{"id":16392,"date":"2021-02-12T09:46:23","date_gmt":"2021-02-12T02:46:23","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=16392"},"modified":"2021-02-12T09:46:23","modified_gmt":"2021-02-12T02:46:23","slug":"kamis-ditetapkan-sebagai-hari-adat-di-banda-aceh-ini-tiga-kegiatan-yang-dilakukan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/12\/kamis-ditetapkan-sebagai-hari-adat-di-banda-aceh-ini-tiga-kegiatan-yang-dilakukan\/","title":{"rendered":"Kamis Ditetapkan Sebagai Hari Adat di Banda Aceh, Ini Tiga Kegiatan yang Dilakukan"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Peraturan Walikota (Perwal) tentang Pelaksanaan Hari Adat Aceh di Kota Banda Aceh sudah rampung diselesaikan.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh Tgk H Zainun Muhammad melalui Wakil Ketua MAA Banda Aceh, Mulyadi Thaib, Kamis (11\/02\/2021) di Kantor MAA Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cPerwal Hari Adat Aceh ini sudah kita rencanakan sejak akhir tahun 2019, Perwal ini sudah kita selesaikan dengan sangat matang,\u201d kata Mulyadi.<\/p>\n<p>Mulyadi mengatakan, pelaksanaan Hari Adat Aceh tersebut dimaksudkan sebagai upaya pembinaan dan pelestarian nilai kehidupan adat Aceh di Kota Banda Aceh.<\/p>\n<p>\u201cIni sebagai bentuk melestarikan nilai adat Aceh dalam kehidupan di lingkungan kerja mulai dari instansi pemerintahan, swasta, sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat kota,\u201d terang Mulyadi.<\/p>\n<p>Kata Mulyadi, berdasarkan surat Keputusan Wali Kota Banda Aceh Nomor 84 Tahun 2021 hari adat ditetapkan pada hari Kamis.<\/p>\n<p>\u201cDiputuskan hari adat pada hari Kamis karena pada hari Senin sampai dengan Rabu itu untuk pakaiannya harus sesuai dengan Permendagri Nomor 11 Tahun 2020 tentang pakaian dinas ASN, sedangkan hari Jum&#8217;at itu karena baju adat Aceh kita yang lelaki identik dengan warna hitam sementara hari Jum&#8217;at ada salat Jum&#8217;at sehingga lebih baiknya menggunakan baju busana muslim,\u201d ungkap Mulyadi.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan pada Hari Adat Aceh tersebut nantinya akan diisi dengan tiga kegiatan seperti penggunaan Bahasa Aceh dalam berinteraksi, penggunaan busana adat Aceh dan penyajian makanan khas tradisional Aceh.<\/p>\n<p>\u201cPenggunaan bahasa Aceh ini dilakukan dalam berkomunikasi di lingkungan kerja Pemerintah Kota dan pemerintah gampong pada jam kerja dan lingkungan masyarakat kota serta penyajian makanan khas tradisional Aceh untuk mendukung kerja pada lingkungan kerja pemerintah kota dan pemerintah gampong,\u201d jelas Mulyadi.<\/p>\n<p>Sementara itu, untuk penggunaan busana adat Aceh bagi perempuan menggunakan rok blouse berwarna hitam bermotif khas Aceh dan kerudung\/jilbab warna kuning<\/p>\n<p>Sementara untuk laki-laki mengunakan peci warna hitam bermotif khas Aceh, baju berwarna hitam berkerah khas Aceh dan celana berwarna hitam.<\/p>\n<p>Mulyadi menambahkan, pada hari Kamis tersebut untuk kegiatan olahraga di sekolah tingkat TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kegiatan olahraganya merupakan olahraga tradisional. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16392?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Peraturan Walikota (Perwal) tentang Pelaksanaan Hari Adat Aceh di Kota Banda Aceh sudah rampung diselesaikan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh Tgk H Zainun Muhammad melalui Wakil Ketua MAA Banda Aceh, Mulyadi Thaib, Kamis (11\/02\/2021) di Kantor MAA Banda Aceh. \u201cPerwal Hari Adat Aceh ini sudah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16393,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16392","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/IMG-20210212-WA0007.jpg?fit=678%2C381&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16392","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=16392"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16392\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/16393"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=16392"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=16392"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=16392"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}