negara asal, Malaysia masih mendominasi kunjungan wisman dengan kontribusi sebesar 67,62 persen dari total wisman yang datang ke Aceh.<\/p>\n<p>Meski kunjungan wisman meningkat, kondisi berbeda terjadi pada sektor perhotelan.<\/p>\n<p>Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Aceh pada Desember 2025 tercatat rata-rata 27,53 persen, turun 3,74 persen poin dibandingkan November 2025 yang mencapai 31,27 persen.<\/p>\n<p>Jika dibandingkan dengan Desember 2024, TPK hotel bintang juga mengalami penurunan cukup signifikan secara y-on-y, yakni turun 9,89 persen poin dari 37,42 persen.<\/p>\n<p>Sementara itu, TPK hotel non-bintang pada Desember 2025 tercatat sebesar 15,81 persen, mengalami penurunan 2,31 persen poin dibandingkan November 2025.<\/p>\n<p>Secara tahunan, TPK hotel non-bintang juga turun 6,68 persen poin dibandingkan Desember 2024.<\/p>\n<p>Selain itu, rata-rata lama menginap (RLM) tamu asing dan tamu domestik di hotel bintang selama Desember 2025 tercatat 1,69 malam, menurun dibandingkan November 2025 yang mencapai 1,75 malam.<\/p>\n<p>Secara rinci, rata-rata lama menginap tamu asing di hotel bintang hanya 1,39 malam, turun cukup tajam dibandingkan November 2025 yang mencapai 1,95 malam.<\/p>\n<p>Sementara itu, tamu Indonesia cenderung menginap lebih lama, yakni 1,70 malam, meskipun tetap mengalami penurunan tipis dibandingkan bulan sebelumnya.<\/p>\n<p>Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah wisman ke Aceh belum sepenuhnya berdampak pada kinerja sektor perhotelan, terutama dalam hal tingkat hunian dan lama menginap tamu.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158954?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kondisi ini menunjukkan bahwa peningkatan jumlah wisman ke Aceh belum sepenuhnya berdampak pada kinerja sektor perhotelan, terutama dalam hal tingkat hunian dan lama menginap tamu.<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":158955,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-158954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/02\/20260204_090830-e1770212879105.jpg?fit=1000%2C903&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=158954"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/158954\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/158955"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=158954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=158954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=158954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}