{"id":164548,"date":"2026-04-29T19:06:05","date_gmt":"2026-04-29T12:06:05","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=164548"},"modified":"2026-04-29T21:23:36","modified_gmt":"2026-04-29T14:23:36","slug":"inkonsistensi-pemko-sabang-kadis-kesehatan-diaktifkan-lagi-setelah-dicopot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/04\/29\/inkonsistensi-pemko-sabang-kadis-kesehatan-diaktifkan-lagi-setelah-dicopot\/","title":{"rendered":"Inkonsistensi Pemko Sabang, Kadis Kesehatan Diaktifkan Lagi Setelah Dicopot"},"content":{"rendered":"<p><strong>Sabang, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Kebijakan Pemerintah Kota Sabang menuai sorotan publik setelah dr Edi Suharto diaktifkan kembali sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, hanya sekitar 50 hari kalender setelah sebelumnya diberhentikan sementara dari jabatan tersebut.<\/p>\n<p>Pengaktifan kembali itu tertuang dalam Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas Nomor: 800.1.3.1\/1460\/2026 tertanggal 27 April 2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam.<\/p>\n<p>Dalam surat tersebut disebutkan, Wali Kota Sabang menyatakan dr Edi Suharto kembali aktif menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang berdasarkan surat Nomor: 800.1.3.1\/211\/2026 tertanggal 23 April 2026, dengan mulai berlaku sejak 24 April 2026.<\/p>\n<p>\u201cTelah secara nyata melaksanakan tugas sejak tanggal 2 Mei 2026. Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya untuk dapat digunakan seperlunya,\u201d bunyi isi surat tersebut.<\/p>\n<p>Kebijakan ini memunculkan tanda tanya publik terhadap konsistensi Pemko Sabang dalam mengambil keputusan terkait pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintahan daerah.<\/p>\n<p>Sebelumnya, melalui Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor: 800.1.3.1\/1140\/2026 tertanggal 9 Maret 2026, dr Edi Suharto diberhentikan sementara dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang.<\/p>\n<p>Dalam surat itu, Wali Kota Sabang menunjuk Mayuni Mislih, SKM MKes sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, terhitung mulai 10 Maret 2026.<\/p>\n<p>Namun, baik surat pemberhentian sementara maupun surat pengaktifan kembali tidak menjelaskan secara rinci alasan serta dasar pertimbangan keputusan tersebut.<\/p>\n<p>Sorotan juga mengarah kepada Pelaksana Tugas Kabag Prokopim Kota Sabang, Muhammad Raiyan. Saat dikonfirmasi terkait kabar pengaktifan kembali dr Edi Suharto, Raiyan mengaku belum mengetahui informasi itu.<\/p>\n<p>\u201cKurang tahu juga nih, coba Raiyan konfirmasi dulu,\u201d ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (29\/4\/2026).<\/p>\n<p>Pernyataan tersebut menambah tanda tanya, mengingat posisi Kabag Prokopim merupakan corong komunikasi resmi pemerintah kepada masyarakat.<\/p>\n<p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kota Sabang mengenai alasan pemberhentian sementara maupun pengaktifan kembali dr Edi Suharto.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/164548?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabang, Infoaceh.net \u2013 Kebijakan Pemerintah Kota Sabang menuai sorotan publik setelah dr Edi Suharto diaktifkan kembali sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Sabang, hanya sekitar 50 hari kalender setelah sebelumnya diberhentikan sementara dari jabatan tersebut. Pengaktifan kembali itu tertuang dalam Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas Nomor: 800.1.3.1\/1460\/2026 tertanggal 27 April 2026 yang ditandatangani secara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":164549,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[59098,59095,59104,59096,59097,3146,59099],"class_list":["post-164548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-dr-edi-suharto","tag-inkonsistensi-pemko-sabang","tag-kabag-prokopim-kota-sabang","tag-kadis-kesehatan-diaktifkan-lagi","tag-pencopotan-pejabat","tag-utama","tag-wali-kota-sabang-zulkifli-h-adam"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/04\/Screenshot_20260429_190033_Word.jpg?fit=1080%2C1246&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/164548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=164548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/164548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/164549"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=164548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=164548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=164548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}