{"id":165033,"date":"2026-05-07T11:26:04","date_gmt":"2026-05-07T04:26:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=165033"},"modified":"2026-05-07T11:26:04","modified_gmt":"2026-05-07T04:26:04","slug":"wilayah-perbatasan-jadi-perhatian-fdp-intensifkan-dakwah-di-aceh-singkil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2026\/05\/07\/wilayah-perbatasan-jadi-perhatian-fdp-intensifkan-dakwah-di-aceh-singkil\/","title":{"rendered":"Wilayah Perbatasan Jadi Perhatian, FDP Intensifkan Dakwah di Aceh Singkil"},"content":{"rendered":"<p><strong style=\"font-size: 16px;\">Singkil, Infoaceh.net<\/strong><span style=\"font-size: 16px;\"> \u2014 Forum Dakwah Perbatasan (FDP) kembali bergerak memperkuat syiar Islam di wilayah perbatasan Aceh.<\/span>Sebanyak enam dai resmi dikirim ke sejumlah desa di Kabupaten Aceh Singkil untuk menjalankan misi dakwah dan pembinaan masyarakat, khususnya para mualaf di kawasan perbatasan Aceh-Sumut.<\/p>\n<p>Langkah ini dinilai penting di tengah tingginya dinamika sosial dan interaksi lintas agama di wilayah perbatasan yang membutuhkan penguatan pembinaan akidah secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>Ketua FDP, dr. Nurkhalis, Rabu (6\/5\/2026), mengatakan penugasan para dai tersebut telah ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi dan akan berlangsung selama satu tahun penuh di Kecamatan Danau Paris.<\/p>\n<p>\u201cPara dai akan fokus memakmurkan masjid dan mushalla melalui shalat berjamaah lima waktu, mengajarkan Iqra\u2019 dan Al-Qur\u2019an, membimbing praktik ibadah, serta menghidupkan pengajian rutin tentang tauhid, fiqh, dan akhlak,\u201d ujar Nurkhalis.<\/p>\n<p>Selain menjadi imam dan penggerak kegiatan dakwah, para dai juga dibebankan tugas melakukan pembinaan mualaf, kaderisasi generasi muda, hingga memperkuat ketahanan sosial-keagamaan masyarakat di kawasan perbatasan.<\/p>\n<p>Enam desa yang menjadi lokasi penugasan yakni Lae Geucheh, Situban Makmur, Lae Balno, Lae Sipola Singkohor, Teluk Nibong, dan Suka Makmur di Kecamatan Danau Paris.<br \/>\nPerbatasan Jadi Garda Penguatan Dakwah.<\/p>\n<p>Kawasan perbatasan Aceh Singkil selama ini dikenal sebagai wilayah strategis yang membutuhkan perhatian serius dalam pembinaan umat.<\/p>\n<p>Minimnya pendampingan agama secara intensif membuat banyak mualaf membutuhkan pembinaan berkelanjutan, baik dalam aspek ibadah maupun penguatan aqidah.<\/p>\n<p>Kehadiran dai di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi penguat syiar Islam sekaligus pendamping sosial-keagamaan masyarakat perbatasan.<br \/>\nSelama ini FDP dikenal aktif mengirim dai ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Aceh.<\/p>\n<p>Tidak hanya fokus pada dakwah, FDP juga menjalankan berbagai program sosial seperti pembangunan masjid dan mushalla, beasiswa pendidikan, pengobatan massal, bantuan rumah dhuafa, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan modal usaha tanpa riba.<\/p>\n<p>Koordinator FDP Wilayah Aceh Singkil, Ustaz Muchlis Pohan, turut menyerahkan para dai kepada unsur Muspika Danau Paris sebagai bentuk sinergi dakwah bersama pemerintah setempat.<\/p>\n<p>Pengiriman enam dai ini kembali menegaskan komitmen FDP menjaga syiar Islam hingga ke wilayah-wilayah paling terluar Aceh.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165033?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Forum Dakwah Perbatasan (FDP) mengirim enam dai ke Aceh Singkil untuk memperkuat pembinaan mualaf dan syiar Islam di wilayah perbatasan Kecamatan Danau Paris.<\/p>\n","protected":false},"author":18,"featured_media":165035,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[6345,29454,15348,59449,20857,23606,3338],"class_list":["post-165033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-aceh-singkil","tag-dai-perbatasan","tag-dakwah-aceh","tag-danau-paris","tag-fdp","tag-pembinaan-mualaf","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2026\/05\/IMG_20260507_112320-e1778127836580.jpg?fit=800%2C500&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/18"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=165033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/165033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/165035"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=165033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=165033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=165033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}