{"id":16424,"date":"2021-02-12T18:41:36","date_gmt":"2021-02-12T11:41:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=16424"},"modified":"2021-02-12T18:41:36","modified_gmt":"2021-02-12T11:41:36","slug":"usai-isolasi-di-jakarta-5-lagi-nelayan-yang-dibebaskan-india-pulang-ke-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2021\/02\/12\/usai-isolasi-di-jakarta-5-lagi-nelayan-yang-dibebaskan-india-pulang-ke-aceh\/","title":{"rendered":"Usai Isolasi di Jakarta, 5 Lagi Nelayan yang Dibebaskan India Pulang ke Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Pemerintah Aceh melalui Badan Pengubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Jum&#8217;at (12\/02\/2021) hari ini, memulangkan lima lagi nelayan Aceh dari 28 orang yang tiba dari India Sabtu, 30 Januari 2021.<\/p>\n<p>Mereka telah menjalani isolasi sekitar 10 hari di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, karena sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19.<\/p>\n<p>Kepala BPPA, Almuniza Kamal mengatakan 5 nelayan tersebut berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, menggunakan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan 0146, Jum&#8217;at (12\/2) sekitar pukul 12.00 WIB.<\/p>\n<p>\u201cSesampainya di Aceh, 5 nelayan tersebut akan dijemput oleh Dinas Sosial Aceh. Kemudian baru akan diantar ke rumah mereka masing-masing,\u201d kata Almuniza didampingi Kasubbid Hubungan Antar-Lembaga dan Masyarakat BPPA, Ir. Cut Putri Alyanur, Jum&#8217;at, 12 Februari 2021.<\/p>\n<p>Almuniza menjelaskan kelima nelayan itu sudah menjalani isolasi di Wisma Atlet Pademangan, setelah terkonfirmasi Covid-19 saat dikarantina di Hotel Mercure Gatot Subroto Jakarta. Sekarang mereka sudah diperbolehkan pulang, karena hasil tes swab-nya sudah negatif Covid-19.<\/p>\n<p>\u201cSedangkan 23 nelayan lagi sudah lebih dulu dipulangkan ke Aceh pada 3 dan 4 Februari lalu. Karena hasil tes swab mereka saat itu negatif Covid-19,\u201d sebut Almuniza.<\/p>\n<p>Mewakili Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Almuniza menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah melakukan upaya perlindungan, kunjungan kekonsuleran, bantuan logistik, hingga proses peradilan terhadap nelayan itu.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah Aceh berterima kasih kepada pihak Kementerian Luar Negeri RI, KBRI New Delhi, Satgas Covid-19 Pusat, KKP, serta manajemen Hotel Mercure Gatot Subroto Jakarta. Karena sudah mendampingi mereka selama di Jakarta,\u201d ujar Almuniza menyampaikan amanah Gubernur Aceh.<\/p>\n<p>Salah seorang nelayan, Husaini, asal Aceh Timur, bersyukur sudah dipulangkan dari India dan setelah menjalani isolasi di Jakarta.<\/p>\n<p>\u201cSaya berterima kasih kepada pemerintah yang sudah memfasilitasi pemulangan kami hingga tiba di Tanah Air, dan hari ini pulang ke Aceh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Diketahui, 28 nelayan asal Aceh, ditangkap pada jarak 55 mil laut dari daratan Pulau Nikobar oleh polisi pengawal pesisir Pantai India Durgabai Deshmukh, 3 Maret 2020 lalu, ketika melaut dengan kapal KM BST 45. Mereka dibebaskan Pengadilan Andaman pada 16 Januari 2021 setelah diadvokasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) bersama Pemerintah Aceh dan PSDKP-KKP RI. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16424?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Pemerintah Aceh melalui Badan Pengubung Pemerintah Aceh (BPPA) di Jakarta, Jum&#8217;at (12\/02\/2021) hari ini, memulangkan lima lagi nelayan Aceh dari 28 orang yang tiba dari India Sabtu, 30 Januari 2021. Mereka telah menjalani isolasi sekitar 10 hari di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, karena sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19. Kepala BPPA, Almuniza Kamal mengatakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":16425,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-16424","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2021\/02\/IMG-20210212-WA0039.jpg?fit=1016%2C641&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16424","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=16424"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/16424\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/16425"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=16424"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=16424"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=16424"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}