{"id":161812,"date":"2026-03-10T15:19:09","date_gmt":"2026-03-10T08:19:09","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=161812"},"modified":"2026-03-10T15:19:09","modified_gmt":"2026-03-10T08:19:09","slug":"tni-ad-bangun-35-jembatan-bailey-di-aceh-ksad-percepat-pemulihan-pasca-bencana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/03\/10\/tni-ad-bangun-35-jembatan-bailey-di-aceh-ksad-percepat-pemulihan-pasca-bencana\/","title":{"rendered":"TNI AD Bangun 35 Jembatan Bailey di Aceh, KSAD: Percepat Pemulihan Pasca Bencana"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui program Jembatan Garuda membangun sebanyak 35 unit Jembatan Bailey di berbagai kabupaten di Provinsi Aceh guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta memperkuat konektivitas antarwilayah.<\/p>\n<p>Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan infrastruktur akibat bencana banjir bandang dan longsor yang sempat menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di sejumlah daerah.<\/p>\n<p>Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.<\/p>\n<p>\u201cPembangunan jembatan ini merupakan komitmen TNI AD untuk membantu masyarakat agar akses transportasi kembali normal dan aktivitas ekonomi dapat pulih dengan cepat,\u201d ujar KSAD, Selasa (10\/3).<\/p>\n<p>Sebanyak 35 Jembatan Bailey tersebut dibangun di sejumlah wilayah di Aceh, di antaranya Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Nagan Raya, Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Singkil, serta Aceh Tamiang.<\/p>\n<p>Di Kabupaten Bireuen, jembatan dibangun di wilayah Teupin Mane, Teupin Redeup, Cot Jeumpa, Matang Bangka, Kuta Blang, dan Laut Jangka.<\/p>\n<p>Sementara di Aceh Utara meliputi Panton Nisam, Buket Dara, Matang Serdang, Alue Leuhop, Teupin Reseup, Bluka Teubai, Kubu dan Brigif.<\/p>\n<p>Di Aceh Timur, pembangunan dilakukan di Baroh Bogeng dan Seunebok. Sedangkan di Nagan Raya berlokasi di Beutong Ateuh.<\/p>\n<p>Untuk wilayah Bener Meriah, pembangunan dilakukan di sejumlah titik seperti Timang Gajah, Jamur Ujung, Wehni Rongka, Bener Kelipah, Uning Baro, Bener Pepanyi, Rembele, hingga jalur Pacuan Kuda.<\/p>\n<p>Di Aceh Tengah, jembatan dibangun di Krueng Pelang dan kawasan PLTA Angkup.<\/p>\n<p>Kemudian di Aceh Singkil berada di Telaga Barat dan Lae Sipola, serta di Aceh Tamiang berlokasi di Bandar Baru.<\/p>\n<p>Selain pembangunan jembatan, TNI AD juga mengerahkan satuan Zeni untuk membuka akses jalan yang tertutup longsor, melakukan normalisasi sungai, serta membantu pemulihan berbagai fasilitas umum di wilayah terdampak bencana.<\/p>\n<p>Kasad menegaskan TNI AD akan terus hadir bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/161812?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh, Infoaceh.net \u2013 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui program Jembatan Garuda membangun sebanyak 35 unit Jembatan Bailey di berbagai kabupaten di Provinsi Aceh guna mempercepat pemulihan infrastruktur serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Pembangunan jembatan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap kerusakan infrastruktur akibat bencana banjir bandang dan longsor yang sempat menghambat mobilitas masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":161814,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-161812","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/03\/IMG-20260227-WA0181.jpg?fit=640%2C426&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/161812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=161812"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/161812\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/161814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=161812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=161812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=161812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}