{"id":160862,"date":"2026-02-21T08:14:12","date_gmt":"2026-02-21T01:14:12","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=160862"},"modified":"2026-02-21T19:29:46","modified_gmt":"2026-02-21T12:29:46","slug":"prof-agussabti-puasa-latih-regulasi-emosi-dan-manajemen-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/02\/21\/prof-agussabti-puasa-latih-regulasi-emosi-dan-manajemen-hati\/","title":{"rendered":"Prof Agussabti: Puasa Latih Regulasi Emosi dan Manajemen Hati"},"content":{"rendered":"<p><strong>ACEH BESAR, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi harus mampu melatih hati dalam menata regulasi emosi.<\/p>\n<p>Rasulullah SAW mengingatkan bahwa orang yang berpuasa tidak boleh berkata kotor dan tidak boleh marah. Artinya, puasa mesti berdampak pada kemampuan mengelola hati\u2014melatih emotional regulation, meningkatkan self-awareness, serta membentuk respons yang sadar, bukan reaktif.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Syiah Kuala, Prof Dr Ir Agussabti MSi IPU ASEAN Eng dalam khutbah Jum\u2019at di Masjid Jamik Baitul Ahad, Kemukiman Siem, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Jumat (20\/2), bertepatan dengan 2 Ramadan 1447 Hijriah.<\/p>\n<p>Prof Agussabti menegaskan, Ramadan harus diniatkan sebagai sarana latihan manajemen hati yang paling komprehensif.<\/p>\n<p>Dengan demikian, puasa tidak berhenti pada ritual fisik, tetapi melahirkan perubahan perilaku yang mencerminkan akhlak hamba bertakwa\u2014mampu mengendalikan hawa nafsu, menata emosi, ikhlas dalam beramal, serta meningkat kesabaran dan kesadaran spiritualnya.<\/p>\n<p>\u201cInilah sebagian makna penting hubungan antara puasa dengan manajemen hati. Jika mampu kita pahami dan amalkan, maka puasa akan mengantarkan kita menjadi hamba yang bertakwa.<\/p>\n<p>Karena Allah berfirman bahwa sebaik-baik bekal adalah takwa, dan dengan takwa Allah menjamin kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Capaian takwa inilah yang menentukan kemenangan agung bagi seorang hamba,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, puasa adalah menahan diri dari makan, minum, syahwat, dan segala hal yang membatalkannya sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.<\/p>\n<p>Tujuan utamanya, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur\u2019an Surah Al-Baqarah ayat 183, adalah membentuk pribadi bertakwa.Namun, muncul pertanyaan reflektif: mengapa banyak orang telah berpuasa bertahun-tahun, tetapi belum sepenuhnya mencapai derajat takwa?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurutnya, puasa yang mengantarkan seseorang pada jenjang takwa adalah puasa hati.<\/p>\n<p>Dalam Islam, hati atau qalbu bukan sekadar organ fisik, melainkan pusat kesadaran batin manusia. Dalam perspektif tasawuf, qalbu bahkan disebut sebagai \u201craja\u201d dalam diri manusia.<\/p>\n<p>Jika qalbu baik, maka perilaku pun akan baik. Sebaliknya, jika qalbu rusak, perilaku akan ikut rusak.<\/p>\n<p>Karena itu, puasa harus berdampak nyata pada akhlak. Salah satu indikatornya adalah kemampuan mengendalikan diri (self-control), menahan amarah, serta menjaga lisan dari ucapan buruk.<\/p>\n<p>Prof Agussabti mengutip firman Allah dalam Surah Al-Furqan ayat 63 tentang ciri hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih: mereka berjalan di muka bumi dengan rendah hati dan ketika disapa orang jahil dengan kata-kata menghina, mereka membalas dengan ucapan yang baik. Sikap rendah hati dan santun itulah yang semestinya tercermin dari orang-orang yang berpuasa.<\/p>\n<p>Selain itu, puasa juga menjadi sarana membersihkan penyakit hati seperti riya (ingin dipuji), hasad (iri dengki), ujub (bangga diri), dan takabur (sombong).<\/p>\n<p>Sebab, puasa merupakan ibadah yang tersembunyi\u2014tidak diketahui siapa pun kecuali Allah\u2014sehingga melatih keikhlasan dan membebaskan diri dari ketergantungan pada pujian manusia.<\/p>\n<p>\u201cKondisi ini melatih kita untuk tidak bersandar pada pengakuan manusia atas perbuatan baik yang kita lakukan. Jika tidak dijaga, itu dapat memunculkan penyakit hati,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menutup khutbah dengan mengutip firman Allah dalam Surah Asy-Syam ayat 9\u201310: sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya dan sungguh merugi orang yang mengotorinya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan Ramadan bukan diukur dari seberapa lama menahan lapar, melainkan sejauh mana puasa mampu membersihkan hati dan mengantarkan seorang hamba pada derajat takwa.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/160862?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Prof Agussabti mengutip firman Allah dalam Surah Al-Furqan ayat 63 tentang ciri hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih: mereka berjalan di muka bumi dengan rendah hati dan ketika disapa orang jahil dengan kata-kata menghina, mereka membalas dengan ucapan yang baik. Sikap rendah hati dan santun itulah yang semestinya tercermin dari orang-orang yang berpuasa.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":160863,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[16970,57514,15611,57513,57512,18047,13095],"class_list":["post-160862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah","tag-berita-aceh-hari-ini","tag-berita-aceh-viral","tag-berita-banda-aceh","tag-harga-emas-banda-aceh","tag-info-aceh-terkini","tag-kabar-aceh-terbaru","tag-wisata-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/02\/FB_IMG_1771543620298-e1771676947852.jpg?fit=1000%2C678&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/160862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=160862"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/160862\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/160863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=160862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=160862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=160862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}